
Aku menunggu sekitar 15 menit.
"apa masih lama?" tanya ku
"tuh orangnya datang" jawab bams
Dilan melajukan motornya mendekati kami
"ada apa dengan kalian?" tanya dilan
"aku kehilangan kunci motorku"
"trus"
"aku minta tolong antar sania pulang"
"bagaimana dengan kamu?"
"kamu tenang saja,yang penting antar sania pulang dengan selamat"
"baiklah,ayo san!" dilan meminta ku naik motornya.aku yang dari tadi mendengarkan pembicaraan mereka hanya diam, aku naik motor dilan.Dilan memboncengku.aku akui dilan pria tampan,hidungnya yang mancung dan kulitnya yang putih ,wanita mana coba yang tidak tertarik padanya.Ingat san,dilan gebetan sahabat mu,jangan kamu rebut lagi.okey,aku akan menyimpan rasa kagum ini hanya dalam hati.
"hati hati dijalan"pesan bams
"iya" jawab dilan
"pegangan" bisik dilan ditelingaku
aku tidak mungkin memeluk dilan didepan bams,aku juga baru kenal dengan dilan,tapi aku juga gugup saat dibonceng dilan.akh,godaan apa lagi ini.sepanjang jalan aku hanya diam sesekali aku bercanda dengan dilan,ternyata dilan orangnya suka bercanda.Aku sampai dirumah.
"makasih sudah antar aku pulang"
"sama sama" katanya
"aku akan menyusul bams"katanya lagi
"baiklah,hati hati"
dilan langsung meninggalkanku buru buru.mungkin dia akan menolong bams tadi.
Hari yang melelahkan,aku tidak pernah dikejar kejar sungguhan seperti tadi.bagaimana dengan ade ya?belum juga aku masuk kerumah,ade sudah berada dibelakang ku.
"sania,aku mau bicara"
__ADS_1
tentu saja aku kaget,kenapa ade tiba tiba dibelakangku,apa dari tadi dia masih mengikutiku atau dia menungguku pulang?entahlah?
"maafkan aku" aku berkata dengan takut
"aku ingin tahu bagaimana hubungan kita?"
"kita putus aja ya" kataku
"semudah itu kah?" katanya
"aku tidak ingin kamu terluka,aku tidak ingin sering menyakitimu,jujur aku tidak bisa setia,aku tidak ingin orang didekatku terluka hatinya" aku berkata sungguh sungguh.
"apakah itu alasan mu?"
"iya de,kita udahan aja ya,"
aku jujur pada ade kalau aku tidak bisa setia,aku suka berteman dengan laki laki,aku tidak ingin ada yang merasa cemburu,aku suka bermain main.aku tidak bisa menerima orang yang serius.
"tapi aku tidak ingin putus" katanya lagi
"kamu akan terluka jika bersamaku" jawabku lagi
"kamu memilih bams?" tanya nya
"tidak juga,aku akan menjalani nya seperti air mengalir.percaya lah kamu akan terluka bersamaku,sebelum terlambat,kita hentikan dari sekarang"
Ade mantan yang ke sepuluh.putus ,aku terlalu jujur orangnya dan berkata apa ada nya.
Aku masuk kerumah,aku lelah dengan hari ini,aku pun istirahat.hari hari pun berlalu ,bams tiap hari menemui ku.selalu mengajak ku membeli sesuatu.wanita mana sih yang tidak tergoda jika diberi barang barang yang di inginkannya,tiap hari lagi.
"kamu tinggal pilih aja,aku yang bayar" setiap kali bams mengajak aku berbelanja
bams bukanlah anak orang kaya tapi bams pintar mencari uang,dia memiliki beberapa usaha,bams hanya menikmati hasilnya dari usahanya itu.secara materi bams calon suami ideal,walau bams lebih dewasa dari aku tapi bams selalu menuruti apa mau ku.
"itu apa ditelinga mu?cepat lepas,kamu ini cewe apa cwo sih" aku melihat bams memakai anting.bams menyentuh telinganya yang dia tindik beberapa tahun lalu.
"iya iya aku lepas" katanya memelas.
"besok beliin aku album dari xxx ya,edisi terbaru nya sudah keluar lo!" pintaku.
"iya besok kita jalan beli albumnya" sahutnya.
__ADS_1
begitu lah bams selalu menuruti apa mau ku.
Hubunganku dengan bams lumayan lama ,sekarang sudah bulan ke 8 ,suatu hari bams marah padaku,dia membentakku.aku tidak tahu masalah nya apa.tiba tiba dia datang saat aku berada dikmar moli.iya moli adalah saudaranya.moli sahabatku adalah adiknya bams.aku yang sedang asik mengobrol dengan moli kaget saat melihat bams membanting pintu kamar.bams yang masuk kamar tanpa permisi melihatku berada didalam lalu tiba tiba dia keluar kamar dan membanting pintu kamar.salahku apa coba?aku mengajak bams bicara baik baik,apa masalahnya?
"kamu apa apa an sih datang tiba tiba langsung banting pintu?" aku menyusul bams yang sedang marah tadi disuatu tempat
"kamu pura pura gak tau masalah nya apa?" bams balik bertanya
"aku gak tau" aku bingung
"sania,kamu tidak sadar kalau ada laki laki lain yang mengejar kamu?"
" siapa? aku tidak merasa?"
"jadi kamu tidak ngaku kalau kamu sudah jalan dengan orang itu?" bams tambah marah dia membentak aku dan melampiaskan amarah nya dengan melempar benda didekat nya.
"aku gak ngerti siapa yang kamu maksud?"
"coba kamu ingat ingat kemaren kamu kemana?"
"kemaren aku keluar cuma ke mini market,gak kemana mana"bingung
"trus kamu ngobrol dengan seseorang?"
"se ingatku cuma seseorang yang nanyain sesuatu yang menurutku tidak penting"
"dan kakakku melihatmu" kata bams
"terus kakak mu pikir aku selingkuh gitu,?" jawabku
"iya"
"ya ampun bams,aku gak kenal orang itu,lagian kakakmu gak bisa apa bedain orang yang lagi jalan bareng atau sekedar bicara sebentar?"
"sudahlah ,maaf kan aku ,aku yang salah,udah nuduh kamu macam macam"kata bams enteng
"pacaran aja sudah membentak,apalagi lebih dari itu"aku bergumam.
bams hanya tersenyum melihat aku yang jadi kesal.
"maafin aku ya,aku menyesal"permohonan maaf bams aku kabulkan
"aku gak suka ya kamu bentak bentak lagi"
__ADS_1
"iya aku gak bkalan marah marah lagi" janjinya.
...next...