
"Han, Mas mau tanya sama kamu. Kamu tahu masalah antara aku dan Kinanti dari siapa? Apa Ada seseorang yang memberitahumu? Karena tidak mungkin jika kamu mengetahui hal itu jika tanpa dari orang luar. Karena yang tau soal ini hanya aku dan Kinanti. Apa, jangan jangan Mama ku yang sudah kasih kamu?" cecar Prasetya pada Hanin. Yang merasa penasaran. Dari mana istrinya itu tau soal aib yang ia lakukan bersama Kinanti.
Saat itu, mereka sedang berada di dalam kamar dan hendak beristirahat bersama.
"Mas jangan souzon sama Mama. Sebelum Mas mencurigai sesuatu, dan sebelum Mas berkata seperti itu. Hanin sudah tahu dan juga sudah merasa bahwa apa yang terjadi pada Mas ini memang janggal. Sepertinya itu memang sebuah jebakan." ujar Hanin yang saat itu sudah berada di tempat tidur.
"Dari mana kamu tau?" Tanya Pras lagi.
Kemudian Hanin meraih ponselnya. Lalu ia menunjukkan isi pesan misterius itu kepada suaminya.
Prasetya yang saat itu berdiri di sisi ranjang kemudian meraih ponsel milik Hanin. Kemudian ia memeriksa isi pesan yang ada di aplikasi chat yang ada di ponsel Hanin.
Begitu Prasetya mengecek isi pesan-pesan yang ada di handphone Hanin. Mata Prasetya terbelalak kaget, ketika ada sebuah rekaman video dan juga berbagai macam chat yang berisikan tentang ancaman dan juga teror terhadap Hanin.
"Kok kamu nggak cerita sama Mas kalau kamu diteror orang Han!" seru Pras.
"Awalnya aku tidak begitu menanggapi semua pesan pesan dari nomor misterius itu Mas. Tapi karena makin kesini pesan pesan itu berisikan memojokkan Mas. Aku jadi curiga. Karena tidak mungkin dia tau semua tentang aib itu jika dia tidak mengetahuinya duluan." Tutur Hanin menimpali.
Setelah mengetahui cerita tentang nomor misterius di ponsel Hanin. Kini dada Prasetya jadi bergemuruh.
__ADS_1
"Brengsek!" Seru Pras merasa jengkel.
Sambil mengepalkan tangannya. Prasetya merasa geram dengan seseorang yang telah menjebaknya.
"Ini sudah jelas Han. Ada yang tidak suka sama Mas. Entah itu soal bisnis atau yang lain. Sepertinya ada yang ingin menghancurkan Mas. Sampai sampai Mas melakukan perbuatan kotor dan biadab. Aku bersumpah tidak akan membiarkan dia bebas dan aku berjanji tidak akan membuat perhitungan dengan orang itu." Ucap Prasetya merasa begitu emosi dan marah.
"Tadi siang aku sudah bicara dengan Kinanti. Dan aku sudah bertanya kepadanya. Saat itu siapa yang menyuruhnya untuk membawamu ke kamar hotel. Dan Mas tahu tidak, siapa yang menyuruhnya membawa Mas ke kamar hotel saat itu."
"Siapa?" Tanya Pras penasaran.
"Yang menyuruh Kinanti membawa Mas ke kamar adalah sepupu Mas sendiri, Murad." Jawab Hanin.
Mendengar nama itu disebut oleh Hanin. Prasetnya langsung kaget. Saat ini Murad memang bersamaan. Tapi apakah mungkin dia pelakunya. Lalu apa motifnya.
"Sebelum Mas punya bukti yang kuat. Mas tidak boleh main hakim sendiri. Pastikan belum bertindak, Mas harus cari tahu dulu tentang kebenarannya. Karena jika itu tidak benar, timbulnya itu akan menjadi fitnah Mas." Ucapan menasehati suaminya.
"Mas sudah menugaskan dua orang untuk menyelidiki kasus. Besok Mas akan menemui orang itu. Dan aku akan mengumpulkan berbagai informasi dan bukti. Han, aku butuh screenshot an pesan ini. Aku akan kirim ke ponsel ku. Dan sebagainya pesan dari orang misterius ini sekarang kamu harus saja. Dan juga video nya." ujar Pras.
"Setelah semua bukti itu aku tunjukkan sama Mas. Aku memang akan menghapus itu. Buat apa aku menyimpan video mesum itu" Ucapan Hanin yang tiba-tiba kini moodnya sudah berubah menjadi kesal.
__ADS_1
Hanin kesal karena teringat dengan video intim yang dilakukan oleh suaminya dan Kinanti.
Hanin kemudian menjatuhkan tubuhnya ke tempat tidur. Lalu ia menaikkan selimut untuk menutupi tubuhnya.
Pras yang menyadari jika istrinya tersinggung dan merajuk kemudian ikut menaiki ranjang.
Prasetya kemudian mendekati sang istri yang tiduran miring itu.
Dari belakang, Pras menempelkan tubuhnya ke tubuh Hanin.
"Jangan dekat dekat Mas. Sana menjauh." cicit Hanin.
Prasetya justru makin mengeratkan pelukannya. Sambil tersenyum, Prasetya kemudian labuhan kecupan manis ke pipi mulus Haningrum.
Dan, see you next bab ðŸ¤
Jangan lupa mampir ke Novel ku yang lain ya reader
__ADS_1
Satu lagi mampir ke Novel temen aku, di jamin nyesek dan mengharukan...cuz ke Novelnya