Los Dol (Bersama Para Mantan)

Los Dol (Bersama Para Mantan)
19 anak siapa?


__ADS_3

"aku tak pernah peduli tentang mu, apa kamu orang baik atau jahat. selama ku bahagia denganmu, tidak akan merubah perasaanku padamu" tegas ku


Jodi mendekatiku,dia menggenggam tanganku.


"ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu" suaranya terdengar pelan


Jantung ku tiba tiba berdetak kencang.sepertinya jodi ingin berbicara serius padaku.


"apa itu?" aku penasaran


"ayo sekarang ikut aku!" dia langsung menarik tanganku dan kami segera meninggalkan kamarnya.


**


Sejak bertemu jodi aku memutuskan meninggalkan semua nya. Berhenti bekerja,kuliah,meninggalkan teman temanku.Aku memilih tinggal di villa jodi yang jauh dari kebisingan kota.


**


Jodi mengajakku kesuatu tempat,ke rumah sederhana yang jaraknya tidak terlalu jauh dari villa nya. Dari luar nampak pekarangan yang luas ,tidak terlalu rapi untuk disebut pekarangan. Seperti tak berpenghuni tapi terlihat jendela yang terbuka dan pintu yang tertutup rapat. Pelan pelan aku turun dari motor gede nya dan berdiri menatap sekitar.Apakah ini rumah orang tuanya? aku berpikir.


Jodi turun dari motor dan memintaku mengikutinya.


"ayo kita masuk"


Aku masih gugup, masih penasaran rumah siapa ini.

__ADS_1


Aku hanya bisa diam,pelan pelan mengikuti langkah kakinya.


"tunggu" suara ku sedikit serak akibat rasa takut yang menjalar ditubuhku


" ayo. kita menemui seseorang didalam sana" kata jodi


Ah, sudah pasti ini rumah orang tuanya. Akhirnya jodi memperkenalkanku pada orangtua nya, Jodi benar benar serius padaku. Akhirnya aku merasa tenang dan melangkah santai mengikuti jodi dari arah belakang.


Tiba tiba pintu terbuka dengan sendirinya.Aku sangat terkejut ketika seorang anak kecil keluar dan berlari menuju jodi.


"ayaaahhh" gadis kecil itu berteriak sembari memeluk tubuh jodi .


Ayah. Aku semakin kaget ,aku tidak menyangka jodi punya anak. Secara umur jodi baru 27. Aku pikir jodi tidak pernah menikah.Tenangkan dirimu sania!


"Hai tania, gadis kecil ayah. apa kabar?" jodi bertanya pada anak nya.


"Ayah juga baik baik saja"


Tunggu! jika gadis kecil ini tinggal disini sudah pasti ibu dari gadis kecil ini juga disini.Sania, tenangkan dirimu sania!.


"Dia siapa yah?" tania kembali mengejutkanku, dia bertanya tentangku. Mata nya nampak melotot ke arah ku.Apa dia marah kalau aku bersama ayahnya.


"kenalin,ini tante sania, sania, ini tania putriku"


Jodi menjelaskan pada tania.

__ADS_1


"wah, nama kita hampir mirip ya tante" tania berubah ceria setelah mendengar namanya hampir mirip dengan namaku. Matanya sudah tidak lagi melotot bahkan matanya hampir saja tidak terlihat karena senyumnya yang sumringah.


Aku yang dari tadi gugup sudah kembali menetralkan detak jatungku. tapi aku belum bertemu ibu dari gadis ini,aku takut aku tidak sanggup menghadapinya.Aku hanya bisa memberikan senyum termanis ku pada gadis kecil ini.


" berapa usia mu tania?" aku memberanikan diri mengajaknya berbicara


" 7 tahun tante" jawabnya


"Sebaiknya kita ngobrol didalam saja" pinta jodi


"ayo tante ," tania menarik tanganku.


Aku sudah berada diruang tamu. Kemudian tania berlari masuk ke arah dapur.


"Maafkan aku ,aku tak pernah cerita kalau aku sudah punya anak" jodi berbicara lembut padaku.


Aku yang dari tadi tidak bisa berpikir jernih tidak mampu menjawabnya.


"Apa kamu marah sania?" jodi kembali bertanya.


Aku hanya bisa menggelengkan kepalaku.Aku hanya penasaran ,apa istrinya jodi juga berada disini.


"Lalu istri mu?" aku memberanikan diri untuk bertanya.


"Dia..." perkataan jodi terpotong ketika tania kembali ke ruang tamu dengan seorang wanita dibelakangnya.

__ADS_1


...Next...


__ADS_2