Los Dol (Bersama Para Mantan)

Los Dol (Bersama Para Mantan)
21 bertemu lagi


__ADS_3

Setibanya di villa, aku merebahkan tubuhku di kasur.


"lelah sekali" aku bergumam


"sania" jodi memanggilku dari luar kamar


"iya" Aku langsung berdiri lagi,mencari arah sumber suara.


Kulihat jodi berada didapur sedang menuangkan air putih digelasnya,dan meneguknya.


"ada apa?" aku berjalan menuju meja makan


Jodi ikut duduk bersebrangan denganku.


"aku harus pergi beberapa hari ,barusan bos besar menelponku. ada suatu pekerjaan yang harus aku selesaikan. tetaplah disini menungguku. kamu boleh keluar sekedar belanja kebutuhan dapur,tidak boleh ketempat lain.mengerti?" panjang lebar jodi menjelaskan keinginannya


"iya,aku tau kok,aku sudah terbiasa ditinggal sendirian" aku jawab dengan santai

__ADS_1


" trus kapan kita kerumah orang tua mu?" aku bertanya


"sabar lah, setelah aku pulang ya" jodi langsung berdiri dan pergi kekamar seperti nya dia mengganti bajunya.Jodi pun pergi dengan motor gedenya.


Di villa ini aku sendirian.Aku belum pernah menerima tamu satu orang pun selama berada disini. keluarga jodi ataupun teman teman nya tidak pernah datang. Villa ini memang tidak terlalu jauh dengan villa villa yang lain. Dan aku hanya sesekali melihat tetangga sebelah datang ke villa nya itupun dari kejauhan. Kadang aku kesepian saat jodi meninggalkanku sendiri. Terpikir untuk menghubungi teman temanku sekedar nongkrong membuang kesepian dan kerinduanku,tapi itu mustahil, aku sudah mengganti nomorku dan tak menemukan kontak mereka.tempat ku berada sekarang ini sangat jauh dari mereka.


Aku hanya bisa pergi ke swalayan yang berjarak satu kilometer dari villa.Tidak boleh ketempat lain sendirian terkecuali bersama jodi.


Jodi selalu mengawasiku lewat gps yang ku kirimkan ,sehingga aku tidak bisa berbohong padanya.


Apa aku terkekang? Tidak! aku merasa nyaman dengan nya. Walau sedikit dibatasi olehnya.Bukankah sania yang dulu tidak suka dikekang,suka kebebasan?Sania dulu berbeda dengan sekarang.Aku menikmati hidupku sekarang. Walau jalan yang kulewati salah. Aku tau itu.


"Baiklah,aku mandi dulu baru pergi belanja" aku bersemangat sekali walau pun aku sendirian.


Selesai mandi aku melihat ponselku menyala seperti baru menerima pesan atau telpon.Seperti biasa jodi mengirimi ku pesan. Dan aku bilang akan pergi ke swalayan.


"Hati hati ya dijalan. ingat pesan ku" pesan dari jodi.

__ADS_1


" iya aku tau" jawabku.


Aku pun memesan taxi online dan pergi ke swalayan. Divilla memang ada mobil tapi aku tidak bisa menggunakannya. Sepertinya suatu hari nanti aku harus belajar menyetir.Ah,Lupakan saja.


Aku sudah sampai di swalayan. Aku pun berkeliling swalayan mengambil semua keperluanku. Tidak terasa keranjang belanjaku penuh. Aku pun ke arah kasir. Dan ikut mengantri dibelakang seorang pria. Tak berapa lama pria ini menengok kebelakang. Ternyata!


Aku segera mengeluarkan kartu kreditku. Dan membayar semua belanjaanku. Aku bergegas keluar dari swalayan dan kembali memesan taksi online. Sambil menunggu taxi nya datang ,pria itu sudah berdiri tepat didepanku.


"sania" dia memanggilku


Aku sangat kaget.


"pergi dari sini" aku meminta nya pergi.


"jangan gitu dong, kita kan lama gak ketemu. Gimana kabar mu?" dia bertanya keadaanku.


"buat apa kamu tau keadaanku. Aku gak mau liat kamu lagi. sebaiknya cepat pergi atau aku akan teriak maling nih" aku mengancamnya.

__ADS_1


"eh eh jangan gitu dong sania. Aku minta maaf atas salah ku dulu."


...next...


__ADS_2