Los Dol (Bersama Para Mantan)

Los Dol (Bersama Para Mantan)
62 LDR


__ADS_3

Sepeninggal Rahma aku memulai menata pakaian ku dilemari, aku mengeluarkan semua dokumen dokumen penting untuk wawancara besoknya. Dan aku mulai menggunakan ponselku.


Aku lihat banyak panggilan yang terlewatkan dari Dani dan sebuah pesan. Belum sempat aku membalas pesannya telpon pun berdering.


" Hallo?" suaraku lemas


" kenapa baru aktif" tanya Dani


" iya, aku baru mengaktifkan handphone ku"


" kenapa lagi dengan hp nya?"


" ga ada apa apa, cuma pengen dimatikan aja" aku bohong.


" besok aku kesana"


" ga perlu lagi"


" kenapa?" tanya nya


" sekarang aku di xxx"


" apa?" Dani sangat kaget. Dia langsung mengalihakan panggilan dengan videocall


" sekarang kamu dimana?"


" Aku di kost an yang baru"


" kenapa kamu tiba tiba pulang?"


" ceritanya panjang Dan"


" cepat bilang kenapa kamu tiba tiba pulang?" ulangnya.


" aku mendapatkan pekerjaan disini"

__ADS_1


" kenapa kamu gak cerita sama aku, kamu kan bisa cari kerjaan disini, kenapa kamu malah menjauh dariku"


" aku juga gak tau, aku cuma iseng .tiba tiba aja diterima. "


" apa susahnya sih cerita gitu aja" Dani mulai emosi


" ya maaf, aku terlalu senang ,mendapatkan pekerjaan setelah lama nganggur"


" kerja nya apa?"


" akuntan disebuah perusahaan"


" wow pekerjaan yang menjanjikan" Dani berubah gembira.


" ya tetap aja kontrak"


" kalau begitu masih ada kemungkinan kamu balik lagi kesini"


" aku gak tau Dan, berapa lama kontrak kerja nya. besok lusa aku harus wawancara, dan nunggu hasil tes dulu"


" LDR nya tambah jauh donk"


" kita kan udah terbiasa, lagian kuliah aku tinggal 1 tahun lagi, kalau udah selesai aku langsung nyusul kamu"


" kamu yakin kita bisa bertahan selama itu?"


" tentu saja, buktinya hubungan kita sudah berjalan satu tahun lebih"


Iya kamu yang tahan Dan, sedangkan aku tidak bisa janji akan rasa ini.


" Tapi aku ingin kamu lebih serius lagi Dan?"


" Maksud kamu?"


" Sebenarnya aku ingin sekali kita segera menikah, tanpa harus menunggu kamu selesai kuliah."

__ADS_1


" wah, kamu kebelet ya"


" kamu tau sendiri kan usia ku sudah berapa? dan kamu sendiri lebih muda dari aku"


" iya aku tau, tapi kan aku harus selesaikan kuliah dulu"


" ya kita sudah sering bahas ini" mulai ngambek


" kita yang sabar ya sayang. Aku janji bakalan melamar kamu tapi tidak sekarang"


" aku terserah kamu saja lah" aku mulai pasrah.


" ya sudah sebaiknya kamu istirahat" kata Dani


" perasaan baru tadi malam kamu masih disini tiba tiba udah disana aja" Dani menggerutu sendiri


" aku tutup dulu telponnya" aku segera menutup telponnya. Berdiskusi dengannya tidak akan merubah segalanya. Aku hanya butuh pembuktian bukan hanya janji.


Aku kembali menghubungi ayahku.


" Halo nak ,apa kabar kamu? "


" Aku baik saja Ayah, bagaimana dengan Ayah?"


" Ayah cukup sehat hanya ada sedikit masalah yang belakangan ini mengganggu ayah"


" apa itu yah?"


" Seandainya kamu pulang nak, kita bisa bicarakan ini"


" cerita kan lewat telpon saja yah" aku belum memberitahu ayahku kalau sekarang aku sudah pulang, aku terlalu malu untuk menceritakan keadaanku sebenarnya,aku tidak ingin ayah ku merasa bersalah dan membuat penyakitnya kambuh karena memikirkan ke adaanku.


" Bagaimana hubunganmu dengan pacarmu, apa kalian akan segera menikah?"


Bahkan ayahku pun tidak tahu kalau hubunganku dengan Jodi sudah lama berakhir.

__ADS_1


" aku sudah tidak bersama Jodi lagi yah"


...^^^NEXT^^^...


__ADS_2