
Di Sebuah ball room hotel yang telah di dekorasi seindah mungkin menambah kesan mewah serta elegan, suasana resepsi pernikahan Andi dan Rania. banyak tamu yang hadir di sana termasuk Bobi yang juga adalah salah satu sahabat Andi, yang juga sampai dengan saat ini masih setia menjomlo.
Kheano memandang ke arah pelaminan, di mana saat ini adik kesayangannya tengah bersanding dengan seorang pria yang tak lain adalah sahabatnya sendiri, Andi, begitu pun dengan Bobi yang kini duduk semeja dengan Kheano, serta anak dan istrinya.
Hari ini Bobi menghadiri pernikahan Sahabatnya tanpa ada pasangan yang mendampinginya, itulah mengapa Kheano mengajaknya untuk bergabung di meja bersama keluarga kecilnya. Sebelum Andi serta istrinya yang baru saja tiba ikut bergabung.
"Gue nggak nyangka Andi bakalan jadi adik ipar Lo Khe, mana dulu adik Lo judes banget lagi sama si Andi." ujar Arya yang baru saja bergabung, sehingga membuat Kheano tersenyum ke arah pelaminan.
Ketiganya kemudian mengobrol panjang mulai dari saat masih duduk di bangku SMA sampai dengan perguruan tinggi, tak terkecuali Bobi yang semakin hari semakin nampak dewasa dan berwibawa apalagi kini ia telah mendirikan perusahaan dari hasil jerih payahnya sendiri tanpa campur tangan Sang ayah yang juga merupakan pengusaha ternama. namun sayang perjalanan asmara Bobi tak semulus karirnya, terbukti sampai dengan saat ini ia belum menemukan tambatan hati.
"Bob, kita semua sudah menikah, kapan giliran Lo?? masa ia Lo setia menjomlo, truk aja pake gandengan Loh." bukan Arya namanya kalau tak mengambil kesempatan untuk meledek salah satu dari sahabatnya yang terlihat menyedihkan di matanya.
"Makanya jangan banyak milih, biar nggak jadi perjaka tua Lo." mendengar mendengus kesal.
"Enak aja Lo, bukannya gue banyak milih, hanya belum ketemu yang cocok aja." sahut Bobi tak terima dengan ledekan sahabatnya itu.
Sementara Kheano hanya bisa menggeleng sambil tersenyum saat melihat kedua sahabatnya itu, sebelum mereka naik ke pelaminan untuk memberikan ucapan selamat untuk kedua mempelai yang kini nampak bak raja dan ratu.
Kheano yang mendahului kedua sahabatnya tersebut memeluk adik kesayangannya dengan penuh haru, meski tak sampai berlinang air mata namun dari sorot mata pria itu jelas ia begitu terharu saat melihat adiknya kini telah resmi menjadi istri dari seorang pria, yang tak lain adalah sahabatnya sendiri.
"Jadilah istri yang baik bagi suami kamu, saling menerima kelebihan serta kekurangan satu sama lain. kakak nggak nyangka sekarang adik kecil kakak sudah menjadi istri orang sekarang." ucap Kheano setelah melepaskan pelukannya dari sang adik sembari mengukir senyum di wajah tampannya.
__ADS_1
"Thank you kak." sahut Rania dengan senyum kecil.
Kini Kheano beralih menyalami dan memeluk Sang adik ipar sekaligus sahabatnya, Andi.
"Selamat bro, gue titip adik gue, sayangi dan cintailah adik gue dengan sepenuh hati. gue mohon jangan sakiti adik gue!!." ucapan Kheano yang terdengar begitu tulus dari hati membuat Andi pun segera menimpali ucapan kakak ipar sekaligus sahabatnya tersebut.
"Tanpa di minta pun gue pasti akan melakukan semua itu bro, karena Lo tahu sendiri sudah lama gue menyimpan rasa sama Rania." kini giliran Rania yang terkejut dengan pengakuannya sang suami.
"Jadi selama ini mas_" Rania tak melanjutkan kalimatnya saat Andi kembali menyela.
