Los Dol (Bersama Para Mantan)

Los Dol (Bersama Para Mantan)
23 penasaran


__ADS_3

Tubuhku jatuh tepat di atas tubuhnya.


"mau ngapain kamu?"


"bukankah kamu merindukanku?" Jodi membuka sebelah matanya.


" bukannya tadi malam kamu..?" aku bertanya balik


" itu cuma sebentar. aku lihat kamu tidurnya lelap sekali . Aku tak tega meneruskannya"


Artinya tadi malam tidak terjadi sesuatu.Ternyata pikiranku jorok sekali.


"Aku pikir tadi malam.."


"ayo kamu mikirnya apa?" jodi membuka kedua matanya dan menggeser tubuhku.


Kini tubuh kami sejajar. Mata jodi menatap ke wajahku.


" aku kekamar mandi dulu.Aku malu wajahku dipelototin kayak gitu. siapa tau ada belek nya."


"kenapa harus malu.kamu cantik kok saat bangun tidur" Jodi memujiku.


"sini peluk aku" Jodi memeluk tubuhku manja.


" apa an sih,lepasin gak, belum sikat gigi nih" aku berontak.


"bentar aja kok" masih dengan pelukannya

__ADS_1


"tapi sakit nih" aku mencoba melepaskan pelukannya


"bentar lagi,biar kangennya hilang" pintanya


Aku pun mengalah,membiarkan tubuhku didekap erat. Jodi memejamkan kedua matanya.nampaknya dia masih mengantuk. Aku memandang wajah tampannya .Kenapa aku bisa jatuh cinta pada seorang duda beranak satu?aku jadi penasaran kenapa jodi bisa jadi duda di usianya yang masih muda apalagi usia putri nya sudah 7tahun. Artinya jodi menikah di usia 20 tahun. terlalu muda menurutku.


"sayang"


"hmmm" jodi hanya bergumam


"boleh tanya gak?" Aku memberanikan diri bertanya.


"tanya apa?"


"kenapa kamu jadi duda semuda ini?"


"waktu itu aku jatuh cinta pada mantan istriku. Dia hamil sebelum kami resmi menikah. Aku mengetahui umur kehamilan nya lebih cepat dari pada perkiraan. Aku pikir itu bukan anakku. Tapi aku tetap menikahinya sampai anak itu lahir. Kemudian dia memutuskan ingin membuang anaknya .saat itu aku meninggalkannya karena suatu pekerjaan. Ketika ku kembali aku hanya mendapati surat cerai darinya. kini sudah 7 tahun lamanya,aku tidak pernah melihatnya lagi ataupun mendapatkan kabarnya." Jodi bercerita panjang lebar.


"oh gitu" hanya itu yang aku ucapkan


"mau tanya apa lagi?" ulangnya


"kapan kita kerumah orang tuamu?" tanyaku


"kamu mau nya kapan?" Jodi suka bertanya balik


"sekarang!"

__ADS_1


"baiklah. setelah sarapan kita kesana"


"Kalau gitu aku mandi dulu" aku segera pergi kekamar mandi,rasanya sudah tidak sabar pergi bertemu calon mertua.


Kami sudah berada dimeja makan,sarapan hanya dengan nasi goreng dan telur ceplok, sarapan sederhana tapi ku menikmatinya.


"Apa ada sesuatu saat aku pergi kemaren?" Jodi menanyai ku. kenapa tiba tiba dia bertanya ?. apa dia tau kalau aku telah bertemu eril?apa aku harus menceritakannya? tidak! jangan sania !


"seperti biasa. aku hanya pergi keswalayan setelah itu aku pulang" dengan suara sedikit bergetar aku menjelaskan.


"hanya itu" jodi mendengarkan tanpa menoleh ke arahku.


" iya ,memang seperti itu" jawabku.


"kalau sudah selesai kita pergi sekarang" Jodi meninggalkanku sendiri dimeja makan. Dia menungguku di ruang tengah. Aku merapikan meja makan. Kemudian aku merapikan riasanku dan mengambil tas.


"aku sudah selesai" aku menghampiri jodi yang lagi asik dengan ponselnya.


"baiklah.ayo berangkat" Jodi meraih kunci mobil yang tergantung didinding.


Aku mengikuti langkah jodi.


Aku menyandarkan tubuhku dibangku depan mobil. Aku harus menyiapkan mental untuk bertemu calon mertua. Aku merasa takut ,takut ditolak. Jodi menggenggam tanganku ,dia tau aku sedang gelisah.


"santai aja"


Aku hanya mengangguk.

__ADS_1


...Next...


__ADS_2