Menatap Senja

Menatap Senja
64


__ADS_3

Karena pertumbuhan novel ku semakin meningkat akhirnya novelku di kontrak tapi seminggu kemudian novelku selesai. Ternyata level novelku naik dan aku berhak mendapatkan bonus level sebesar dua ratus ribu.


Walau hanya bisa melihat belum bisa mengambil uangnya tapi aku sudah sangat senang sekali. Aku sadar masih punya banyak kesalahan. Sehingga aku terus belajar dengan cara banyak - banyak membaca novel orang lain.


Aku mempelajari cara penulisannya, kerapian kata - katanya agar para pembaca nyaman membaca novelku. Karena aku sendiri tidak suka membaca novel yang terkadang penulisannya masih acak - acakan.


Tapi yang membuat aku sakit jumlah pembacanya banyak. Itu membuat aku termotivasi dan semangat untuk menulis novel yang baru lagi.


Aku masih malu memperkenalkan dan mempromosikan novelku pada teman - teman dan keluarga ku. Aku malah malu kalau ada orang - orang yang aku kenal membaca novelku.


Aku takut ditertawakan oleh orang - orang yang aku kenal dan membaca karyaku. Tapi tidak bagi Rahmat. Rahmat mengirimkan link novelku di group keluarga besar.


Begitu terkejutnya aku ketika melihat pesan masuk di group keluarga besar.


Aku langsung mengirim pesan ke group keluarga inti.


Anggi


Mat kenapa link novel Kakak di kirim ke group keluarga besar?


Rahmat


Kenapa Kak? Kan bagus pembaca Kakak bertambah?


Anggi


Nanti mereka akan mentertawakan novel Kakak


Arif


Kakak harus kuat, namanya memulai sesuatu itu tidak ada yang berhasil secara instan. Ada sih tapi hanya sedikit orang yang punya keberuntungan seperti itu.


Tia


Novel kakak bagus kok. Aku ikut baca, ada adegan anu - anunya lagi.


Arif


Iya Tia sampai ketawa - ketawa. Aku jadi penasaran dan ikut baca. Kenapa sih Kak harus ada adegan dewasanya.


Anggi


Pembaca banyak yang suka cerita seperti itu.


Mas Fadil


Jangan terbawa suasana Bun. Bunda kan bisa nulis cerita yang lebih menarik dan bermanfaat tanpa harus ada adegan dewasanya.


Lili


Betul Kak, banyak kok novel yang bagus - bagus tanpa sedikitpun menyinggung masalah dewasa.


Arif


Yang penting Kakak tulis cerita yang berkualitas dan bermantaat bagi para pembaca.


Rahmat


Kakak bisa menulis cerita tentang kisah hidup kakak. Kisah bertemu Mas Fadil dulu dan akhirnya berjodoh dan banyak cerita yang lain.


Aku terdiam membaca pesan - pesan suami dan adik - adikku. Benar semua kata - kata mereka. Dulu tujuanku menulis awalnya juga ingin menulis cerita yang bagus dan bermanfaat tapi karena hampir semua novel yang aku baca ada unsur dewasanya dan banyak pembacanya aku jadi tergoda untuk menulis yang sama.


Astaghfirullah.. ucapku dalam hati.


Anggi


Tapi novel yang ini sudah di kontrak gak bisa di hapus lagi?


Mas Fadil

__ADS_1


Ya novel pertama ini kan masih tahap belajar Bun, gak apa - apa buat pengalaman pertama. Selanjutnya Bunda bisa tulis kisah yang lain lagi dan lebih baik.


Arif


Betul itu Kak


Rahmat


Aku dukung, semangat Kak.


Tiba - tiba banyak pesan yang masuk di group keluarga.


Tante Emi


Wah hebat anak Tante sudah jadi seorang novelis. Tante jadi penasaran apa isi ceritanya. Bagaimana cara bacanya?


Anggi


Aduh Tante jadi malu, Anggi hanya iseng - iseng aja mengisi waktu kosong karena di rumah sepi. Anak - anak dibawa Papa Mama ke kampung jadi Anggi punya banyak waktu luang. Anggi pikir - pikir gak ada salahnya coba pengalaman baru.


