Los Dol (Bersama Para Mantan)

Los Dol (Bersama Para Mantan)
30 di bandara


__ADS_3

***


skip


Bandara


"Hati hati nya" Jodi mengecup dahiku. Jodi memberikan koper ditangannya kepadaku. "Jangan lupa beri kabar"


"iya" hanya jawaban singkat yang ku beri.


Hari ini aku pulang kerumah ayahku. Jodi mengizinkan ku pulang tapi dia tidak ikut. Aku hanya bisa melambaikan tanganku pada Jodi sambil berjalan mundur.


Aku segera naik ke pesawat.Berjalan melewati lorong kabin sambil melihat nomor kursi ku tempatku duduk. Akhirnya aku menemukan kursi disamping jendela. Sambil menatap arah luar jendela ,telingaku tertutup earphone. Hatiku sangat senang karena rinduku pada ayah akan terobati tapi aku juga takut meninggalkan Jodi.


Tiba tiba seseorang menepuk pundakku.


"permisi nona ,ini punya anda" seorang pramugari memberikan jamuan .


"terimakasih" jawabku


Pramugari itu pun pergi. Tanpa sadar ada seseorang yang sudah duduk disampingku. Mungkin aku terlalu asik dengan memandang keluar jendela sehingga tidak sadar sudah ada orang itu disebelahku. Dia tersenyum padaku. manis sekali. Sadar Sania ,jangan terkecoh dengan senyum manis itu. Ingat Jodi ,sania!


"boleh aku pinjam earphone nya sebentar, seperti nya yang ini rusak" dia berbicara padaku. orang itu berbicara sambil memperlihatkan earphone yang lain ditangannya.

__ADS_1


"boleh" aku melepaskan earphone ku dan memberikan padanya.


"Terima kasih" dia mengambilnya dan memasang pada telinga nya.


Ku kembali memandang ke luar jendela.Nampak awan putih menggumpal. Aku sudah berada di atas awan dan sebentar lagi mendarat di tanah kelahiranku. Rasa nya sudah tidak sabar lagi. Kaki ku mulai gemetar,tangan ini juga merasakan panas dingin. Aku rindu pada semuanya.


"Hei,ini punya mu" orang itu kembali menepuk pundakku. Aku terkejut.


" ah ,iya" aku mengambil earphone yang dipinjamnya.


" terima kasih ya?kalau boleh tau nama kamu siapa?" dia bertanya


" a,,aa ku sania" aku agak gugup


"sania, nama yang cantik"


aku menyambut uluran tangannya.


"sebentar lagi pesawat ini mendarat, apa kamu berasal dari kota ini?"


" iya aku dari kota xxx" jawabku.


Terdengar suara Pramugari dari pengeras suara mengatakan kalau pesawat ini akan mendarat dalam 5 menit kedepan. Dani yang tadinya ingin berbicara kembali nampak mengurungkan niatnya. Karena terganggu oleh suara pramugari tersebut. Kemudian aku melihat Dani meninggalkan kursinya menuju toilet pesawat.

__ADS_1


Dan akhirnya pesawat mendarat dengan selamat.Aku sudah tidak melihat yang bernama dani tadi sejak aku keluar dari pesawat, sepertinya dia masih dibelakangku.


Aku sudah berada diluar bandara. Aku akan menghubungi Jodi terlebih dulu.aku ingin dia tau kalau aku sudah sampai dikota ku. Tapi handphone ku mana? aku cari cari dalam tas ku tidak ada. Astaga sania,apa mungkin kamu meninggalkannya dalam pesawat?bagaimana ini. Aku harus minta tolong pihak bandara. saat aku memutar tubuh ku, nampak Dani berlari seperti mengejarku.


"Saniaa " teriaknya. Sambil memegang sebuah handphone.


"ini punya kamu kan" suara nya nampak terengah engah. Wajahku langsung sumringah.


" benar, kamu menemukannya?"


" ini tertinggal ditempat kamu duduk tadi" jelas nya.


" terima kasih sekali kamu menemukannya" aku sangat senang sekali.


" untung saja aku terakhir keluar dari pesawat "


"Tanpa bantuan kamu aku tidak tau harus mencari nya kemana,Bagaimana caranya aku membalas kebaikanmu?"


" kemarikan ponselmu" pinta dani.


Aku pun menyerahkan ponselku. Nampak Dani mengetikan sebaris nomor di aplikasi panggilan dan memanggil nomor tersebut.


"aku akan memikirkan caranya,dan segera menghubungi kamu jika sudah menemukan caranya" Dani mengembalikan ponselku. Aku pun tertawa.

__ADS_1


"Kamu lucu juga" jawabku. Dani hanya tersenyum ,senyum yang manis.


...next...


__ADS_2