Los Dol (Bersama Para Mantan)

Los Dol (Bersama Para Mantan)
28 saling terbuka


__ADS_3

" Apa karena ayah?" Jodi menerkanya dengan benar.


"iya" aku mengangguk


"katakan ,ada apa dengan ayah?" Jodi bertanya


Aku menceritakan apa yang ku dengar malam itu.


"Ayah tak merestui hubungan kita" aku menangis.


Jodi memelukku.


"Jangan menangis lagi ya" Jodi mencoba menenangkan.


"Ayah benar, aku hanyalah anak yang dibuang oleh mamaku,sama persis seperti tania."


"Ayah sangat membenciku,karena perbuatan mamaku,istri pertamanya.sebab itulah aku memutuskan tinggal sendiri sejak lulus SMA.Aku tidak ingin Tania bernasib sama denganku,besar tanpa kasih sayang orang tua.Dan aku juga tidak mungkin mengajak nya tinggal bersamaku karena aku tinggal sendiri.Tania membutuhkan kasih sayang seorang ibu. Apakah kamu mau menjadi ibu dari Tania, Sania?" Panjang lebar Jodi menjelaskan pada akhirnya dia melamarku.


"istri?" aku hampir tak percaya apa yang kudengar


"Tapi ayah tak merestui kita " aku sesegukan kembali.


" kita tidak perlu restu ayah, kita hanya perlu wali dari ayahmu" kata Jodi.


Jodi benar, aku hanya perlu wali dari ayahku. Toh yang menjalani kehidupan nantinya adalah kami bukan orang tua jodi.Jodi mampu menenangkanku,aku sudah tidak menangis lagi.


"Aku mau kok jadi istri kamu" aku tersenyum pada Jodi.


"Benarkah?" Jodi sangat senang mendengar jawabanku.

__ADS_1


Dia kembali memelukku dengan erat.


"Aku senang sekali mendengarnya" katanya


"tunggu!"


"siapa laki laki yang mengganggu kamu tadi, apa kamu mengenalnya?"


Kenapa sih Jodi harus membahas kejadian tadi.


" Dia itu orang yang paling aku benci" aku sangat geram pada eril.


"maksud kamu?"


"Dia Eril.mantan aku"


"aku juga tidak tau kenapa dia ada dikota ini. Dan aku tidak mau tau tentang dia lagi.Sudahlah kita jangan bahas dia lagi" Aku jadi bete.


"pasti ada sesuatu yang telah terjadi pada kalian sehingga membuat kamu sangat benci pada dia?" Jodi curiga


" sayang, tolong deh. kita jangan bahas orang itu lagi ya, please" aku memohon .


"baiklah kalau itu mau mu" Jodi menurut.


"btw bagaimana pekerjaan kamu?, Bukankah baru tadi malam kamu pergi kenapa pagi ini sudah kembali?" aku bertanya


"Bos membatalkan perintahnya.makanya aku kembali dengan cepat"


"memangnya kamu disuruh apa sih sama bos?"

__ADS_1


"kamu tak perlu tau sayang,itu urusanku."


"aku mau mandi dulu." Jodi langsung berdiri dari tempat duduknya. Jodi terlalu sensitif jika membahas pekerjaannya. Entah lah!.Aku tidak peduli apapun pekerjaannya. Aku sayang sama Jodi dan sebaliknya.


Aku membuka pesan chat yang seharusnya aku baca 2 jam lalu.


"Sania, kamu kah ini" pertanyaan singkat dari endi.


Aku hampir lupa kalau tadi pagi aku sempat menghubungi nomor Endi. Dia masih ingat aku! Jujur, aku senang sekali Endi masih mengingatku. Walau kami putus tapi aku menganggapnya seperti sahabat. Aku pernah terluka olehnya tapi ku mampu memaafkannya.Tak ada lagi rasa benci pada Endi walau dia pernah selingkuh dari aku.


"iya aku sania" jawaban yang singkat pula


"Bagaimana kabar mu sania,lama kita tidak berjumpa?"


"Aku baik baik saja "


"ada apa menghubungiku?" Endi bertanya


"Aku tak sengaja kepencet nomor kamu" aku bohong


"Benarkah?" Endi merasa ada sesuatu yang disembunyikan


"sekarang kamu dimana?" Endi bertanya lagi


" nanti kita sambung lagi ya, aku lagi sibuk" Aku sengaja tidak ingin memberitahukan Endi dimana aku sekarang. Kesalahanku tadi pagi sudah cukup mengetahui bagaimana kabar nya . Aku tak perlu lagi menceritakan kejadian yang sebenarnya.


"Balas chat siapa?" Tiba tiba Jodi sudah berdiri didepanku.


...Next...

__ADS_1


__ADS_2