Tante Lina


Bagus itu Nak, Tante suka baca novel. Nanti Tante akan baca novel kamu ya.. ajarin bagaimana cara Tante bacanya.


Anggi


Download aplikasi XX kemudian cari nama Anggi, nanti akan terlihat novelnya Tante.


Tante Lita


Tulis novel yang bermanfaan yang bisa membawa kita ke surga, jangan tulisan yang aneh - aneh yang banyak membawa dosa.


Deg... seketika aku terdiam dan hilang kepercayaan diri.


Aku buka group keluarga inti


Anggi


Rahmat


Cuek aja kak, sudah terlanjur.


Tia


Lagian tidak terlalu vulgar kok Kak. Mas Arif aja yang baperan. Banyak novel lain yang lebih panas dari itu.


Arif


Mungkin karena aku tau itu novel buatan Kakak jadi rasanya gimanaaaa gitu ya? Kayak geli - geli gitu bacanya 🤣


Mas Fadil


Semangat Bun.. Ayah akan selalu mendukung Bunda.


Aku mencoba membalas pesan Tante Lita.


Anggi


InsyaAllah Tante, semoga novel Anggi bermanfaat bagi para pembaca.


Tante Lizar


Ayu sudah cerita, judulnya ada nama Ayu nya. Kata Ayu apa itu cerita tentang dia?


Anggi


Hahaha... ketepatan sama Tante. Habis nama Ayu kan bagus jadi pengen buat nama pemeran utamanya seperti nama Ayu.


Aku sangat malu sekali membalas pesan - pesan para Tanteku.

__ADS_1


Putri sepupu terdekat ku mengirim pesan pribadi.


Putri


Kakak serius nulis novel itu? Kok gak pernah cerita padaku?


Anggi


Kakak malu cerita sama siapa - siapa? Kakak hanya kirim ke group inti kami. Rahmat malah teruskan ke group keluarga besar. Macem deh komentarnya.


Putri


Kalau komen yang menyakitkan gak usah diambil pusing. Selama itu hal positif yakinlah dan lakukan. Terus berjuang Kak.


Aku terharu dengan ucapan dari Putri.


Anggi


Terimakasih Put.


Tante Lina


Sudah Tante download Gi, nanti Tante baca ya.. Semangat ya Nak. Gak nyangka kalau anak Tante punya hobby seperti ini.


Tante Emi


Betul, banyak kok jalan sukses di dunia ini. Mungkin ini salah satunya. Semoga kamu sukses ya..


Anggi


Terimakasih Tante - tante.. terimakasih semuanya. Do'ain ya novel Anggi banyak pembacanya.


Habib


Dapat royalti gak Kak? Traktir dunk


Fael


Betul, jangan lupa makan - makannya.


Anggi


Aduuuh masih pemula belum dapat apa - apa masih merintis. Doain aja berjalan lancar dan semakin banyak pembacanya. InsyaAllah nanti akan kesampaian dan kecipratan.


Rahmat


Aamiin.. Selamat Kakakku....


Arif


Kakak hebat


Putri


Semangat


Berbagai pesan yang masuk ke group keluarga. Hatiku rasanya campur aduk, ada rasa bahagia, bangga sekaligus sedih.


Begitulah sifat manusia. Ada yang tulus memberikan dukungannya ada yang hanya bisa komentar pedas, ada yang maunya hanya keuntungan tanpa mau memuji atau memberikan semangat.


Hal - hal seperti ini yang membuat aku tidak enakan. Aku tipe orang yang sangat segan menolak ucapan seseorang yang menyindir untuk meminta traktir.


Saat aku memulai usahaku dalam hal berjualan banyak teman - teman dan keluarga yang seperti itu. Mereka hanya maunya yang gratisan.


Kalau aku kasih gratis mereka akan makan dengan lahap dan ludes. Tapi setelah itu tidak ada yang mau memesan. Ada tipe orang yang kalau aku ulang tahun selalu minta makanan gratis bahkan anehnya saat dia ulang tahun juga dia minta makanan gratis dariku.


Lantas dimana letak keadilan itu. Aku juga bingung harus bersikap bagaimana jika sedang dalam masalah seperti ini. Hanya bisa elus dada.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2