"Mas sudah sejak lama menyukai kamu, tapi belum berani mengungkapkan perasaan mas sama kamu, karena mas tak yakin kamu akan menerima mas sebagai laki laki spesial dalam hidup kamu." selaan Andi bukan hanya membuat Rania menitihkan air mata haru, namun juga membuat ketiga sahabatnya bersorak saat mendengar pengakuan dari pria itu.
"Beh,,,, nggak nyangka ternyata sahabat gue pandai menyimpan rasa." dengan senyum khas, Arya menimpali pengakuan Andi.
"Kakak." kata Rania yang kini wajahnya semakin memerah akibat menahan malu.
"Selamat ya Ran, selamat bro semoga pernikahan kalian langgeng, sakinah mawadah warahmah. dan cepat cepat di berikan momongan yang lucu lucu untuk menambah keharmonisan dalam rumah tangga." kini giliran Bobi yang mengucapkan selamat pada kedua mempelai.
"Thanks bro, gue juga berdoa semoga Lo cepat dapat jodoh biar cepat cepat nyusul kita." sahut Andi kemudian keduanya pun berpelukan.
"Mungkin Tuhan saat ini Tuhan masih mempersiapkan jodoh yang tepat dan pas buat Lo, seorang wanita yang bisa menjalani rumah tangga bersama demi menggapai ridhonya." Kheano nampak begitu tulus saat berujar sembari menepuk punggung sahabatnya.
__ADS_1
"Thanks bro." ke empat sahabat tersebut kemudian berpelukan sama seperti dulu saat ke empatnya masih duduk di bangku SMA. tanpa mereka sadari para tamu undangan terus menyaksikan, kemudian memberikan tepuk tangan saat melihat ketulusan dari persahabatan ke empat pria tersebut. sehingga membuat mereka kompak memandang ke arah tamu undangan yang kini kompak berdiri dan bertepuk tangan saat melihat persahabatan mereka.
Tanpa di sadari ke empatnya salah satu tamu undangan menatap ke arah pria yang kini mengenakan stelan tuxedo berwarna navi yang nampak begitu tampan dan menawan, pria itu tak lain adalah Bobi.
"Setidaknya bukan aku saja jomlo di dunia ini, masih ada juga orang lain yang setia menjomlo. padahal kalau di lihat lihat wajahnya lumayan tampan, penampilannya juga menawan. tapi masih juga menjomlo, apalagi aku yang masih berprofesi seorang mahasiswi kedokteran." gadis itu nampak bergumam lirih saat tak sengaja dapat mendengar obrolan Kheano dan ketiga sahabatnya, sebab gadis itu duduk di meja paling depan.
Entah apa status gadis itu dengan keluarga kedua mempelai sampai ia dapat duduk di meja paling depan, hanya ia dan ngothor yang tahu.
***
Setahun kemudian.
Kini hampir lengkaplah kehidupan mereka, Alisya Telah melahirkan anak keduanya yang berjenis kelamin laki-laki, begitu juga dengan Dokter Ferdi serta Dr Tiara yang telah di karuniai seorang jagoan kecil.
Sementara Mirna wanita yang di beri gelar dosen cantik oleh para mahasiswanya tengah mengandung buah cintanya dengan sang suami, dengan usia kandungan yang hampir mencapai tiga puluh empat Minggu.
Sedangkan Andi dan Rania yang baru saja memeriksakan kondisi Rania yang akhir akhir ini sering lelah dan pusing, di nyatakan positif Hamil oleh dokter.
Yang memiliki kehidupan yang masih jauh dari kata berumah tangga adalah Bobi, pria bernama lengkap Bobi agung Prasetya tersebut masih setia dengan kesendiriannya. pria itu masih fokus meniti karirnya di bidang bisnis, dengan penampilannya yang begitu tampan dan menawan serta postur tubuh yang ideal membuatnya banyak Digandrungi kaum hawa, namun tak satupun yang mampu menaklukkan hati pria itu.
Sayang sayangku,,,, author sengaja tidak terlalu menceritakan kisah Bobi di sini, karena author akan membuat cerita khusus untuk Bobi namun di judul yang berbeda. meski di novel tersebut akan tetap menceritakan kelanjutan dari novel ini, namun di sana Author akan membuat cerita Bobi lebih mendominasi.
__ADS_1
Thanks for everything my reader,,,,,😘😘😘😘🥰🥰🥰🥰🙏🙏🙏🙏