
Suatu hari aku terperangkap kembali akan cinta sesaat. namanya roni . Dia teman ditempatku bekerja. tiap hari dia mampir ke kos aku, apalagi kalau bukan pacaran dengan ina ,teman satu kos ku. Roni seorang pria playboy, dia nembak aku tapi pacarannya sama ina. aku jadi bingung. sebenarnya roni ini suka nya sama siapa sih, aku atau ina?. tau ah ,aku gak ambil pusing. toh aku punya endi. tapi jiwa petualangku meronta ronta. Aku tidak menolak jika roni ingin bersama ku. dan aku tidak marah jika roni bercinta dengan ina didepanku.
Seperti hari itu, saat kita bertiga dikos ,kos yang hanya berukuran 5x 5 meter. tentu apa yang dilakukan roni dan ina aku dapat melihatnya, mereka bercumbu didepanku. seketika tubuhku bergetar mau marah tapi tidak bisa. ya sudah aku hanya bisa melihatnya dari kasur tempat ku rebahan. sekitar 30 menit kemudian ina keluar kos ,katanya mau beli sesuatu. tinggallah aku dan roni berdua dikamar.
Roni mendekatiku dikasur dan rebahan disampingku.
"ngapain dekat dekat, entar ina lihat dan marah" kata ku
" rebahan doank masa dia marah?" jawab roni
"gak enak aja kalau dia tau" jawabku
"kamu sendiri gak marah ,saat aku sama ina?"tanyanya
"ngapain marah!" aku menjawab
"kamu gak cemburu?" ulangnya
"buat apa aku cemburu" sahutku
"kamu kan pacar aku juga" katanya
" pacar simpanan iya" jawabku lagi
__ADS_1
" emang kamu punya pacar beneran, aku gak pernah tau tuh?" komentar roni
" ya ada donk, kamu gak perlu tau"
Aku memang tidak pernah memperkenalkan endi pada teman temanku. karena aku selalu bertemu Endi di kos kosan nya.
Kemudian Roni mencumbuku. sudah ku bilang aku tidak menolak. kami asik dalam kesyahduan sampai kami tidak sadar ina sudah berada di dalam kos.
"roni sania, apa yang kalian lakukan berdua, kalian menghianati aku ya" ina berteriak. Sontak saja aku dan roni kaget. kami merapikan pakaian kami masing masing yang berantakan. Ina pun mulai mengambil koper nya, dia memasukkan semua baju kedalam koper.
" ina maafkan aku, dengarkan dulu penjelasanku dulu " roni memohon
" tidak ada yang perlu dijelaskan semua sudah terlihat jelas" jawab ina dengan suara tinggi.
Ina selesai memasukkan pakaian nya kedalam tas.
" dan kamu sania, ingatlah karma berlaku"
Ina marah kepada ku, ina meninggalkan kami.
"Ina tunggu, bagaimana dengan aku" roni mengejar
" kita putus" jawab ina.
__ADS_1
Maafkan aku ina, ini karena ke egoisanku. maafkan aku yang merusak hubungan kalian (aku membatin). Roni kembali kekamar.
" kamu gak papa sania" tanya nya
" gak papa, aku yang salah" jawabku
" kamu gak salah kok, aku yang salah menginginkan keduanya" kata roni
" bagaimana dengan ina?" aku bertanya
" biarkan saja dia, aku lebih memilih kamu sania" ucap roni
" tapi aku sudah punya pacar ron"
" aku gak peduli, kamu punya pacar atau belum tapi aku tetap menginginkan mu" kata kata roni membiusku, roni kembali mencumbuku. maafkan aku ina ,maafkan aku endi.
Selama 6 bulan hubungan ku dengan roni berjalan mulus tanpa diketahui endi. aku tidak ingin meneruskan perselingkuhan ini lebih jauh .kemudian aku memutuskan untuk pindah ke kos lain. dan hubunganku dengan roni putus.
..."Roni pacar selingkuhan yang ke dua belas"...
...next...
__ADS_1