Los Dol (Bersama Para Mantan)

Los Dol (Bersama Para Mantan)
43


__ADS_3

Sudah satu jam kami ngobrol. Suasana ruang tengah tidak terlalu sepi karena kami asik memainkan gitar. Andai saja hidupku kembali seperti dulu penuh canda ria,kepolosanku terjaga. Sekarang semua berubah ,***** terus bergelora. Aku menatap wajah dilan yang menurutku tampan tersebut. Lebih tampan Jodi sih. Tapi Aku sudah tidak bisa bersama Jodi lagi.Aku harus menemukan pacar yang mampu menolongku dalam keterpurukanku ini. Mungkin Dilan mampu menolongku!.Tidak dia tidak menyukai ku. Dia melirik gadis lain. Tapi pria seperti inilah yang membuat aku semangat untuk meraihnya. Jika orang itu tidak menyukaiku maka aku yang akan membuat orang itu mencintaiku. Aku harus mendapatkannya,ini tantangan buatku. Aku sudah beberapa kali jalan berdua dengan Dilan ,aku yakin dia juga menyukaiku hanya saja dia terlalu malu mengungkapkannya.


Tiba tiba ponselku berdering. Dari nomor tidak dikenal. Tunggu! sepertinya aku mengenal Nomor ini. Dani! Aku menerima telponnya.


Katanya sekarang dia juga berada dikota ini. Dia ingin mengejarku. Mengejar cintanya. Aku sempat menghapus kontaknya karena aku memilih setia dengan Jodi. Tapi kali ini ,aku memerlukan seorang laki laki yang melindungiku. Tidak ada salahnya jika aku menyimpan kontak Dani kembali. Sekarang kamu punya dua pilihan Sania. Dani yang menginginkanmu atau mengejar Dilan yang katanya naksir cewek lain.


Aku kembali berkumpul dengan teman temanku setelah selesai bicara dengan Dani ditelpon.


"Dari siapa?" tanya Dilan


" Teman" jawabku


" kayaknya aku harus pulang dulu deh, jarak dari sini ke kos aku lumayan jauh. Aku takut terlalu malam dijalan" kataku lagi


" Biar aku antar" kata Dilan


" bener tu San lebih baik Dilan yang antar,dari pada kamu kenapa kenapa" kata Raihan


" pake motor Mike aja, kemaren dia bilang kalau mau make ambil aja kuncinya digarasi." kata Moli

__ADS_1


" kok bisa mike baik hati sama kamu Mol?" kata Raihan


" dia bilang gitu kok" jawab Moli


" kamu ngerayu mike ya" kata Raihan.


" gak kok" jawab Moli lagi.


Mike adalah anak bos teman temanku. Mike seumuran dengan Moli. Ayah Mike yaitu pak Tri katanya naksir sama Moli. Padahal usia mereka selisih sangat jauh yaitu 25 tahun. Tapi Moli bilang dia tidak keberatan jika harus menjadi istri simpanan bos nya. Dunia sekarang memang hampir kiamat. Aku sebagai teman Moli tidak mendukung keinginan Moli untuk merebut suami orang tapi sebagai sahabat aku juga tidak akan memutuskan persahabatan ini hanya karena rasa cinta nya yang salah.


" Ya sudah aku ambil dulu motornya" kata Dilan beranjak dari tempat duduk nya dan meninggalkan kami bertiga.


" hati hati dijalan ya San" Moli terlihat sedih.


" mau donk juga dipeluk" kata raihan seraya merentangkan kedua tangannya.


" Ngarep" kataku sambil berlalu.


" eh kamu belum pamit sama aku" teriak Raihan

__ADS_1


" gak perlu. Dilan sudah didepan " aku juga berteriak.


Dilan sudah menungguku didepan dengan motornya. Dia memberikan helm untukku. Kalau tidak salah ini kedua kalinya Dilan memboncengku.


" Tunggu Sania" Dilan menghentikanku yang sedang memasang helm tergesa gesa.Dilan meraih helm yang ku kenakan. Kini kami saling menatap. Matanya yang indah ,senyumnya yang manis mengalahkan gulaku. Dilan meletakkan pelindung kepalaku dengan hati hati.


" Jangan tergesa gesa, nanti rambutnya rusak" katanya. Dilan merapikan poni ku yang sedikit berantakan.


Sentuhan lembut itu membuat darah dalam tubuhku berdesir. Ada apa dengan mu Sania.? Ingat Dilan hanya temanmu.


" sudah?" aku bertanya.


Dilan mengangguk.


" Ayo naik" katanya lagi.


Aku pun naik motor.


...Next...

__ADS_1


__ADS_2