Ku Menerimamu Apa Adanya

Ku Menerimamu Apa Adanya
Histeris...


__ADS_3

Sesampainya di rumah, setelah pulang bekerja,


Jeny langsung menuju kamar, dia merebahkan tubuh nya di atas kasur, badan nya terasa capek banget, apa lagi akhir akhir ini, tubuh nya sangat lemah, bahkan, entah berapa kali Jeny hampir jatuh, saat melakukan aktivitas nya di rumah, dan tadi iya pingsan di kantor, di ruangan atasannya.


"Jeny merasa nggak enak, tadi pas di kantor, apa lagi iya tertidur pas di jam kerja, benar benar memalukan bagi dirinya.


memang dalam beberapa hari ini, Iya merasa agak kurang sehat, " Apa tensi nya turun ya, mungkin karena kecapean dalam bekerja, ditambah lagi dengan beban pikirannya yang semakin banyak, permasalahan nya tak pernah habis, dan yang bikin heran, masalah nya selalu itu ke itu saja, bahkan Jeny merasa sudah terlalu bosan dengan permasalahan itu.


Mungkin karena itu iya merasa agak kurang sehat,


tiba tiba pandangan Jeny tertuju pada Kalender yang Ada di atas mejanya.


"Loh, kok dalam bulan ini, nggak Ada tanda silang di kalender ini ? "Jeny memang biasanya selalu menyilang setiap tanggal menstruasi nya, biasanya setiap tanggal 5 paling lambat tanggal 7, Jeny sudah menstruasi, tapi kenapa bulan ini nggak ya ?


"Jeny bertanya tanya dalam hatinya, iya lalu mengambil Kalender yang Ada di atas mejanya riasnya, dan Jeny menghitung tanggal menstruasi terakhirnya,,,


" Astaga, kenapa Aku bulan ini nggak menstruasi ya ?


biasanya tanggal 5 Aku udah,, ! "kok sekarang udah tanggal 29, tapi Aku nggak menstruasi, Jeny mulai berkata kata dalam hatinya.


Jeny sangat tidak tenang saat ini, pikirannya kacau,


selesai solat Maghrib, Jeny langsung baring di kamar nya, iya masih kepikiran dengan masalah menstruasi terakhirnya.


"Jangan jangan Aku,,,?


"Jangan sampai itu terjadi ya Allah, ku mohon !


Jeny sangat takut sekali, sesuatu yang tak di inginkan nya terjadi, gimana mungkin iya bisa menerima kenyataan itu kalau memang beneran iya Hamill ?


" Oh tidak... !


Aku nggak mungkin Hamil, Aku nggak mungkin Hamil,


Jeny merasa nggak mungkin iya Hamil...


"Akhir nya iya kepikiran, kalau besok pagi iya akan membeli alat pendeteksi kehamilan, karena iya ingin membuktikan, kalau iya emang beneran nggak Hamil,


dia cuma telat datang bulan aja.


Jeny nggak bisa tidur semalaman, rasa nya nggak sabar lagi untuk menanti matahari terbit, iya sangat penasaran dengan keadaan yang di alaminya saat ini.


"Gimana iya bisa Hamil tampa seorang suami... ?


" Oh Tuhan, gimana ini.. ?


Jeny membuka Google, dan melihat tanda tanda orang Hamil ?


"di lihatnya, tanda tanda orang Hamil diantaranya.



sering pusing


mual mual


3.lemah dan mudah capek


4.bawaannya pengen tiduran aja


5.mudah marah


DLL



Jeny semakin khawatir, karena dari beberapa ciri ciri orang Hamil di atas, diantaranya ada beberapa hal yang di alaminya saat ini, Jeny semakin takut, pikirannya semakin kalut dan tak menentu.

__ADS_1


yang paling iya takuti, seandainya iya beneran Hamil ? "apa mungkin Topan Mau bertanggung jawab, sementara iya tau betul siapa Topan, Dan tingkah laku Topan yang sebenarnya.


Apa lagi, iya tak mencintai Topan sama sekali, nggak mungkin iya mencintai kakak sepupunya sendiri, tapi kalau bukan Topan, siapa lagi?


Mengingat, iya melakukan hubungan itu, hanya dengan Topan.


Jadi mau nggak mau, iya harus menerima Topan,


tapi gimana dengan Tante nya ?


