
"jali" aku berteriak pada jali
Jali yang mendengar namanya dipanggil menengok ke arahku
"ada apa san? tanya nya
"boleh tau gak,kira kira holand sudah punya pacar belum?" tanyaku
"emangnya kenapa san?" tanya jali
"aku cuma mau kasih tau kalau ada cewek yang naksir dia." jawabku
"siapa san orangnya?" tanya jali
" nih si sari.kira kira diterima holand gak ya?" pertanyaanku yang terakhir.
"tunggu bentar ya,aku kasih tau holand dulu".jali pun meninggalkan kami.
kami yang dari tadi gelisah menunggu jawaban dari holand kira kira sari diterima gak ya.kita ghibah yu genks.
"kalau sari ditolak gimana? " kata mita
"mungkin holand bukan jodohku" jawab sari
"kamu sendiri san,apa tidak suka dengan holand?" kata sari padaku
"kenapa lari ke aku?bukankah yang naksir itu kamu?" kataku
"tapi aku tidak yakin holand menerimaku."kata sari
"kita belum dengar jawabannya bukan?" sahut mita
"sepertinya holand lebih cocok dengan kamuu deh san!" sahut sari
"belum apa apa sari sudah nyerah duluan."timpal ku
sari tidak percaya diri ,dan jali pun menghampiri kami kembali.
"gimana jal,apa kata holand?" aku penasaran
"kata holand sih,dianya mau sama kamu aja sania" jali terang terangan mengatakannya didepan sari
"tuh kan bener ,holand sukanya sama sania" sari hampir menangis.
"kamu memang beruntung san,kemaren irfan yang nembak kamu.padahal aku dulu nya juga suka sama irfan,tapi irfan tidak pernah menganggapku.kali ini holand.aku ikhlas san kamu bersama holand" sari berhati besar.
pasti hati sari sangat sakit.aku tidak tega sari adalah sahabatku.aku tidak perlu menjawab penyataan jali tentang holand padaku.aku lebih memilih persahabatanku.
"bagaimana san,apa jawabanmu?" tanya jali.
"aku tak perlu menjawabnya" sahutku
"katakan saja pada holand ,sania juga menyukainya" sahut sari
"jangan seperti itu donk sari,aku tidak enak dengan mu" kataku
"tidak apa apa san" jawab sari
Jali kembali meninggalkan kami.
Sejak hari itu aku merasa tidak enak hati dengan sari.tapi kami tetap bersahabat.aku curhat pada rina.
"kalau kamu suka pada holand kenapa harus bohong dengan perasaanmu,bukankah sari sudah mengizinkannya" kata rina
"tapi aku gak enak hati dengan sari ,rin"
"tuh holand lewat" kata rina menunjuk holand yang lewat dengan motor gedenya.
kami berdua sedang duduk diteras rumah rina,tiba tiba holand lewat.aku hanya melihat holand yang lewat begitu saja.tanpa ku sadari holand memutar balik motornya dan singgah .
__ADS_1
Dengan senyumnya yang manis holand turun dari motornya dengan sangat keren,tanpa pelindung kepala rambutnya terlihat acak acak an tertiup angin waktu di atas motor tadi.tapi semua itu tidak memudarkan pesona nya yang keren.aku jadi jatuh cinta.
"sania" katanya
hatiku langsung berdegup kencang saat holand memanggil namaku dengan lembut.
"boleh duduk disini" tanya nya
aku tak bisa berkata kata,holand menghampiri kami.aku hampir tak percaya.mulutku seperti dibungkam
"silahkan " kata rina
aku tidak tahu kenapa tubuhku tiba tiba kaku.tanganku gemetar.kakiku langsung dingin,dengan perasaan campur aduk aku memberanikan diri bicara.
"sari nyariin kamu tuh" godaku
"tapi aku nyariin kamu sania" jawabnya
Deg holand benar benar membuat aku menyukainya.
"aku kedalam dulu ya" rina masuk kerumahnya.tinggallah kami berdua.
