Maafkanlah Aku Istriku

Maafkanlah Aku Istriku
Etikat baik


__ADS_3

"Bagaimana dengan penyelidikan kalian? Apakah semua bukti sudah kalian kumpulan? Tanya Prasetya kepada dua orang suruhannya.


"Kami sudah mengumpulkan semua bukti-bukti dan jejak-jejak pelaku yang Bapak maksudkan. Dan kami sudah merangkumnya dalam bentuk flashdisk dan juga print out. Kami juga telah mengcopy pesan-pesan misterius yang pernah di kirim pelaku ke nomor ponsel istri anda. Di flashdisk ini kami sudah kumpulkan potongan potongan rekaman CCTV yang ada di hotel pada waktu kejadian. Dan bukti bukti itu sudah cukup untuk Bapak gunakan untuk menjerat pelaku ke ranah hukum." Tutur dua orang suruhan Prasetya. Yang ia tugaskan untuk menyelidiki kasus sabotase yang ia alami.


"Bagus, itulah yang aku inginkan. Terimakasih untuk kerja kalian."


"Sama sama Pak."


Setelah Prasetya mempelajari semua bukti-bukti dan menyaksikan sendiri rekaman yang ada di flashdisk yang telah berhasil di dapatkan orang suruhannya.


Prasetya menjadi sangat yakin bahwa seseorang yang menjebaknya itu adalah Murad.


Ada sebuah rekaman yang menunjukkan Murad nampak berbicara dengan dua orang asing dalam sebuah gambar CCTV.


Dan dua orang itu jugalah yang terekam keluar masuk di kamar hotel milik Prasetya pada saat malam kejadian.


Dan Prasetya menduga, dua orang itu lah yang telah sengaja menaruh sebuah alat perekam di kamarnya.

__ADS_1


Sedangkan di sisi lain, Prasetya juga mengamati sebuah rekaman CCTV yang ada di ruangan ballroom hotel.


Di mana dua pelaku nampak berdiskusi dengan salah seorang pramusaji yang ada di sana.


Tak berselang lama, pramusaji itu mendatangi meja di mana Kinanti dan beberapa rekan yang lainnya sedang duduk di meja khusus staf direktur.


Pras yakin, minuman yang di berikan pada Kinanti telah di bubuhi sesuatu.


Perasaan Prasetya saat ini sedang di lingkupi rasa kecewa dan marah pada Murad.


Ia sudah berniat untuk membuat perhitungan pada saoudara sepupunya itu.


Jika Pras tidak bisa meyakinkan Hanin untuk mempercayai dirinya bahwa semua kejadian itu bukanlah kehendaknya. Sudah pasti Hanin akan meningalkan dirinya.


Selama ini Murad memang sangat baik pada Pras. Murad sendiri adalah orang yang menjembatani perusahaan Prasetya untuk bisa mendapatkan berbagai tender tender penting yang saat ini sedang Prasetya dapatkan.


Tapi, setelah melihat semua kebusukan Murad di belakangnya. Pras yakin, Murad telah merencanakan sesuatu pada dirinya.

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


"Pras besok Mama ingin pergi ke Solo untuk menemui orang tua dari Kinanti. Dan kamu harus ikut. Kamu luangkan satu hari besok untuk pergi ke Solo." Ucap Bu Damayanti pada putranya lewat sambungan telepon.


"Untuk apa Ma pergi ke solo?" Tanya Pras bingung.


"Untuk menemui orang tua Kinanti. Mama sudah minta alamat rumah Kinanti yang ada di Solo. Mama berniat untuk bicara pada kedua orang tua Kinanti. Bagaimanapun, masalah antara kamu dan Kinan harus di bahas secara kekeluargaan. Jika tidak di bahas sekarang, cepat atau lambat, nanti atau besok-besok nya. Keluarga Kinanti pasti akan mendatangi kamu. Mama tidak ingin masalah ini menjadi panjang di kemudian hari. Oleh karena itu, Mama ingin berbicara langsung sama orang tua Kinanti tentang kehamilan putrinya. Karena kamu pelakunya. Mama ingin kamu bersikap gentleman dan punya itikad baik untuk menengahi masalah ini." tutur Bu Damayanti yang berkeinginan untuk menemui keluarga Kinan demi membahas masalah mereka. Bu Damayanti tidak ingin di salahkan oleh keluarga Kinan di kemudian hari. Apalagi jika nanti mereka akan menuntut. Jelas hal itu sangat tidak di inginkan oleh Bu Damayanti.


"Iya Ma." Jawab Pras menurut, karena apa yang di sampaikan oleh Mamanya adalah benar.


"Kamu juga harus meminta maaf kepada kedua orang tua Kinanti. Kamu kan sudah salah menghamili anak mereka. Walau hal itu kalian lakukan dengan keadaan tidak sadar sepenuhnya. Berani buat masalah harus berani membereskannya Pras. Jangan kawatir, Mama akan mendampingi kamu."


"Iya Ma, kalau begitu Pras akan atur jadwal keberangkatan kita ke Solo besok pagi."


"Kita pulang pergi saja. Tidak usah menginap di hotel." imbuh Bu Damayanti.


"Mama lakukan ini semua demi kamu Prasetya. Mama ingin meluruskan masalah ini. Sebagai seorang laki-laki yang gentle yang punya kehormatan. Kamu harus bisa bertanggung jawab untuk semua yang sudah terjadi. Menjadi manusia itu tidak boleh hanya diam saat kita juga salah Nak. Beranilah untuk minta maaf. Mama akan menjelaskan kepada mereka jika kamu ini adalah seorang Pria yang sudah berumah tangga dan punya keluarga. Mama juga akan menjelaskan bagaimana nasab anak itu nanti. Syukur-syukur mereka sudah paham tentang nasab anak itu. Intinya Mama ingin semua jelas dan tuntas serta bisa di pahami oleh mereka. Agar di masa depan tidak ada lagi ungkit mengungkit masalah ini. Semua cukup kita selesaikan sekarang."

__ADS_1


"Iya Ma," jawab Prasetya menurut.


"Setelah ini, baik kamu dan juga Kinanti bisa melanjutkan hidup kalian masing-masing dengan tenang tanpa harus melihat kebelakang. Kamu kembali ke keluargamu, dan Kinanti juga bisa melanjutkan hidupnya. Dan untuk pengasuhan anak itu setelah lahir. Biarkan dia bersama ibunya. Seorang anak akan lebih bagus jika ia bersama ibunya. Kamu hanya perlu memantaunya dari jauh dan menjaga komunikasi serta memberikan dia nafkah. Itu sudah cukup Prasetya."


__ADS_2