"Ya Allah, mudah mudahan, apa yang Aku pikirkan ini, tidak lah benar, dan semoga ini cuma andaikan.


Keesokan harinya, Jeny pergi ke apotik untuk membeli test pack, iya sengaja nggak masuk kerja hari ini, karena iya ingin mengetahui, apa yang iya pikirkan saat ini, dan semalam iya sempat menelpon Deril sahabatnya, untuk membuat surat izin sakit, dan Deril mengiyakannya.


Setelah iya pulang dari apotik, iya langsung menuju kamar mandi, untuk test pack.


dan iya menunggu beberapa menit kemudian..


Dan Hasil nya ?



"Ya Tuhan.... benarkah ini ?


Jeny syok, dan merasa tak percaya dengan semua ini, apa yang terjadi pada dirinya, benarkah ini ?


"Ternyata Aku beneran Hamil !


" Nggak....


"Nggak....


ini nggak mungkin..... !!


hiks... hiks.... hiks....


Jeny menjerit histeris, dia nggak bisa menerima kenyataan pahit ini, kenyataan yang benar benar, membuat nya Gila...


Jeny nggak Mau ini ma, Jeny nggak Mau ma...


Mama....


tolong Jeny ma...


Mama....


" Apa yang harus Jeny lakukan ma... ?


hiks..hiks...hiks...


Jeny menjerit, dia begitu terpukul dengan apa yang terjadi pada dirinya.


" Gimana ini ? ''gimana ini ?


"Apa yang harus Aku lakukan ?


hiks hiks hiks..


Jeny memukul mukul perutnya, karena iya nggak mungkin bisa mengahadapi semua ini,


nggak mungkin iya bisa menerima kehadiran bayi disisinya, tampa seorang suami.


"Gimana kalau Tante nya tau hal ini, Tante Asih pasti sangat syok, mendengar berita ini.


" Ya Allah, apa yang harus Aku lakukan ?


Jeny tiada hentinya menangis.

__ADS_1


Dan yang paling Jeny takut kan,


" Apa kata orang nanti ?


kalau mereka tau Aku Hamil.


sementara Aku masih gadis, yakni seorang wanita yang belum Menikah, tau tau hamil ?


"apa lagi coba, kalau bukan wanita nggak bener, alias pel******r.


"dan itu nggak meleset lagi, pasti mereka langsung beranggapan begitu, !


"kalau Aku adalah wanita nggak bener, wanita j*****g, wanita m*******n, dan wanita r******n....


Padahal mereka nggak tau kisah Aku yang sebenarnya.


Jeny baru kepikiran, kalau ada seorang yang pasti tau cara me nyelesaikan persoalannya, dan seorang itu tak lain adalah sahabatnya, ya itu Deril.


Sahabatnya yang selalu ngerti akan keluh kesahnya, dan cuma Deril yang bisa.


Dan Jeny pun langsung menelpon sahabatnya itu...


"halo Assalamualaikum Jen.


jawab Deril dari sebrang Sana.


" Wa'alikumsalam Ril.


"Ada apa Jen, nelpon gue di jam segini?


kan lo tau, gue lagi kerja! "


"Deril, lo bisa ke rumah gue nggak nanti malam?


" Ada yang mau gue ceritain sama lo.. !


"Lo bisa kan Ril ? ''Penting banget soalnya.


" Emang Ada apa Jen,,, ?


Kok, mendadak gitu ?


"Pokoknya, lo ke rumah ya, gue mohon ?


Jeny meminta sangat serius pada Deril,


sampai sampai bermohon.


" Iya, jawab Deril


Sebenarnya apa yang akan diceritain Jeny ya ?


sampai bermohon segala, nggak biasanya Jeny seperti itu, apa yang terjadi sama Jeny.


Deril bertanya tanya dalam hatinya... ?


iya makin penasaran, ketika Jeny mengatakan penting!


apa lagi tadi, yang di dengar Deril dari suara nya Jeny, agak serak serak gitu, seperti orang yang lagi menangis, sebenarnya kalau nggak lagi kerja, Deril pasti langsung ke rumah Jeny, tapi ini masih jam kerja, lagian tadi Jeny minta nya, nanti malam.


"Ya Allah, semoga tidak terjadi sesuatu pada sahabatnya itu.


😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭


next...


jangan lupa sayang ku,

__ADS_1


tinggalin jejaknya, biar semangat up nya.


"


__ADS_2