"sania" panggil holand
"ya"
"apa benar kamu menerima aku" katanya lagi
awalnya aku bingung menerima apa.aku baru ingat waktu jali bilang holand sukanya sama aku tapi aku belum menjawabnya,sari lah yang menjawabnya waktu itu.bukan aku.Tidak mungkin juga kalau aku menjawab tidak kepada holand karena aku juga menyukainya.
"iya benar" itu lah jawaban yang tepat agar tidak menyakiti hati orang lain
"aku senang sekali kamu menerimaku" kata holand lagi
π©"boleh aku bertanya"
π©,"apa aku tidak merebut pacar dari orang lain"
π§,"tentu saja tidak"
π§"kenapa,ada masalah?"
π©"hanya tidak ingin bermasalah dengan wanita itu"
π§"percayalah saat ini aku bukan milik siapa siapa selain kamu"
π©"benarkah?"
π§"aku harus pergi.nanti malam aku kerumahmu ya?"
π©"baiklah."
holand meninggalkan ku sendirian.aku tidak tahu dia mau kemana.
Jujur aku bahagia tapi apa aku telah menyakiti hati sahabatku untuk kedua kalinya.sari telah mengetahui kalau aku sudah jadian dengan holand.sari sedikit berubah.aku lihat dia tidak lagi main kerumahku,apa sari menghindar?entahlah,aku tidak mengerti isi hatinya.mungkin saja hatinya terkuka.biarkanlah beri dia sedikit ruang untuk menerima kenyataan ini.
Malam ini holand kerumahku.seperti kebanyakan cowok yang lainnya.tidak ada hal yang sangat berarti.kami hanya main gitar.disusul andre dan raihan.raihan adalah tetanggaku,dengan begitu raihan dan yang lain langsung nyamperin kami yang hanya berjarak lima langkah.
Kebetulan sari lewat.
"sari" aku memanggil
"hai" kata sari
"duduk sini"
"aku mau ke market dulu.ada yang ingin aku beli" katanya
"mau ditemenin gak" tanyaku
__ADS_1
"gak usah,kalian santai aja.aku cuma sebentar "
Bagaimana perasaan sari saat ini ya?aku lihat holand nampak cuek pada sari.aku merasa sangat bersalah.apakah aku teman yang jahat?
hari hari pun berlalu.hubunganku dengan holand makin manis aja.malam itu aku sedang bersepeda sendiri.aku kerumah temanku karena ingin mengambil tugas sekolah.tiba tiba ada yang naik sepeda ku dibelakang.aku pun kaget dan me rem sepedaku mendadak.
"ayo teruskan kayuh?" katanya.
karena suasana malam yang gelap aku tidak melihat wajah orang itu tapi aku kenal suara nya.
π§"mau kemana malam malam gini sendirian?"
π©"mau kerumah teman"
π©" kamu ngagetin aja deh"
aku mengayuh sepedaku kembali.
π§"ngapain?"
π©"ngambil tugas sekolah"
π§" biar aku temenin".
π©"kamu berat juga ya?"aku lelah mengayuh sepedaku
π§"sini aku yang bawa"
Aku kembali menghentikan kayuhanku.kini giliran holand yang membonceng aku.
π§"kamu juga berat"
π©"masa sih"
π§"beneran"
π©"kalau gitu aku turun aja"
π§"jangan,aku kan cuma becanda"
aku memeluk pinggang holand dari belakang.
π§"jangan erat erat,geli tau"
π©"gini aja geli"
aku sengaja menggelitik pinggang holand.sehingga sepeda pun oleng dan bruuk...kami jatuh..
kami tertawa bersama sama.untung jatuh di atas rumput dan tidak ada yang melihat.pastinya malu donk kalau ada yang melihat.
π§" kamu tidak pa pa"
aku masih tertawa ,
π©"tidak apa apa" aku masih duduk di atas rumput.holand mendirikan sepeda dan kemudian mengulurkan tangannya membantu aku berdiri.
π§" ayo bangun"
aku pun berdiri.
π§"apa kamu masih mau bersepeda?"
π©"iya"
π§"tapi jangan digelitik ya nanti jatuh lagi"
π©"iya iya maaf"
...next...
__ADS_1