
Aku meninggalkan bisma sendiri.entah apa yang terjadi pada nya selanjutnya aku tak peduli.aku nyatakan padanya hari ini putus,walau dia tidak menerimanya.
Bisma mantan pacar ketigaku,pacaran hanya dua bulan putus dengan alasan pernah mabok dan tatoan.
Sepeninggal bisma aku tak pernah pacaran lagi selama 4 bulan.bisma masih mengejarku.suatu malam bisma ketangkap basah menyelinap masuk kerumahku.entah apa yang ingin dia lakukan tapi ayahku memergoki nya dan melaporkannya pada polisi.bisma pun terjerat pasal.aku lupa pasal berapa yang pasti dia harus mendekam di penjara bersama jonathan pacar selly selama satu tahun.
Libur sekolah pun tiba.aku liburan kerumah tanteku disebuah kota.selama liburan aku mengenal seorang laki laki.dia tetangga tanteku.namanya Rizal.seperti nya dia anak sholeh.aku sering melihat dia pergi mengaji.setiap lewat didepanku dia selalu tersenyum manis padaku.ayahnya rizal senang menggodaku
"sania ini sangat cocok jadi calon mantuku" kata ayah Rizal
"sania masih sekolah pak ,belum waktunya pacaran" jawab tante ku
"ya kita tunggu ,rizal mau kok nunggu,benarkan rizal?" tanya ayah rizal
"main jodoh aja" sahut rizal.
aku yang mendengarkan hanya senyum senyum saja
"gimana sania,mau gak jadi mantu ku" tanya ayah rizal lagi.
"aku gak bisa masak om" sahutku
"gak pa pa,belajar masak air aja dulu jangan sampai gosong" sahut beliau
semua yang dengar tertawa.masa masak air sampai gosong.๐.
Rizal yang merasa mendapat lampu hijau dari ayahnya pun mendekati aku.ia menanyakan statusku
"apa kamu punya pacar disekolah san?" tanya rizal padaku
"tidak ada" jawabku
"apa aku boleh minta alamatmu?"
"untuk apa ?" tanyaku
"ada sesuatu yang ingin aku kirimkan jika kamu sudah pulang nanti" lanjut rizal
__ADS_1
"baiklah" jawabku.aku mengambil sebuah kertas dan menuliskan alamat rumahku.
Selama aku dirumah tanteku.rizal menemaniku tiap hari dirumah.kami selalu bercanda.usia kami pun selisih 5 tahun tapi Rizal sangat tau bagaimana memperlakukan gadis seumuran aku.kadang dia membuat aku marah,kesal,tertawa dan bahagia.
Liburan sekolah pun telah berakhir.aku harus kembali kekotaku.liburanku selama dua minggu dikota tanteku sangat lah menyenangkan.karena aku mengenal rizal yang baik hati.
Semenjak aku pulang kekotaku rizal sering menelponku.Dan lagi lagi rizal mengatakan cintanya lewat telpon.aku senang sekali.tapi kami harus LDR.rizal tidak mempermasalahkan itu.karena rizal akan menunggu ku saat liburan sekolah semester depan.
Hari hari aku lalui tanpa rizal,dia tetap setia dengan telponnya.teman temanku tidak ada yang tau kalau aku punya pacar dikota lain.
Suatu hari dirumah temanku melly.kami berkumpul seperti biasa,melly dengan enji,mery adiknya melly dengan sandi.ada rivaldi,igun,aku dan masih banyak lagi.ini markas kumpul kami yang kedua setelah rumah selly.seperti biasa kalau lagi kumpul kami selalu memainkan gitar,dan bernyanyi bersama.
Namanya igun.orangnya cuek,cool,banyak disukai cewek.aku juga tidak tau daya tariknya ada dimana.sehingga wanita merebutkannya.tapi igun menyatakan cintanya padaku.tanpa berpikir tentu saja aku menerimanya.bagaimana dengan rizal?biarkan saja,dia tidak melihat apa yang aku kerjakan disini.
igun mengajakku nonton.kami pergi nonton beramai ramai dengan yang lainnya.igun menggandeng tanganku.ini hal pertama yang aku rasakan seperti pacaran sesungguhnya.igun marah kalau tau aku berisik.ia tidak suka cewek berisik.sepanjang jalan igun menjagaku.aku merasa benar benar diperhatikan.
