Menikahi Paman Mu

Menikahi Paman Mu
Penyatuan Diri


__ADS_3

Mengandung adegan 18+ yang tidak berkenan silahkan di skip,, 😊😊


Selamat Membaca ⚘


__________


Elang membuka suitnya hingga mengekspos dada kekarnya saat mereka sudah masuk ke kamar khusus pasangan pengantin. Kayla yang melihatnya melalui kaca meja rias saat dia melepas hiasan di kepalanya menelan saliva. 


"Mau kamu atau aku dulu?" pertanyaan Elang yang ambigu membuat Kayla menoleh.


"Untuk?" 


"Mandi," jawab Elang sambil tersenyum lalu menghampiri istrinya dan membantu melepaskan segala macam aksesoris dan perhiasan yang ada di kepala dan leher Kayla.


Masih dengan posisi memunggungi Elang, resleting gaun pengantin yang dikenakan Kayla diturunkan oleh Elang. Memperlihatkan punggung putih halus dengan liuk pinggang yang menggoda. Gaun tersebut terjatuh di lantai meninggalkan tubuh Kayla yang hanya mengenakan penutup segitiga bagian bawahnya. 


Perlahan bibir Elang menyapu ceruk leher Kayla dan tangan kanannya menyusuri punggung wanita yang kini telah menjadi istrinya. Sedangkan tangan kiri meraba dua bukit indah milik Kayla. Seketika Kayla mele_nguh. Segera membalikan tubuh Kayla dan merebahkannya diranjang, mengukungnya lalu memagut lembut bibir yang masih berwarna pink itu. 


Tanpa melepaskan pagutannya, tangan itu meraup dada kayla, memutar pelan ujungnya membuat Kayla kembali mendesah "Om, akhhhhh" 


Fokus Elang berpindah pada bukit kembar milik Kayla, menyapukan lidahnya pada dada kanan Kayla sedangkan yang kiri ia usap memutar dengan lembut. 


Kayla merasakan detak jantungnya berdegup kencang, tubuhnya seperti terkena aliran listrik yang menghantarkan kenikmatan yang belum pernah ia rasakan. Ia mendesaah, menyentuh kepala Elang dan meremas rambutnya. 


"Om," desa_han dan lengu han Kayla membuat Elang semakin menggebu. Membuka penutup tubuh terakhir Kayla dan menyentuh bagian inti dari istrinya yang sudah mulai basah.


Seketika tubuh Kayla berdenyut serta membuat gelenyar aneh seakan ribuan kupu-kupu  berterbangan dalam perutnya. Elang melepaskan bawahan suitnya dan boxer yang terlihat sangat sesak. Tampak junior milik Elang yang sudah menegang sempurna. Kayla melihatnya dengan penuh damba, berbeda saat dulu dia disentuh Eltan dimana perasaan takut, marah dan benci mendominasi. 


Elang sudah mengarahkan miliknya pada inti Kayla yang sudah terasa basah dan licin. Menerobos masuk, terasa sempit dan kencang meskipun bukan pertama kali untuk Kayla namun masih terasa sedikit nyeri dan perih. Elang berdiam sejenak untuk membiasakan miliknya bersarang di inti Kayla, kembali memagut bibir mungil yang membuatnya candu. Perlahan ia mulai bergerak memaju mundurkan pinggulnya dengan tangan mere_mas salah satu dada Kayla. 


"Akhhhhh."


"Oh,, shiittt. Kayla kamu nikmat", Elang berucap penuh gairah. "Arghhhhhhh," erangannya bersahutan dengan desahaan Kayla.

__ADS_1


Kayla menegang dan mengejang, ia sudah sampai pada puncak nikmatnya. Elang semakin cepat memompa tubuhnya sampai ia berhenti menghentak dan mengerang "Arghhhhh." 


Menjatuhkan tubuhnya di samping Kayla, mereka masih mengatur deru nafasnya. Menoleh ke arah Kayla, merengkuh kepala istrinya mengecup pelan keningnya dan berucap "I love You Kayla." Kayla memeluk dada Elang dan menjawab "love you too". 


3


Elang menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka. Dengan mata terpejam, ia masih menikmati sensasi kenikmatan yang baru saja ia dapatkan.


Kayla bergerak, beranjak ingin menuju kamar mandi.


"Mau ke mana ?"


