
aku sudah kelas 3 SMA.tidak terasa ya,sudah 6 tahun aku berpetualang.Ini baru awal semester.hari ini aku pulang kerumah menggunakan sepeda motor milik temanku.ada sesuatu yang ketinggalan dan harus ku ambil.karena tergesak gesa aku tidak bisa mengontrol sepeda motorku.pada suatu tikungan di sebuah jembatan aku melajukan sepeda motor tanpa mengontrol kecepatannya.alhasil aku menabrak sebuah sepeda.
bruuuuk....
kebetulan saat itu banyak sekali anak anak yang nongkrong di atas jembatan.aduuuuh maluuuu banget.
salah seorang pria mendekati.
"kamu tidak apa apa?" katanya
"tidak apa apa!"
"apa aku harus ganti rugi?"tanyaku .aku melihat sepeda yang roboh mungkin aku merusaknya.
"tidak ada yang perlu diganti.kamu perlu hati hati mengendarai sepeda motor nya"kata orang itu lagi
"aku baru melihat kamu disini,anak baru ya?" katanya
"iya,aku sania,baru beberapa bulan tinggal disini!"
"sania,nama yang bagus,kenalkan aku ade?" ade menyalami aku.
"senang bertemu dengan mu!"katanya lagi
"aku harus segera pergi,aku minta maaf sudah menjatuhkan sepedanya"
"iya silahkan,hati hati ya!" ade melambaikan tangannya.aku pun segera pergi dari tempat itu.aku pikir aku akan di omeli si empu nya sepeda,untung lah aku tidak kena marah.aku pun kembali kesekolah.
Malam hari aku bertemu lagi dengan ade.ternyata ade memperhatikan ku sejak siang tadi.ia mencari tau rumahku dan ade datang kerumah bersama temannya yang bernama dilan.kebetulan sari juga ada dirumahku.
"sania,bukan kah itu dilan?" sari berbisik ditelingaku
"yang mana?" kamu kenal?"
"itu cowok yang aku taksir waktu smp"
"mantan kamu?" tanyaku lagi
"bukan,aku gak sempat pacaran.aku orangnya pemalu "jawab sari
__ADS_1
"apa mau aku makcomblangin lagi sama dilan?"
"gak usah,siapa tau dilan nanti naksir sama kamu juga,ntar aku patah hati lagi"sari patah semangat
"jangan gitu donk,aku jadi merasa bersalah" aku sedih sari berkata begitu,aku sudah dua kali merebut gebetannya,tepat nya bukan merebut sih.mungkin belum berpihak pada sari.
Ade mendekati aku.seperti yang lain lain ade juga menyatakan cintanya.aku tak pernah menolak cowok walau aku tak cinta,aku hanya mencari pengalaman.kalau sudah bosan lepaskan,kalau sudah tidak sejalan untuk apa dipertahankan.apa aku pantas disebut wanita kunci inggris?..wkwwkkwk apa itu?semua nya cocok untukku,,aku mudah di stel.
tapi ada syarat yang aku katakan pada ade.kita jalani dulu seperti apa endingnya jangan terlalu serius dalam pacaran.karena di otakku semua ini hanya main main.mungkin ade ingin serius ,tapi aku tidak.hari hari seperti biasanya aku lalui dengan seorang pacar yang perhatian.
Suatu hari seorang pria bernama bams juga mendekati aku.padahal dia tau kalau aku sudah punya pacar.dia memintaku memutuskan ade.pria aneh,emang kamu siapa?bams terlalu gigih mendekatiku.aku takut,tak biasanya aku segan pada seseorang dan aku tak menolak saat bams mengajak aku jalan.
π§"maaf aku sudah punya pacar!"
π§"tinggalkan saja pacarmu?"
π§"bagaimana mungkin aku bisa putus sedang aku tak ada alasan untuk memutuskannya"
π§"sudah lah,kamu sama aku aja,nanti kamu akan putus sendiri dengan ade"
aku bingung ada rencana apa yang akan dilakukan bams kepadaku.
"apa dia masih mengejarmu?"tanya bams
"aku sudah tidak melihat nya lagi!mungkin tertinggal jauh"kataku
"biarkan saja,lebih baik kita masuk kedalam"
aku mengikuti bams.saat itu aku seperti adik yang sedang mengikuti kakaknya.bams selalu bertanya aku mau apa disini,mau belanja apa,mau ini atau tidak.minta dibelikan sesuatu kah nanti dia yang bayar.katanya..aku yang merasa seperti diperhatikan senang melihat dia orangnya royal.jujur ,aku suka cowok royal.Saat aku lebih santai melangkahkan kakiku,aku mendengar lagi seseorang memanggil namaku.
"sania,sania!"
aku menoleh ternyata ade sudah dibelakang ku lagi.kenapa kali ini aku sangat takut bertemu dengannya apa karena aku yang bersalah.aku takut ade marah padaku.aku mempercepat langkahku.aku tidak ingin dia menemukanku.aku menyelinap di antara tubuh tubuh orang yang badannya lebih tinggi dari aku.aku berlindung dari kejaran ade.bams yang melihat aku bersembunyi ikut bersembunyi ditempat yang berbeda,ia memperhatikan ade yang mengejarku.tapi ade tidak memperhatikan bams.
Sekian menit ade mengejarku akhirnya dia mengalah meninggalkan kerumunan.aku tidak tau ade kemana.entah sudah pulang atau kemana?yang pasti aku telah bebas dari kejarannya.
Bams yang dari tadi melihat aku dari jauh menghampiriku.
"kamu dikejar ade?"
__ADS_1
"sudah tau bukannya nolongin malah menghilang"aku kesal
"aku sengaja ninggalin kamu,siapa tau dia ingin bicara dengan mu"
"heh cowok apa an!"
"sudahlah,ade sudah pergi,apa kamu mau pulang?"
"tentu saja " jawabku
Waktu diparkiran,bams nampak sibuk mencari sesuatu
"ada apa?"tanyaku
"aku kehilangan kunci motor"
beberapa kali dia mencari disaku nya tapi tidak ada
"lalu bagaimana aku bisa pulang?" tanyaku lagi
"kamu tenang saja,sebentar ,aku nerima telpon dulu"
ponsel bams berbunyi entah dari siapa?
"kebetulan banget kamu nelpon"
"iya cepetan kesini,aku perlu bantuan mu"kata bams
Bams menghampiriku.
"bagaimana?" aku gelisah
"kamu tenang saja,kita tunggu disini"
"kita menunggu siapa?" aku semakin gelisah.
"kamu gak usah takut"
Baru juga jalan pertama kali sama bams tapi sudah sial gini.aku diminta menunggu,siapa yang harus ku tunggu?bikin bete saja
__ADS_1
...next...