
Sementara di tempat lain di rumah yang selama ini ditempati oleh Yulianti bersama anaknya, terlihat John sangat gelisah. "Kamu kenapa sih Mas gelisah seperti itu?" Apa kamu masih mencintai istrimu itu? tanya Yulianti penasaran.
"Kamu bicara apa sih? aku tidak apa-apa. Jangan ngeyel seperti itu jangan membuatku kesal ." ucap jangan marah kepada Yulianti membuat Yulianti sangat kesal kepadanya. "Sudahlah mas, aku ingin bersiap-siap berangkat bekerja kamu masih mau di sini atau tidak? aku akan menitipkan anak-anak kepada ibu." ucap Yulianti kepada John.
"Ngapain juga aku di sini? aku tidak mungkin di sini malam ini sedangkan kau saja pergi bekerja. "Ya sudah, kalau begitu antarkan aku saja pergi bekerja, ingat Mas, besok Kiki membayar uang sekolah Bagi uangnya ya.' ucap Yulianti lalu John merogoh dompet miliknya memberikan beberapa lembar Uang pecahan Lima puluh ribu untuk Yulianti.
"Terima kasih Mas." ucap Yulianti sambil langsung mengalungkan tangannya di jenjang leher John dan memberikan kecupan hangat di wajah tampan John. John mengembangkan senyumnya setelah mendapat kecupan hangat dari Yulianti.
"Ya sudah, kalau begitu aku hantarkan Kamu langsung ke tempat pekerjaan tapi jangan macam-macam di sana. Jika aku mengetahui kau macam-macam maka aku akan bertindak tegas kepadamu." ucap John kepada Yulianti.
"Mas tahu sendiri profesiku bagaimana. jika aku tidak dekat dengan lelaki, maka Bos Pasti akan marah kepadaku. Jadi Mas harus pahami itu. Jika mas tidak ingin aku dekat dengan lelaki lain, yang pasti aku tidak akan bekerja lagi di sana. Tapi apa Mas, mau membutuhi kami seutuhnya?" ucap Yulianti kepada John.
"Baiklah, aku akan membutuhi kalian semua. tapi kau berhenti bekerja di sana." ucap dengan percaya diri. Karena dirinya masih memiliki uang yang lumayan banyak dari hasil koperasi yang ia jalankan.
__ADS_1
"Okey Sayang, aku akan berhenti bekerja di sana tapi jatah bulananku ditambah ya. gajiku di sana kau harus berikan kepadaku, selain jatah tiap hari kau berikan." ucap Yulianti kepada John
"Baiklah aku akan sanggupi semua permintaanmu. Asalkan kau tidak bekerja lagi di sana. Aku tidak suka melihatmu dipeluk lelaki lain dan juga dicium sama lelaki lain." ucap John dibalas tawa dari Yulianti.
"Ya sudah kalau begitu kau di rumah saja. sekarang aku akan pergi ngutip dulu. Nanti orang-orang pada pergi dan memiliki alasan tidak membayar hutang hutang mereka." ucap John kepada Yulianti dibalas anggukan dari Yulianti.
Apalagi setelah John memberikan uang kepada Yulianti, hati Yulianti begitu bahagia. ia sama sekali tidak berpikir bagaimana rasa sakit hati Erlita dan ketiga anaknya jika mengetahui itu semua, yang penting baginya Ia mendapatkan uang dari John tanpa harus bekerja.
"Aku tidak akan melepaskanmu Jhon, bagaimanapun caranya aku tidak akan melepaskanmu. Karena kau merupakan ladang uangku." ucap Yulianti begitu bahagia mendapatkan uang tambahan dari John walaupun dirinya saat ini tidak bekerja lagi, tapi dirinya dapat menikmati hidup dengan mewah dengan uang pemberian John selama ini.
John kembali ke habitat. Ia pun mengutip uang pinjaman yang ia berikan kepada orang-orang dengan bunga sebesar 20%. hasil dari uang riba yang ia jalankan selama ini, ia gunakan untuk hidup berfoya-foya bersama Yulianti.
Sementara Erlita dan ketiga anaknya hidup dari warung sembako yang selama ini digeluti oleh Erlita. Tapi Erlita benar-benar bersyukur masih bisa menafkahi ketiga anaknya walaupun tanpa bantuan dari suaminya sendiri
__ADS_1
Sekali seminggu saja suaminya belum tentu pulang ke rumah. ia memiliki suami tapi Erlita merasa tidak memiliki suami. Hati yang begitu perih dan rapuh, kini Hamdan datang untuk menghibur hati Erlita. Jika menurut orang itu salah, maka Erlita sudah tidak peduli. karena dirinya benar-benar nyaman jalan bersama Hamdan, selagi itu tidak merusak moralnya.
Di samping itu, Hamdan juga sangat menghargai Erlita, tidak pernah terbesit di hati Hamdan untuk melakukan hal yang tidak-tidak terhadap Erlita, selagi Erlita masih sah menjadi istri orang lain. ia tidak akan melakukan itu. Karena ia mengetahui Erlita adalah wanita yang sangat baik. Sungguh tidak etis, jika dirinya memiliki niat terselubung dalam niat baiknya menghibur Erlita.
Tapi jika Erlita dan suaminya sudah tidak memiliki hubungan apa-apa lagi, bisa jadi Hamdan akan segera melamar Erlita. Di samping dengan Hamdan seorang single parent, Erlita juga membutuhkan kebahagiaan.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." PERJUANGAN ABIMAYU."
__ADS_1