
Dia terus menatapku, kemudian dia berjalan pelan dan sepertinya dia ingin berjalan menuju kearah ku, apakah dia ingin mendekatiku, aku agak sedikit ragu, dan aku pun menoleh kearah Topan, tapi Topan memberikan isyarat agar aku jangan takut, akhirnya dengan sedikit keberanian aku mencoba utuk tersenyum menatapnya. Ya tuhan ada apa denganku, kenapa aku justru memberikan senyum padanya, padahal kutahu betul, dia sudah merampas Topan dariku, tapi kenapa aku masih berbaik hati ingin senyum dengannya.
"Pan, apakah iya benar benar Nela " Aku menoleh kearah Topan, dan bertanya dengan nada Pelan, aku takut wanita ini mendengar apa yang aku tanyakan pada Topan.
"Iya, dia adalah Nela". Jawab Topan singkat.
"Kamu nggak membohongi aku kan,,,? Lagi lagi Jeny bertanya seolah iya nggak terlalu mudah untuk mempercayai Topan, karena dia mulai belajar dari pengalaman.
"Aku nggak berani untuk membohongimu lagi sayang, dia memang Nela." Jawab Topan dengan nada meyakinkan.
Jeny kembali menatap wanita yang mulai mendekatinya. Jeny semakin merasa ada rasa takut dihatinya, karena iya baru kali ini melihat wanita ini, yang membuatnya takut adalah karena wanita ini terlihat aneh
dan sama sekali tak menunjukkan sebagai sikap seorang wanita penggoda, dan lebih tepatnya sebagai Pelakor. Malah terlihat seperti wanita gila dan tidak waras. apa wanita ini memang wanita gila ?" Jeny bertanya tanya dalam hatinya, ingin sekali iya menanyakannya pada Topan, tapi iya takut kalau apa yang ada dipikirannya ternyata salah.
"Je - Jeny....heee, kamu Jeee -ny...Nela mulai menyebut nyebut namanya Jeny,sambil tangannya memegang dagunya Jeny, dan itu membuat kuduk Jeny merasa merinding, apa Jeny takut ?" Yah, Jeny terlihat seperti orang yang ketakutan. Topan hanya memperhatikan gerak geriknya Nela, dia siaga jika sewaktu waktu Nela kumat dan mengamuk, maka iya dengan sigap akan menangkapnya.
__ADS_1
"Jee-ny, Jeee-nny cantik, kaaamu cantik sekali, kamu Je-nny kan ?"
"I- iya, saya Jeny kamu Nela kan ?"Jeny mencoba untuk menghilangkan rasa takutnya.
"Aaahahahahaha,,,Jennnny Jee-nnny.." Kemudian Nela mulai mendekati Topan, entah dalam kesadaran atau tampa iya sadar, iya memeluk Topan, dan mencium bibirnya Topan. dan Topan dengan refleks mendorong Nela, dan hampir saja Nela jatuh, Nela sepertinya tidak ska dengan apa yang Topan lakukan barusan.
Aku kaget melihat apa yang barusan terjadi di hadapanku. Ya Tuhaaaan suamiku dicium oleh wanita lain di hadapanku, dadaku serasa sesak, ingin rasanya aku menjambak rambut wanita ini sebagai seorang istri, tentu saja hatiku sangat sakit sekali, tapi aku cepat cepat menepis perasaan itu, aku mencoba untuk berfikir jernih, dan kurasa dia memang wanita yang aneh atau lebih tepatnya wanita tidak waras. kulihat apa yang sebenarnya terjadi dengan wanita ini.
Nela menjerit,,,"Aaaaaaaaaaa, aaaaaaaaa,,,,Nela meraung raung menangis, dan menjambak rambutnya sendiri, sesekali membenturkan kepala dan keningnya kedinding, dan bertingkah aneh, menangis lalu ketawa, lalu menangis dan ketawa lagi sambil sesekali mengatakan, "Mana anakku, kalian sudah membuat anakku jauh dariku, kalian sudah membunuh anakku, kalian memperkosaku lalu membunuh anakku,,,,ahahahahahhaha, Huaaaaahhh,,,,hiks hiks hiks,,,,, Nela mulai bertingkah aneh, dan sepertinya tak terkontrol lagi, Topan memanggil pelayan, astagaaa apa ini, kenapa dia bicara seperti itu ? apa yang sudah iya katakan... ? Aku semakin tak bisa berfikir jernih, ada apa ini pikirku.
