Los Dol (Bersama Para Mantan)

Los Dol (Bersama Para Mantan)
16. karma


__ADS_3

"pacar endi!" pikirku. Bukannya pacar endi itu aku. Aku pun langsung menelpon endi. Telpon di angkat endi.


"sayang, barusan aku kirim pesan tapi yang balas nya siapa?" aku bertanya


"dia pacar aku ,sania" jawab endi enteng.


"apa?" aku sangat kaget


"iya ,sania. aku sudah 2 bulan pacaran dengan nya" " maafkan aku sania ,aku memilih dia" jelas endi


"katakan padaku, alasan kamu memilihnya" tanyaku


"aku sudah tid*r dengannya"


Itu kata kata endi yang terakhir aku dengar. Seketika aku banting ponsel ku sampai remuk. aku menangis ,aku teriak ,aku tak bisa mengontrol emosi ku. semua benda didekatku aku hancurkan. kali pertama aku merasakan sakit yang teramat dalam. aku mendapatkan karma ku. Untuk beberapa hari orang lain tidak bisa menghubungiku. mereka semua sangat khawatir termasuk endi. endi beberapa kali menghubungi ku saat aku mengganti ponselku dengan yang baru. aku belum bisa menetralkan perasaan ini. aku benci endi. aku yang terlanjur cinta tapi dibalas penghianatan. memang ini salahku ,awalnya akulah yang berkhianat, mungkin ini balasan atas perbuatanku.


Aku putus dengan endi tapi kami tetap berkomunikasi, dia menganggap aku hanya sebagai sahabat.

__ADS_1



...*Endi mantan ke tiga belas yang sangat aku cintai, berakhir karena perselingkuhan*...


Hari hari ku terasa hampa ,aku harus melakukan sesuatu agar aku semangat untuk hidup.akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke ibu kota bukan untuk bekerja tapi melanjutkan sekolahku. aku ingin kuliah agar aku mempunyai masa depan.


Hari pendaftaran kuliah pun tiba. aku memasuki universitas yang cukup ternama dikota ini. aku yang tinggal sendiri dikota ini memutuskan tinggal di tempat kos yang dekat dengan kampus. Dengan uang hasil ku bekerja aku harap bisa bertahan dikota besar ini sendirian selama satu tahun kedepan.


Pertama kali kekampus aku langsung mendapatkan dua teman sekaligus namanya cantika dan olivia. Olivia selain teman kuliahku dia juga teman satu kamar di kost ku. Mereka sangat baik padaku. Aku banyak belajar dari mereka. selain kuliah mereka juga bekerja part time. Aku pun tertarik untuk bekerja juga sambil kuliah. Banyak tempat yang aku lamar, dan berakhir di sebuah factory lagi.


Aku merasa perjuangan hidup ku sangat lah berat ,hidup sendiri di ibukota tanpa sanak keluarga, uang tabunganku aku habiskan untuk bayar kuliah. Hanya sedikit aku sisihkan untuk belanja. Dengan bekerja aku harapkan aku bisa menyambung hidup ku kedepannya.


"Sania ,gimana kalau besok kita kepantai?" ajak olivia


"kepantai?"


"dimana?" aku bertanya

__ADS_1


"pantai xxx"


"itu kan jauh dari sini." jawabku


" kita nginep disana , disana juga menyediakan penginapan"


"cuma berdua?" tanya ku


" ya enggak lah, aku ajak cowok ku" katanya


" lha aku gimana?" aku kan jomblo


" sama eril aja , kamu kan sudah kenal dengan nya" bujuk olivia.


"kenapa harus eril sih?" keluh ku


Eril adalah teman agus pacarnya olivia. aku kenal mereka karena sering ke kos. Eril cowok dengan tubuh tinggi berisi. lumayan sih tapi agak pendiam. membuat aku kurang nyambung saat di ajak bicara. tapi gak papalah kalau cuma buat teman ngobrol dipantai.

__ADS_1


Akhirnya kami pergi kepantai. ternyata eril tidak begitu pendiam. sesekali dia mengajak ku becanda. kali ini aku lihat dia begitu lepas. mungkin waktu dikos dia masih malu malu. sekarang aku lihat dia terus menggodaku. Hampir seharian kami dimobil. agus yang menyetir mobil. aku dan eril duduk dibelakang. karena perjalanan yang cukup jauh membuat penumpang dibelakang mengantuk. aku pun tertidur. Separu perjalanan perut pun terasa lapar.


...next...


__ADS_2