"Mandi Om, gerah mana lengket badan aku."


Niat Kayla untuk mandi pun akhirnya harus tertunda saat Elang mengikutinya ke kamar mandi, memeluk dari belakang dan berbisik "Lagi ya Kay, setelah ini baru kita mandi." 


Membenamkan wajahnya pada ceruk leher Kayla dimana tangannya sudah  bergerilya ke daerah sensitif di tubuh Kayla. 


Kayla kembali mendes*h karena sentuhan dan hisapan yang dilakukan oleh Elang, meninggalkan beberapa tanda di sana. Membalikan badannya, posisinya kini berhadapan dengan Elang. Saling memagut lembut dan dalam, dengan lidah saling membelit. 


Desa_han dari mulut Kayla mulai bersahutan karena sensasi yang dilakukan oleh suaminya, membuat Elang terpacu kembali dengan junior yang kembali menegang. Masih dengan posisi Kayla membelakangi Elang, inti Kayla dihujam milik Elang hingga berhasil mengeluarkan erangan dari mulut Kayla. 


Merasa miliknya dicengkram kuat oleh lubang lembut Kayla, Elang mulai menghentak yang menyebabkan keduanya merasakan kenikmatan yang tidak dapat digambarkan. Kayla mendessah membuat Elang menghentak semakin cepat, cukup lama akhirnya Kayla bergetar menandakan dia sudah mencapai puncaknya kembali. Elang menghentak sangat dalam sampai tubuh Kayla terdorong menempel pada wastafel tempatnya berpegangan, erangan keluar dari mulut Elang dengan tubuh yang mengencang dan bagian bawahnya menyemburkan cairan hangat di dalam inti Kayla. 


Setelah adegan di kamar mandi, pasangan itu akhirnya mandi dengan artian sebenarnya dilanjutkan dengan istirahat. 


Entah jam berapa saat Kayla terganggu dengan guncangan dan sentuhan yang diterima tubuhnya. 


"Kay, bangun dulu sayang," ucap Elang sambil mengelus pipi Kayla dan menepuk nepuk tangan istrinya.


"Hmm," perlahan matanya mulai membuka "Aku masih ngantuk om, badan aku rasanya remuk". 


"Iya, bangun dulu kamu harus makan ini sudah siang."

__ADS_1


Kayla bersandar pada sofa setelah menikmati makan pagi sekaligus makan siang karena saat bangun jam dinding menunjukan pukul sebelas siang. 


Elang duduk disebelah istrinya dengan posisi menghadap pada Kayla, menggenggam erat tangan Kayla. 


"Sayang, bagaimana kalau bulan madu kita tunda dulu?" Pertanyaan Elang berhasil membuat Kayla menatap Elang tanpa mengeluarkan suara. 


"Ada pekerjaan yang urgent dan tidak mungkin digantikan Edo. Kita bisa berangkat setelah urusan beres." ucap Elang sambil mencium pipi Kayla.


"Iya om, aku ngerti kok."


"Duh, makin cinta deh," jawab Elang memeluk istrinya 


"Lebay." 


"Kamu mau kita pulang ke rumah bunda atau tetap di sini?" 


"Yang ada aku diledekin sama Rika, kita tidur disini lagi aja ya Om." 


"Boleh, atau kamu mau kita pulang ke apartemen?"


"Hmmm, terus aku sendirian disana. Enggak ah di sini aja" 


"Oke, yang lagi yuk." Elang menatap dengan mata sendu menahan gairah. 


"Tapi aku masih capek om." jawab Kayla.


"Kamu diam aja, cukup menikmati biar aku yang bekerja," sahut Elang sambil menggendong Kayla menuju ranjang.


Suasana kamar tersebut akhirnya mendadak panas kembali disertai dengan racauan nikmat keluar dari mulut pasangan yang sedang menuju puncak kenikmatan.


Berbeda dengan yang Kayla rasakan sebelumnya, sentuhan kali ini terasa menggoda, penuh damba bahkan menggelora. Jauh berbeda ketika Eltan dulu menyentuhnya, kesal, jijik dan benci mendombinasi. Mungkin karena tidak dalam keadaan sama-sama menginginkan.


__________

__ADS_1


Tinggalkan jejak cinta dengan memberikan like, komentar, favorite, vote dan bintang 5. Salam sayang dari Author 💖💖


__ADS_2