Los Dol (Bersama Para Mantan)

Los Dol (Bersama Para Mantan)
84


__ADS_3

Ini pakaianku yang ke sekian,dari tadi aku mencobanya dan melepaskannya lagi. Aku bingung harus menggunakan baju apa. Tidak pernah aku se repot ini. Semua pakaianku di lemari berantakan, Tatanan rambutku juga sudah mulai berantakan , berulang ulang kali aku mengikatnya dan mengurainya..Aahh aku harus tampil cantik didepan Holand malam ini. Aku ingin Holand melihatku dengan tampilan yang berbeda,aku ingin Holand merasa menyesal telah melepaskanku. Akhirnya Holand tiba didepan rumahku.


" kamu cantik sekali Sania!" Holand tidak hentinya memandang ke arahku yang dari tadi berdiri didepannya.


" kamu bisa aja" aku merendah, senyumku menambah decak kagum dari mulut Holand


" aku menyesal telah melepasmu Sania" katanya


Itu yang aku tunggu kata yang keluar dari mulut Holand.


" lupakan itu, sekarang kita mau kemana?" tanyaku


" ke suatu tempat.ikutlah denganku" Holand menaiki motor besarnya dan aku ikut menaiki nya.


" kamu mau makan apa?" Holand mengajakku makan malam. Ini pertama kalinya Holand mengajakku makan malam, selama pacaran dulu ,dia terlalu pemalu untuk mengajakku ketempat ramai yang belum pernah didatangi.Dia lebih sering menghabiskan waktunya ditempat tongkrongannya. Dan dia lebih memilih elsa dari pada aku.


" pilih yang kamu mau?" Holand menyodorkan menu dimeja


" aku yang ini aja" aku menunjuk satu makanan yang aku suka.


Holand segera memesankan makanan kami.

__ADS_1


" Sania, boleh aku mengatakan sesuatu"


" tentu saja"


" apa kita bisa berbaikan?"


" apa menurutmu sekarang kita bertengkar?" aku balik bertanya


" maksud aku, apa kita bisa seperti.dulu lagi?"


" bersama lagi?" tanyaku lagi


" ya , seperti 4 tahun yang lalu"


" kamu selalu bertanya balik San?. "


" karena aku tidak yakin" jawabku


" bukankah selama ini aku belum pernah mengatakan putus. kamu nya saja yang pergi meninggalkan aku. aku belum pernah melepaskanmu sepenuhnya."


" aku pikir kamu akan bahagia dengan Elsa setelah aku pergi"

__ADS_1


" kamu salah San, aku dengan Elsa benar benar tidak ada hubungan kami hanyalah teman."


" jadi menurutmu selama ini aku yang salah, aku yang telah meninggalkanmu, aku yang salah paham sendiri."


" bukan begitu. Aku juga salah, aku membiarkan kamu pergi, selama ini aku hanyalah pecundang. Aku hanya bisa melihat kamu yang bahagia dengan orang lain dari kejauhan tanpa bisa merebutnya.


" Sudahlah kita tidak perlu membahasnya lagi. lupakan masa lalu. aku hanya ingin menjalani masa sekarang"


" bagaimana dengan kita?"


" besok aku harus kembali ke ibukota, aku tidak bisa bersama mu sebagai pacar"


" aku bisa menunggu mu San sampai kita benar benar melangkah ke jenjang yang lebih serius"


" kita lihat saja nanti"


" aku akan sering menghubungimu"


" terserah kamu saja"


Aku sengaja tidak memberi tahu Holand kalau aku akan segera dinikahkan dengan orang lain. Aku ingin merasakan dicintai orang yang pernah aku cintai sekali lagi . Aku ingin membalas dendamku pada Holand, aku ingin dia merasakan bagaimana sakitnya dikhianati orang yang dicintai.Biarlah saat ini Holand berpikir kalau aku masih mau menerimanya. Dan pada saat nya nanti aku akan membalaskannya.

__ADS_1


Malam ini mungkin malam terindah bagi Holand karena sudah lama aku tidak memeluknya dari belakang, dan malam ini terlalu dingin saat motornya melaju kencang di atas jalanan aspal. Aku mempererat pelukan itu. Holand masih sehangat dulu. Dia menggenggam erat tanganku. Akhirnya malam ini kami berpisah.


...Next...


__ADS_2