
Pengumuman yang aku tunggu tunggu pun keluar dan aku diterima. Aku diminta berhadir wawancara 2 hari lagi. Tentu saja aku akan pulang kekampung halamanku. Dan aku segera menemui Raihan.
" Ray, tolong aku sekali lagi"
" apa San?"
" aku sudah tidak punya apa apa ,yang aku punya hanyalah cincin dan handphone ini, tolong kamu yang jual ya" aku menyerahkan cincin dan ponsel ku satu satu nya.
" haruskah kamu menghabiskan semua benda yang kamu punya?"
" aku tidak punya pilihan, aku harus pulang. Hanya dua benda ini yang aku punya. Kamu tau sendiri aku tidak bekerja. sedang kan uang buat beli tiket aku tidak punya"
" kalau hp ini kamu jual ,lalu bagaimana cara menghubungimu"
" kamu tenang saja ,nanti kalau sudah disana aku akan menghubungi mu lebih dulu"
" melarat kali hidup mu San"
" Ayolah ,beri aku semangat Ray. Aku tidak ingin menggunakan uang Dani lagi, terlalu banyak aku menghabiskan uang nya"
" Dan kamu tau sendiri aku akan pergi meninggalkannya,kalau aku pergi dengan uangnya dia pasti berpikir aku telah menipunya sebagai perempuan matre."
" Benar juga sih,"
" nih pakai uangku dulu"
__ADS_1
" makasih Ray kamu benar benar dewa penolongku"
" kapan kamu pulang?"
" penerbanganku nanti sore"
" mau aku antar?"
" tidak usah Ray ,nanti melow lagi"
" kamu yakin?"
" yakin"
" baiklah, hati hati dijalan"
" jaga dirimu baik baik disini" kataku pada Ray
" harusnya itu kata kataku" jawabnya
aku tersenyum.
Aku melambaikan tanganku ,tanda perpisahan kami.
Aku sudah dibandara ,tekad ku bulat ,aku akan meninggalkan semua kenangan pahitku di kota metropolitan ini, aku akan memulai hidupku yang baru dikota kecil, aku akan meninggalkan kekasihku Dani. Tujuanku sekarang hanyalah ingin hidup bahagia dengan pendampingku nanti. Aku ingin memiliki keluarga kecil yang bahagia. Aku harus menemukan seseorang yang benar benar mencintaiku dan menerima segala kekuranganku. Aku ingin berhenti berpetualang. Aku ingin mengakhirinya cukup sampai disini.
__ADS_1
Aku seret koperku meninggalkan bandara. Aku tidak langsung pulang kerumah , aku menemui salah satu temanku waktu sekolah. Dan meminta dia mencarikan aku tempat tinggal, namanya Rahma. Rahma teman SMP ku, dia teman yang sangat baik. Aku sudah mendapatkan tempat tinggal didekat rumahnya.
" Cuma ini kost an yang terdekat dengan rumahku San"
" Semua ini lebih dari cukup ,teman"
Aku senang sekali dengan memandang sekeliling ruangan, semua nya tertata rapi, meja belajar sekaligus meja kerja,tempat tidur, lemari pakaian, semua sesuai dengan keinginanku.
" Dan ini yang kamu minta ,handphone adikku sudah lama tidak dipakai, kamu bisa menggunakannya sekarang"
" Sekali lagi makasih Rahma kamu benar benar teman aku yang baik"
" kalau kamu masih butuh sesuatu, kamu bisa langsung kerumahku ya"
" Termasuk kalau lagi lapar, boleh donk kerumahmu"
Rahma tertawa.
" kamu memang tidak berubah San dari dulu suka blak blak an"
" ya dari pada gak ngomong kan ,pasti lah aku kelaparan"
" Rumah aku selalu terbuka untuk mu San"
" Terimakasih Rahma"
__ADS_1
Rahma sahabat terbaik aku waktu SMP, dulu kami selalu bersama sama kemana mana, Dia seorang yatim piatu dan tinggal bersama kakak beserta adiknya. Setelah lulus SMP Rahma memutuskan masuk sekolah yang berbeda denganku tapi persahabatan kami tetap berlanjut, kadang aku nginep dirumahnya ,dan yang paling sering minta makan itu aku. padahal aku tahu dirumahnya kadang masih kekurangan makanan, makan nasi hanya dengan lauk tempe dan sambel terasi tapi bagi ku itu sudah sangat luar biasa.
......Next......