Menikah Karna Terpaksa

Menikah Karna Terpaksa
Berpura-pura tak mengenal


__ADS_3

Vandra sudah bersiap diri berpenampilan anggun dan cantik malam itu. Sambil menunggu Vania, Vandra duduk menanti ditemani Vina didepan teras rumah. Malam itu Vandra akan menghadiri acara pertunangan Randy dan juga Yasmin, sejujurnya Vandra tak ingin datang tapi karna sudah berjanji pada Yasmin untuk datang dengan terpaksa Vandra datang bersama Vania dan Dinda. Yang ditunggu akhirnya datang, Vandra pun berpamitan pada Vina.


Tiba ditempat acara, Vandra menatap Randy dan Yasmin yang tengah menyapa tamu undangan. Tak bisa Vandra pungkiri, Randy dan Yasmin terlihat begitu serasi berdampingan. Tak diduga, Yasmin menatap kearah Vandra berdiri. Dengan senang, Yasmin menghampiri Vandra, Vania dan juga Yasmin.


"Aku seneng akhirnya kalian datang" ucap Yasmin bahagia pada Vandra, Vania dan Dinda.


Randy menatap kearah Vandra sekilas, kecantikan Vandra malam itu begitu membuat Randy takjub. Tak disangka oleh Randy, pesona Vandra ternyata masih melekat didalam hati, pikiran dan juga pandangannya.


Seseorang datang menyaadarkan lamunan Randy menatap Vandra, beliau adalah Papa Marko. Papa Marko memperkenalkan salahsatu rekan bisnisnya pada Randy, hal itu segaja dilakukan agar nantinya Randy akan cepat beradaptasi jika harus meneruskan perusahaan keluarga.


"Randy, kenalkan ini Tuan Andra Wijaya. Tuan Andra adalah pewaris Wijqya group sekaligu rekan bisnis Papa" ucap Papa Marko memperkenalkan.


"Saya Andra" Andra mengulurkan tangannya.


"Saya Randy, senang bertemu dengan anda Tuan"


"Saya juga"


"Permisi Tuan, ada tamu yang ingin bertemu" ucap Asisten Papa Marko berbisik.


"Baik. Tuan Andra, maaf saya tinggal sebentar. Silakan Tuan berbicang dengan Randy dahulu" pinta Papa Marko.


"Iya Pak Marko"


Selepas kepergian Papa Marko, Randy kembali sekilas menatap Vandra kembali. Namun Ucapan Andra tiba-tiba menyadarkan Randy kembali.


"Selamat ya untuk pertunangan kamu dengan Yasmin, kalian berdua sangat cocok" puji Andra.


"Terimakasih Tuan" jawab Randy sembari menatap Vandra sekilas.

__ADS_1


Penasaran dengan apa yang mengalihkan pandangan Randy, Andra pun ikut menatap kearah Randy melihat. Betapa terkejutnya Andra, ternyata Vandra berada ditempat yang sama dengannya. Rasanya ingin menghampiri, tapi Andra tak bisa melakukan itu karna banyak pasang mata yang melihatnya.


Namun ada hal menganjal dipikiran Andra, kenapa Randy terus menatap Vandra? apa Randy mengenal Vandra? tapi tatapan Randy seakan menyimpan sebuah rasa yang berbeda. Merasa penasaran, Andra berpura-pura membahas sosok Vandra pada Randy.


"Dari tadi saya perhatikan kamu menatap kearah perempuan yang lagi disana sama Yasmin, apa itu teman kamu?" tanya Andra.


"Iya Tuan"


"Apa dia masalalu kamu? tatapan kamu sangat berbeda melihat dia" Andra mulai memancing.


"Tenang saja, saya gak akan bilang apapun soal ini sama Papa kamu. Saya juga lelaki, saya pernah merasakan juga punya rahasia perasaan yang gak bisa saya ungkapan pada oranglain" Andra menambahkan.


"Anda benar Tuan. Dia memang wanita spesial yang masih ada dihati saya sampai saat ini, kami berteman sejak masih masa sekolah. Tapi, dulu saya pergi meninggalkan dia dan juga perasaanya tanpa memberitahu. Dan saat saya kembali lagi menemui dia, ternyata dia sudah menutup kesempatan kami untuk bersama lagi. Tapi Ada yang lebih menyakitkan lagi Tuan, ternyata dia menutup kesempatan itu karna dia lebih memilih menikah dengan pilihan keluarganya"


"Saya ingin merelakan dia, tapi ternyata perasaan saya belum mampu untuk itu. Saya sejujurnya ingin merebutnya, tapi jika memang dia bahagia dengan pernikahannya saya akan mendukung rasa bahagianya itu. Saya juga berharap, semoga dia bahagia dengan pernikahannya saat ini. Walaupun saat ini, dia harus menyembunyikan dirinya dari status pernikahan dan juga status suaminya" ucap Randy.


