Los Dol (Bersama Para Mantan)

Los Dol (Bersama Para Mantan)
36 ditangkap polisi


__ADS_3

" Kalian sudah siap berangkat?" aku bertanya pada teman temanku. Kami semua sudah berada dilobi hotel.


" Tentu saja san. Hari ini aku semangat banget, tidurku tadi malam nyenyak sekali. mimpiku juga indah" jawab Moli.


" Aku sudah memesan taksi untuk kami bertiga, bagaimana dengan kamu Sania?" Raihan bertanya.


" Aku juga akan memesan taksi" jawabku


" apa kamu tidak apa apa harus sendirian" tanya Raihan lagi


" Aku sudah terbiasa dikota besar ini,kalian tenang saja" jawabku


" Kalau kamu perlu bantuan hubungi saja kami" Dilan menimpali.


" Iya ,aku akan menghubungi kalian" kataku


" Tunggu,kamu belum punya kontak aku" kata Dilan lagi.


" Nanti aku minta sama Moli saja" aku tidak mau menyimpan kontak pria lain selain Jodi dan ayahku. Bukan apa apa ,aku tau Jodi akan bertanya jika ada kontak yang tidak dikenalnya.


" Baiklah aku mengerti" jawab Dilan.


" Taksi kita sudah menunggu didepan" kata Raihan.


" Sania kamu janji ya sering sering mengunjungi kami, jangan lupa telpon" Moli sedih karena akan berpisah denganku.

__ADS_1


" Iya ,aku janji,cepat masuk mobil gih. taksi aku ada dibelakang tuh" aku memeluk Moli.


Moli melambaikan tangannya dari balik jendela taksi. Aku membalasnya. Dilan juga melemparkan senyum manisnya.


Aku naik taksi yang kupesan.


" villa xxx ya pak" kataku pada pak sopir taksi.


Pak sopir hanya mengangguk dan menggeser sedikit kaca spion di depan kepala nya.


Aku akan membuat kejutan pada Jodi tanpa memberitahunya kalau aku sudah kembali. Semoga saja dia berada divilla.


Hampir 45 menit perjalanan akhirnya aku tiba di villa. aku turun dari taksi dan aku melihat mobil polisi terparkir didepan villa. Ada apa ini? aku berjalan menuju pintu villa yang terbuka lebar,kemudian keluarlah Jodi yang digiring beberapa polisi.


Jodi mengangkat kepala nya ketika mendengar suara ku .


"Sania, maafkan aku" raut wajah nya terpancar penyesalan.


" Ada apa ini pak" tanyaku pada pak polisi. Tanganku gemetar, suara ku gemetar tubuhku gemetar.


" Maaf ada siapa nya bapak Jodi ini?" tanya pak polisi.


" Saya pacarnya pak" jawabku jujur


" Bisa ada membantu penyelidikan ini ,nona?" tanya pak polisi lagi.

__ADS_1


" tapi ini ada apa ya, kenapa Jodi harus dibawa.?" aku terus bertanya.


" Cepat bawa orang ini kedalam mobil" kata pak polisi yang lain memerintahkan anak buahnya.


Polisi yang lain segera mengiring Jodi kedalam mobil.


" tunggu pak tunggu" aku berteriak tapi polisi polisi itu enggan mendengarkanku. Jodi pun terus menundukkan kepalanya tanpa menengok ke arahku.


" Bisa kami memeriksa isi tas anda nona" kata pak polisi yang masih berada dalam villa.


" katakan pak pacar saya salah apa kenapa dia ditanggap. " aku penasaran apa yang telah terjadi. Tangan polisi itu mengulur menunggu aku memberikan tas yang ku sandang. Dan aku memberikannya.


" Maaf nona kami harus memeriksa isi tas anda" polisi itu menyerahkan tas yang ku pakai dan meminta polisi yang lain untuk membongkar semua isinya.


" Kekasih anda itu seorang pengedar narkoba. semua asset kekayaannya akan kami sita sebagai bukti." kata nya lagi.


" ini pak" polisi yang lain menemukan kartu kreditku yang diberikan Jodi untukku yang tertera namanya dikartu.polisi yang sedang berbicara padaku mengambil kartu itu.


" maaf nona ,kartu ini juga akan kami bawa"


" tapi pak itu-" pak polisi tidak mendengarkan lagi kata kata ku mereka terus saja berjalan tanpa mempedulikanku dan meninggalkanku sendirian.


Aku jatuh terduduk lemas ,apa yang telah terjadi padaku.Aku tidak menyangka akan terjadi seperti ini. Jodi dibawa polisi,semua asset kekayaannya di sita ,villa mobil dan lainnya. Sekarang aku juga tidak punya apa apa lagi. Aku harus pergi kemana .


... Next...

__ADS_1


__ADS_2