
" kita mau kemana sih?" tanya ku
" melakukan perjalanan jauh"
Endi merahasiakan kemana tujuan kami. Hari ini hari libur kami, dan kami gunakan untuk berkeliling dinegeri orang. Endi sengaja memakai mobil yang dia pinjam dari temannya.
" aku lelah" kataku
" kita mampir makan dulu yuk?" tawar Endi
" Aku lelah bukan lapar" sahutku
" seharian kita belum makan lo?" katanya lagi
" kalau sama kamu perut ku sudah kenyang duluan " jawabku
" kamu ngatain aku ya, kamu anggap diriku seperti masakan padang bisa ngenyangin ."
Aku tertawa.
" habisnya pipimu cuby sih,kaya donat"
" kamu nakal ya" Endi mencubit pinggangku pelan.
" ih sakit tau" aku mengelak sambil tertawa.
Saat itu aku bahagia sekali karena telah memiliki Endi. Aku berharap Endi adalah pasangan ku dipelaminan tapi nyatanya Kepahitan ini berawal dari keputusan Endi meninggalkanku.
**
Aku kembali sadar dari lamunanku setelah mengingat kenangan indah bersama Endi.
" sekarang Endi pacaran dengan siapa ?" aku bertanya pada Selly
" maaf kali ini aku tidak bisa mengatakannya, Endi melarangku memberitahukannya padamu"
__ADS_1
" kamu jahat Selly, sekarang kamu berpihak pada Endi" aku mencoba memohon agar selly mau mengatakannya padaku.
" ya iyalah, Endi adalah adikku"
" baiklah karena aku sudah berada disini sekarang ceritakan bagaimana kabar Lia?" tanyaku pada Selly
" nasib Lia sangat memprihatinkan,beberapa bulan yang lalu Lia menggugat cerai suaminya"
" Cerai ,kenapa?"
Selly menceritakan tentang temanku Lia ,teman sekolah dari Sd sampai tamat Sma , Lia yang selalu mengikutiku kemana mana.
" Lia mengalami KDRT "
" benarkah?"
" Suami nya kok bisa jahat gitu" aku tak habis pikir dengan nasib Lia.
" iya, tiap malam suaminya selalu pulang dalam keadaan mabuk, dan tiap hari pula Lia selalu disiksa, sampai suatu hari Lia berhasil kabur dari rumah suaminya dan langsung melaporkannya ke pihak berwajib. Akhirnya mereka bercerai setelah melalui sidang pengadilan Agama"
Lia masih berkerabat dengan Selly sehingga Selly lebih tau cerita Lia seperti apa.
" Minggu kemaren dia menikah lagi, dan kembali ikut dengan suaminya yang baru"
" Apa? menikah lagi?" Sungguh kabar mengejutkan dari sahabatku . Tidakkah dia trauma dengan suaminya terdahulu?. Mudah sekali Lia menerima laki laki baru.
"jadi kamu kesini sebenarnya bukan karena kangen sama aku, tapi mengorek cerita orang lain" Selly mulai kesal denganku.
" tentu saja aku kangen sama kamu , mantan kakak ipar" aku sambil tersenyum.
" hus jangan ngaco kamu, kalau ada yang dengar mereka pikir kamu dan Endi benar benar pernah menikah"
" lagian tak ada orang disini" aku menolehkan kepalaku ke kanan dan kekiri.
" yang terakhir aku ingin dengar cerita dari kakak sendiri? kenapa belum juga meried?" pertanyaanku sedikit agak menohok Sely ,karena di usianya yang sudah kepala 3 tapi belum kunjung juga pangeran yang mengajaknya bersanding dipelaminan.
__ADS_1
" sebelum aku jawab pertanyaan mu, giliran kamu cerita tentang keadaanmu selama ini bagaimana?"
" aku?"
" iya kamu!"
" ah gak perlu diceritakan, ntar bikin nyesek"
" kamu curang Sania, aku sudah kasih tau semuanya,tapi balasan kamu apa coba?"
" oke oke sebagai gantinya Sania traktir deh kak Selly makan sepuasnya"
" kamu serius San?"
" iya dong"
" baiklah, yuk kita berangkat" desak Selly.
Urusan makan aja cepet. Kak Selly emang orang yang paling enak di ajak ngobrol.
" mau makan dimana?" tanyaku
" tentu ditempat yang mahal dong" sahutnya
" aku yang milih tempatnya ya? "
" gak bisa ,harus aku yang milih"
" biar aku aja" aku memaksa Selly agar mengikuti mau ku,takutnya dia memilih restoran mahal.
" gak mau, pokoknya aku mau tempat yang bagus dan mahal"
" iya deh aku ngalah" aku mengaku kalah, kalau saja aku berjodoh dengan Endi mungkin aku menjadi adik ipar yang paling bahagia didunia karena memiliki kakak ipar yang menyenangkan seperti Selly.
...NEXT...
__ADS_1