Malam itu malam menegangkan untukku.igun mengambil firts kiss ku.aku tak pernah melakukan nya pada pacarku yang lain.dia minta aku jangan kasih tau siapa siapa.
"sania,ini rahasia ya,jangan kasih tau yang lain kalau kita pacaran"
"baiklah" aku menuruti apa mau igun
"ini ciuman pertama ku" jawabku
"benarkah?" katanya
"iya" sahutku
"kamu santai aja ya,aku akan ajari kamu semuanya" lanjut igun lagi.
aku tidak tau kenapa aku mengikuti apa mau igun.aku tidak pernah melakukan apapun pada pacar ku sebelumnya.ketika igun mengajari ku pacaran,membuat aku merasa seperti orang dewasa.padahal umurku baru 13 tahun.
Hubunganku dengan rizal baik baik saja.dia mengirimiku surat dan memberiku hadiah.rizal membelikan aku jam tangan.aku senang sekali.mempunyai dua pacar ternyata menyenangkan juga.Dua duanya perhatian.entah dengan mereka yang aku duakan.aku tidak yakin mereka setia.
Satu bulan berlalu hubunganku dengan keduanya baik baik saja.igun mengajakku berangkat sekolah bareng jalan kaki.jarak sekolah dari rumah sekitar satu kilo.aku yang tidak terbiasa jalan kaki merasa pegal tapi kalau jalannya bareng pacar sih rasanya seperti berjalan di awan tak merasakan batu kerikil.mulus aja bawaannya.Igun sekolah di SMA kelas XI.aku masih di SMP kelas 7.
"sania" panggil igun dihalaman
"iya" sahutku
__ADS_1
"bareng yuk" ajaknya
"bentar aku ambil tas dulu" aku keluar dengan tas sekolahku.
"sania" teriak ayahku
"iya yah"
"kenapa tidak pakai sepeda" tanya nya
"aku sekolah jalan kaki bareng igun yah" aku langsung berlari menghampiri igun.tak peduli ayah ku berkata apa lagi.
jalan kaki bareng pacar ternyata menyenangkan,tak peduli keringat sebesar biji jagung.ada doi yang sebentar bentar me lap keringatku.kadang kadang ada teman yang usil lewat mendahului kami.
"cie cie yang lagi pacaran sekolah jalan kaki" teriak mereka.Aku tidak peduli.selama aku nyaman aku menikmatinya.
Ini liburan semesterku yang kedua.aku kembali kekota tanteku.tentu saja aku bertemu lagi dengan Rizal.
"bagaimana kabarmu" tanya Rizal
"aku baik baik saja" sahutku
"kamu sendiri?" tanyaku
"aku merindukanmu" jawabnya
"benarkah"aku senang sekali rizal merindukanku.
"kita jalan jalan yuk" ajak rizal
"boleh,aku mau makan mie ayam"kataku
Rizal mengajakku makan mie ayam.Ini pertama kalinya pacar mengajak aku makan diluar untuk pertama kalinya.Walaupun hanya semangkok mie ayam rasanya senang sekali.Apalagi Rizal mengajakku jalan jalan keliling kotanya.berasa liburanku tidak sia sia.
Seperti biasa selama aku disini Rizal selalu menemani aku dirumah.kami saling cerita tentang sekolah dan lain lain.Kadang kami pergi ke sebuah toko hanya sekedar beli gelang pasangan.Kebersamaan bersama rizal sangatlah terbatas.dua minggu rasanya sangat kurang saat bersamanya.tapi harus bagaimana lagi,kami harus berpisah kembali.
Dan ini adalah liburan kenaikan kelas.Aku sudah kelas 8.tidak terasa bukan?6 bulan aku menjalani pacaran LDR dengan rizal tanpa sepengetahuan igun.
...next...
__ADS_1