Los Dol (Bersama Para Mantan)

Los Dol (Bersama Para Mantan)
20. duda keren


__ADS_3

Apa aku tidak salah lihat, yang keluar dari dapur adalah seorang wanita berumur sekitar 30an..setua itu kah istri jodi?. Kalau itu ibu nya tidak lah mungkin semuda itu. Aku pun jadi binggung.


"eh ada jodi!" wanita itu terlihat senang melihat jodi disitu


"iya tante" sahut jodi


Deg.


Tante, artinya dia bukan istri jodi. Aliran darahku kembali tenang .setelah mendengar kalau wanita itu bukan istrinya jodi. Lalu mana istrinya jodi?. Aku terlalu penasaran.


"maaf ,ini siapa ya ?" tante itu sedikit pelan bertanya tentang siapa aku.


"ini sania tante. dia calon istriku" jawab jodi


Deg kedua.


Calon istri!


Ah, jodi membuat hati ku berbunga bunga setelah mengatakan kalau aku calon istrinya.


"oh calon ibu tania yang baru ya" kata tante itu


"iya tante,,aku sania" aku memperkenalkan diri.

__ADS_1


Dia mengulurkan tangannya.Akupun membalasnya.


"Aku sengaja mengajak sania kesini untuk memperkenalkan tania padanya,tante" kata jodi


"Tania selama ini memang merindukan sosok ibu nya. kalau sania bersedia menjadi ibu sambungnya tania, tante sih mendukung saja" wanita yang dipanggil jodi sebagai tante itu ternyata adalah ibu asuh tania. Beliau merawat tania ketika tania masih bayi, menurut ceritanya waktu itu tania ingin dibuang oleh ibu kandungnya tapi tante yang bernama ibu warsih ini melarangnya dan meminta ibunya tania untuk memberikan bayi nya padanya.Karena tante warsih tidak mempunyai anak ,dia pun bersedia merawat tania sampai besar.sedangkan ibu tania pergi keluar negeri setelah memberikan surat cerai pada jodi.


"sebaiknya kalian bicara berdua dulu. tante mau melanjutkan memasak didapur" sepeninggal tante warsih kedapur ,tania yang dari tadi bermain sendirian juga mengikuti ibu asuhnya tersebut.


"Sekarang kamu sudah tau kan kalau aku seorang duda,pekerjaanku apa,apa kamu masih mau denganku?" Jodi bertanya padaku.


"Ya,aku mau"tanpa pikir panjang aku memeluk tubuh jodi yang berada disampingku.


"Aku tidak peduli walaupun kamu duda punya anak,atau tidak bekerja sama sekali. Aku hanya ingin bahagia bersama kamu selamanya" jawabku. pelukanku semakin erat ditubuhnya.


"tidak,aku menerima kamu apa ada nya kok"


Aku melepaskan pelukanku pelan pelan.


"baiklah,kalau begitu. aku akan mengajakmu bertemu orang tuaku" .


Setelah jodi berkata begitu wajahku langsung memerah. Apa jodi serius denganku?.Aku sudah tidak sabar menjadi istri resminya. Walaupun aku bukan istri yang pertama.


Akhirnya kami berpamitan pulang pada tania dan tante warsih. Mungkin karena terbiasa ditinggal ayahnya tania tidaklah marah atau menangis ketika kami berpamitan.Dia gadis yang tegar. Tania mengingatkan ku pada diriku waktu kecil dulu. Aku yang sudah tidak punya ibu sejak aku kecil, ibuku sudah meninggal saat aku berumur 8 tahun. Ayahku memutuskan untuk tidak menikah lagi dan membesarkanku sendirian. Tapi karena pekerjaannya yang sibuk membuat aku kurang diperhatikan. Mungkin karena itulah aku mencari sosok laki laki yang mampu membuat aku bahagia.

__ADS_1


Ngomong ngomong,bagaimana kabar ayahku ya? sejak aku tinggalkan ,aku mendapat kabar kalau ayah menikah lagi. setelah sembuh dari sakitnya ayah merasa kesepian karena aku tinggalkan.Dan memutuskan menikah agar ada yang merawatnya di umurnya yang sudah tua. Itupun karena desakanku,aku tidak tega melihat ayahku hidup sendirian tanpa aku disisinya.


"sayang" jodi memanggilku


"ya" sahutku


"kamu melamun ya?"


"ah tidak" sahutku lagi.


Aku melamun,panggilan jodi membuyarkan lamunanku.


"aku teringat ayahku" kataku


"benarkah?,kenapa tidak kamu hubungi saja dia,mungkin dia juga merindukanmu!" kata jodi


" nanti saja. sebaiknya kita pulang saja dulu" kataku lagi


"baiklah,kita ke villa dulu aja,besok baru kerumah orang tuaku"


Aku hanya mengangguk.


...Next...

__ADS_1


__ADS_2