Maafkanlah Aku Istriku

Maafkanlah Aku Istriku
Julian Anthony


__ADS_3

Berhenti tepat di depan sebuah ruko kantor firma hukum.


Haningrum yang diantar sopir pada pagi itu keluar dari mobilnya dan kemudian ia segera masuk ke dalam sebuah ruko untuk menemui seseorang.


Sebelumnya ia telah membuat janji dengan orang tersebut.


Julian Anthony adalah nama seorang pengacara yang Hanin tunjuk untuk menjadi kuasa hukum suaminya.


Julian Antony sebenarnya bukanlah orang asing bagi Hanin. Karena pria yang saat ini sudah menyandang gelar sebagai seorang pengacara itu dulunya adalah seniornya di kampus saat ia masih berkuliah.


Dan mereka pada kala itu sempat berada dalam satu organisasi di kampus mereka.


Baik Antony dan Hanin sudah saling mengenal.


Julian Anthony juga dulunya merupakan seorang idola kampus.


Dan di ruangannya, Anthony menerima kedatangan Hanin.


"Assalamualaikum." Sapa Hanin pada Antony.


"Walaikumsalam." wajah Antony langsung merekah ketika melihat seorang wanita yang dulu sempat membuat dirinya terpanah itu mendatangi kantor hukumnya.


"Hanin, selamat datang di kantor lembaga hukum ku." kemudian Antony mempersilahkan Hanin untuk duduk di kursi yang ada di ruangannya


"Seperti yang sudah aku beri beritahu kepadamu Antony. Kedatangan ku kemari untuk mencarikan pengacara untuk suamiku."


"Oke, mari kita berdiskusi. Ceritakan apa masalah yang di hadapi suami mu. Aku akan mendengarkan dengan baik mencatat nya."

__ADS_1


Hanin dan Antony kemudian melakukan pembahasan terkait masalah yang di hadapi oleh Prasetya.


Antony nampak sangat serius menangkap semua cerita Hanin.


Antony mencatat poin poin penting sebagai langkahnya untuk bisa membela kliennya.


Hanin juga menceritakan bahwa sang suami kini tengah berupaya untuk menuntut balik Murad yang menjadi pelapor.


Saat Antony bertanya, apa masalah yang terjadi antara Prasetya dan Murad. Mau tak mau, membuat Hanin harus menceritakan aib suaminya.


Hal itu harus Hanin ceritakan agar Antony tau duduk masalahnya.


Dalam hati Antoni nampak berpikir.


Setelah Hanin tau jika suaminya pernah melakukan kesalahan yang fatal. Ia merasa kagum, karena Hanin masih bertahan di sisi suaminya.


Karena banyak kasus yang sudah ia tangani. Kebanyakan pasangan suami-istri bercerai lantaran sang suami telah selingkuh.


Meski demikian, Antony tetap merasa salut pada Hanin. Karena sangat setia pada suaminya.


"Aku rasa, kasus yang menimpa suami mu tidak terlalu berat Hanin. Karena suamimu punya alasan untuk menuntut balik pelapor. Tenang saja, kita pasti akan memenangkan kasus ini."


"Insyallah, aku serahkan semua masalah ini terhadap mau Antony. Karena kamu yang paham. Jangan ragu untuk berkoordinasi denganku jika ada beberapa hal yang mungkin ingin kamu tanyakan. Aku harus pulang. Aku sudah meninggalkan anakku dari pagi."


"Oke, besok aku akan membuat jadwal untuk menemui suamimu. Dan aku harap kamu juga bisa hadir besok."


"Aku pasti akan menemanimu. Kalau begitu aku undur diri" Hanin kemudian pamit undur diri.

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


San keesokan harinya, Hanin menemani Anthony untuk menemui Prasetya yang saat itu masih ditahan di kantor polisi.


Dan tak lupa pada hari itu, Hanin datang dengan membawakan makanan kesukaan Prasetya. Dan juga membawakan Prasetya baju ganti.


Prasetya yang baru saja tiba di sebuah ruangan. Pandangannya langsung terfokus pada sosok Pria yang ada di samping sang istri.


Dalam hati, Prasetya membatin. Pria itu pasti adalah pengacara yang di tunjuk Hanin untuk menangani kasusnya.


Tapi, Prasetya tidak menduga jika pengacaranya masih lah sangat muda dan berwajah tampan.


Begitu Hanin telah berada di harapan Prasetya. Hanin langsung mencium tangan sang suami. Dan Pras mencium kening Hanin.


Karena waktu yang diberikan terbatas oleh petugas kepolisian. Maka Anthony tidak menyia-nyiakan waktu tersebut.


Dia langsung berkoordinasi dengan Prasetya tentang kasus yang terjadi pada klien nya.


Antony membutuhkan keterangan dari Prasetya untuk mencocokkan keterangan yang kemarin sudah Hanin berikan.


"Saya melihat kasus anda ini tidak terlalu serius. Anda bisa menuntut balik pelapor karena kasus yang diperbuat oleh pelapor terhadap anda jauh lebih serius daripada kasus yang anda lakukan terhadap pelapor." jelas pada Antony pada Prasetya.


"Lakukan apa saja yang penting aku bisa bebas dari tahanan ini. Karena sebaliknya ada kasus yang lebih serius yang harus dihadapi oleh Murad dari laporan yang akan ku buat."


"Baik, saya akan bekerja semaksimal mungkin untuk menangani kasus anda."


"Semoga kasus ini segera bisa di tangani dan Mas tidak sampe di sidang ya Mas." ucap Hanin berharap.

__ADS_1


"Lakukanlah pertemuan dengan Johan Han. Buatlah tuntun baik untuk kasus Murad."


"Iya Mas, Antony sedang melakukan komunikasi dengan Johan sekarang. Jika berkas nya sudah siap. Hanin sendiri yang akan menjadi pelapornya." ujar Hanin dengan begitu beraninya. seolah olah ia siap memasang badan untuk membela sang suami.


__ADS_2