Los Dol (Bersama Para Mantan)

Los Dol (Bersama Para Mantan)
12 .siswi tengil


__ADS_3

bab 12


suatu hari, ayah memarahi ku.Aku menangis. orang yang pertama aku hubungi adalah bams. bams sedang berada ditempat kerjanya.


"ada apa sania?"


"kenapa menangis" tanya bams


Dengan sesegukan ku coba menjelaskan. Aku menceritakan apa yang telah terjadi.


"aku ingin kabur dari rumah?"


" apa?" bams kaget dengan yang ku katakan


"apa aku gak salah dengar?" katanya


"aku serius" jawabku


"kamu mau kabur kemana?"


" ketempat yang tak ada seorang pun dapat mengekangku" jawabku lagi


"aku suka kebebasan" ulangku


" andai saja kita sudah menikah aku akan membawamu pergi dari sini sania? kata bams


"menikah?" aku kaget


"ya ,menikah" katanya


"aku selesaikan sekolahku dulu baru memikirkan nikah." jawabku

__ADS_1


"ceritakan padaku kenapa ayahmu marah?" bams bertanya


"ayah marah karena dia tau aku sering main diluar. katanya ujian sekolah sebentar lagi, aku dilarang keluar rumah setelah pulang sekolah. aku diminta fokus pada belajarku" jelasku


"ayah kamu benar sania, yang dilakukan ayahmu itu untuk kebaikan kamu sendiri" bams membela ayahku


"kamu sama saja seperti ayahku" aku jengkel


" emang benar kan, dimana mana orang tua sama ,pengen anaknya sukses. dengan cara belajar dulu" lanjut bams


" iya iya aku tau" aku jadi sebal


" satu lagi kesalahan ku" lanjutku


"apa itu?" tanya bams


dengan suara pelan aku mengatakan pada bams


" aku menghabiskan uang spp ku ,pihak sekolah memintaku membayar nya segera." aku kembali menangis. huaaaa😭


bams tertawa ,aku pikir bams juga akan memarahiku.


"kenapa kamu tertawa?" aku bertanya


bams terus menertawakanku


"kamu itu ternyata cewek tengil ya"


" kamu bilang apa!" dari tadi aku diledek bams.


" aku gak nyangka ada cewek yang nakal .bisa bisanya kamu ngabisin uang yang seharusnya digunakan untuk bayar sekolah"

__ADS_1


"iya aku tau aku salah"


" uangnya kamu pakai buat apa sania?"


" aku habiskan untuk shoping di mall" jelasku.aku tertunduk malu.


"ya sudah, kamu jangan sedih lagi ya, besok aku ganti uang spp nya, memangnya berapa uang yang kamu pakai?" tanya babs


" satu juta 200 " jawabku


"apa?" bams sangat kaget sekali. sebanyak itu, pikirnya.


bams berpikir paling 200 -300 rb ternyata..


"itu untuk berapa bulan?" tanya nya


" selama satu semester ditambah uang kelulusan dan biaya lainnya" jelasku


"ya ampun sania, selama itu kamu gak pernah membayar kan uang sekolahmu?"


" iya bams" aku malu


biasanya ayahku memberikan jatah bulanan ku sekaligus termasuk uang sekolahku.aku dilatih untuk bertanggung jawab atas amanah yang diberikan ayahku.tapi nafsu shopping ku selalu bergejolak dan tidak mampu menahannya.akhirnya jadilah begini ,untunglah ada bams, bams selalu membantuku dalam hal finansial. sehingga membuat aku mampu bertahan.


"lebih baik kamu pulang dulu sania, nanti ayahmu khawatir"


"kamu tenang saja besok aku siapkan uang nya,jangan lupa mampir kesini ambil uangnya" kata bams.


aaahh senangnya punya cowok begini, walau kadang bams suka marah gak jelas.


"baiklah,besok pagi sebelum ke sekolah aku mampir kesini dulu" aku pun pergi dari tempat kerja bams

__ADS_1


besok paginya ,seperti janji bams aku pun mendatangi nya di tempat kerja nya. bams sudah menyiapkan uang yang aku perlukan. aku sudah lupa berapa uang yang dikeluarkan bams selama pacaran dengan ku. tapi aneh nya bams tak pernah meminta balasan apapun atas kebaikannya selama ini. jangan kan pacaran seperti mantan mantanku sebelumnya. duduk terlalu dekat saja dia sudah risih.


...next...


__ADS_2