Andra cukup terkejut mendengar pernyataan Randy. Bagaimana bisa dunia sekecil ini? masalalu yang membuat Vandra terluka saat itu kini berada dihadapan Andra. Lalu apa maksud kedatangan Vandra kemari? apa dia masih menyimpan rasa pada Randy? atau Vandra menghadiri pertunangan ini sebagai rasa melepas sosok Randy dihidupnya? beribu tanya hinggap dibenak Andra, apa yang harus Andra lakukan?.


"Entah. Tapi saya rasa dia sudah melupakan perasaan itu. Wajar, dia mengubur perasaan itu juga pasti karna alasan Papa menolak kehadirannya dihidup saya. Tapi, seandainya dia tak bahagia dengan pernikahan rahasianya, saya tak akan segan merebut dia dari suaminya sekarang" ancam Randy bercerita.


"Tapi saya rasa, dia seperti bahagia dengan pernikahannya. Bisa kamu lihat juga kan, pancaran wajahnya terlihat sangat bahagia dengan hidupnya" ucap Andra.


"Anda benar Tuan"


"Lalu, untuk apa kamu menjalankan pertunangan ini dengan Yasmin? apa karna kamu tertarik sama dia? atau kamu menerima dia karna ada sangkutpautnya dengan bisnis antar keluarga kamu dan Yasmin?"


"Tanpa saya jawab, Anda pasti sudah bisa menyimpulkannya" jawab Randy santai.


"Kalau kamu menerima dia karna alasan bisinis, berarti kamu masih berharap sama dia?"

__ADS_1


"Anda benar lagi Tuan"


Keberadaan Randy benar-benar tak bisa dianggap sepele bagi Andra, karna tanpa disadari perasaan hati yang masih berharap mampu melakukan apapun untuk mendapatkan hati yang dimau kembali. Tak ingin terlalu ikut campur dan membuat terluka, Andra mencoba mengatur nafasnya agar tak merasa cemburu dengan Randy. Sangat tidak lucu, jika Sampai Andra melibatkan perasaan cemburunya pada hal yang menyangkut tentang pekerjaan.


Disisi lain karna Merasa antusias dengan kedatangan Vandra, Dinda dan Vania membuat Yasmis mengajak mereka bertemu dengan Randy. Sama halnya dengan Andra, Vandra maupun Vania dan Dinda tekejut dengan kehadiran Andra yang tengah bersama Randy. Bagaimana bisa mereka datang tepat diacara yang sama?.


Vandra menatap terkejut pada Andra, ingin rasanya menyapa. Tapi sadar keadaan pernikahan mereka yang masih rahasia membuat Vandra hanya terdiam dan berpura-pura tak mengenal Andra begitupun dengan Vania dan Dinda yang melakukan hal sama pada Andra.


"Kenapa Mas Andra bisa disini? apa Mas Andra salah satu rekan bisnis keluarga Randy?" batin Vandra menatap Andra.


"Kenapa kamu harus berpenampilan secantik itu? aku ngerasa gak nyaman liatnya, pasti banyak pasang mata yang tergoda sama kecantikan kamu. Kalau aku tau kamu mau datang keacara seperti ini, aku udah melarang kamu pergi" gumam batin Andra kesal menatap Vandra.


"Yas, kenalkan. Ini Tuan Andra, beliau salah satu rekan bisnis Papa aku" Randy memperkenalkan Andra pada Yasmin.


"Saya Yasmin"


"Saya Andra"


"Ternyata Anda sangat tampan dilihat langsung" puji Yasmin pada Andra.


"Terimakasih"


"Akhir-akhir ini banyak berita tentang Anda, termasuk soal pernikahan rahasia Anda. Saya ucapkan selamat, semoga saya bisa bertemu dengan istri Anda suatu saat nanti"


"Iya"


"Permisi Tuan, Tuan Marko meminta Anda menemuinya karna ada investor yang ingin berkenalan dengan Anda" ucap Asisten Papa Marko pada Andra.


"Baik. Randy, semuanya saya pamit dulu" ucap Andra sekilas sambil tersenyum kearah Vandra.

__ADS_1


Vandra menatap kepergian Andra. Ada rasa sedih jika melihat keberadaan Andra yang begitu penting dan hebat dilingkungannya. Apa saat ini Vandra pantas menjadi istri dari seorang Andra Wijaya? entah reaksi apa jika sampai semua orang tau jika Vandra adalah istri Andra yang sekarang masih dirahasiakan.


***


__ADS_2