Di perkosa? Aku kaget iya mengatakan kalau iya diperkosa, tiba tiba aku teringat kejadian beberapa tahun yang lalu, ketika aku juga mengalami hal yang sama, aku juga diperkosa, dan karena pemerkosaan yang dilakukan Topan padaku akhirnya aku hamil dan menikah dengannya, Terus Apakah Topan juga memperkosanya,,,?
"Ya Tuhan, ternyata Topan sangat bejad sekali, ternyata bukan hanya aku yang diperkosanya, ternyata Nela juga korban dari pemerkosaan yang dilakukan oleh Topan, aku semakin membenci Topan, aku nggak menyangka, ternyata Topan memang laki laki biadab, dia sama saja dengan binatang, dia tak pantas untuk mendapatkan cinta dariku, aku menyesal karena aku sudah mencoba untuk mencintainya, harusnya itu tak kulakukan, karena laki laki macam Topan, pantasnya di penjara.
Topan Pov
__ADS_1
Entah apa yang ada dipikiran Jeny saat ini, aku yakin pasti dia mengira aku yang sudah memperkosa Nela, aku tau dari tatapan matanya padaku, sudah terlihat sekali kalau iya makin membenciku, Jeny tidak tau kalau aku sangat mencintainya, aku nggak bisa melakukan hal itu dengan wanita lain, karena aku hanya bisa melakukannya hanya pada Jeny, hastratku cuma padanya, karena hanya Jeny wanita yang aku sayang dan aku cinta.
Aku melakukan ini, karena untuk membahagiakannya, bukan untuk melampiaskan nafsuku, aku sama sekali tak ada niat untuk berpaling darinya, apalagi mengkhianatinya, Nela memang istriku, tapi aku sama sekali tak mencintainya, aku hanya kasian melihat keadaannya, aku juga menikahinya karena suatu permintaan yang memang tak bisa aku Tolak, sekarang Jeny sudah tau siapa Nela, yah Nela memang wanita gila yang sudah aku nikahkan, dan lebih dulu sebelum aku menikahi Jeny, sekarang tinggal aku mengatakan pada Jeny, kalau yang memperkosa Nela dan menyebabkan Nela gila, bukanlah aku, melainkan orang orang bejad diluar sana.
------------------->>>>
"Ujang, kamu bantu aku pegang Nela, dan kamu Udin cepat panggilkan Dokter. Topan memerintahkan Ujang dan Udin.
''Baik Tuan." Jawab mereka serempak.
Aku hanya memperhatikan apa yang mereka lakukan, sesekali aku menyeka air mataku yang keluar, karena tak tega melihat keadaan Nela, Topan mengikat tangan dan kakinya Nela, karena kalau nggak diikat, maka Nela akan memberontak, dan seperti orang yang kesetanan bahkan mengamuk dan menyakiti dirinya sendiri, aku sangat sedih melihatnya, Ya Tuhan ternyata apa yang aku alami tak seburuk yang dialami oleh Nela, kenapa selama ini aku berfikir buruk tentang dia, aku nggak menyangka ternyata dia jauh lebih menderita dari diriku, Topan sangat tega padanya, demi mendapatkan apa yang dia inginkan, dia rela melakukan hal keji pada Nela.
Next....
Hay hay,,,apa kabar kalian semuanya, maafkan aku yang lelet ini, karena kesibukanku di dunia nyata. Membuatku selalu lambat untuk UP, tapi kalian tenang aja, aku tetap usahakan untuk tetap Up walaupun agak lambat lambat dikit, tapi kalian juga harus ingat dong, untuk selalu memberikan LIke vote dan komennya, dan makasih buat kalian yang sudah rela memberikan Like Vote dan komennya disini, aku menyayangi kalian.
__ADS_1