
Erlita begitu bahagia ketika putranya Abian memberitahu kebaikan pangkatnya. Ia sujud syukur atas Rahmat Allah terhadap anaknya yang telah di berkahi pekerjaan yang layak untuknya.
Erlita seolah lupa bagaimana perihnya saat melahirkan Abian, hingga membesarkan dan menyekolahkannya seorang diri tanpa ada pertanggungjawaban dari seorang suami. Tapi Erlita tetap menjalani hari-harinya dengan penuh belakang dada.
Kini perjuangan Erlita tidak sia-sia, kerja kerasnya membuahkan hasil membuat Putra sulungnya kini sudah berhasil menggapai cita-citanya. John Kurniawan sendiri merasa malu melihat Erlita yang saat ini sudah berhasil membuat Putra sulungnya, mendapat kedudukan di dunia pemerintahan.
Sungguh tak disangka dan tak diduga, penderitaan dan pengorbanan Erlita selama ini, kini membuahkan hasil. Dicicipi oleh putranya sendiri, saat ini Erlita sudah mendapat bantuan dari Abian sedikit demi sedikit untuk membantu membiayai kebutuhan sekolah kedua adiknya.
Apalagi seperti Aska saat ini, ia memiliki cita-cita yang cukup tinggi menjadi seorang pengacara. Dan Arini adiknya yang paling bungsu memiliki cita-cita menjadi seorang dokter. Usia Erlita saat ini sudah tidak muda lagi, tenaga dan pikirannya juga terbatas. Tapi ia tetap berjuang untuk menyekolahkan kedua anaknya yang masih duduk di bangku sekolah.
Melihat dan menimbang usia Erlita yang sudah tidak muda lagi, Abian berjanji untuk membantu membiayai sekolah kedua adiknya semampu dia. Membuat Erlita benar-benar bersyukur memiliki Putra sulung yang begitu paham kondisinya.
"Terima kasih nak, atas semuanya apa yang kamu perbuat selama ini. Ibu sangat bangga memiliki Putra seperti kamu. Jika kita ingat di masa lampau, Ibu tidak akan mampu menyekolahkan Kalian bertiga. Tapi Allah selalu memberikan rezekinya agar ibu mampu menyekolahkan kalian."ucap Erlita sambil langsung memeluk putranya.
__ADS_1
Sementara di tempat lain yang tampak Gibran sangat bahagia saat ini, sudah menemukan pendamping hidupnya dan berencana akan segera melangsungkan pernikahan. Abang Karim dan juga Mbak Sukarti, Terhenyak mendengar rencana baik Putra mereka. Yang ingin menjalin hubungan serius dengan seorang wanita yang kebetulan berprofesi sebagai Jaksa.
Mbak Sukarti tidak menyangka, dia akan memiliki menantu seorang jaksa. Itu berarti mereka pasangan yang duduk di dunia pemerintahan. Ada rasa kekhawatiran di hati Mbak Sukarti, anak dan menantunya kelak akan gelap mata. Mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya yang dipercayakan oleh pemerintah dan masyarakat terhadap mereka.
Tak lupa Mbak Sukarti dan abang Karim selalu memberikan nasehat kepada Putra dan calon menantu mereka. Agar tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya itu adalah amanah dan selalu mementingkan kepentingan masyarakat dibandingkan kepentingan pribadi.
Menjadi seorang polisi adalah tugas untuk mengayomi masyarakat. Begitu juga dengan Jaksa tidak berbeda jauh tugas mereka. Tetapi di dunia nyata sering sekali jabatan dan juga kedudukan disalahgunakan oleh orang, untuk melakukan dosa dan tipu muslihat. Hal itu yang dikhawatirkan oleh Mbak Sukarti dan abang Karim.
Rencana pernikahan itu pun didengar oleh Faisal dan Helena. Budi baik Gibran sudah dirasakan oleh keluarga Faisal hingga dapat mempersatukan Faisal dengan kedua anaknya. Faisal dan Helena dan juga kedua putranya yang sudah berada di kota metropolitan kota Jakarta, berjanji akan menghadiri pesta pernikahan Gibran.
Mereka benar-benar bersyukur dipertemukan dengan Gibran melalui Erlita. Hingga mereka dapat berkumpul kembali dengan kedua anaknya. Saat ini janji Helena kepada Rizki ia tepati. Ia pun kembali menyekolahkan Rizki agar kelak rezeki dapat berhasil.
Kini Rizki kembali duduk di bangku sekolah. Begitu juga dengan Leo. Mereka menjalani hari-harinya begitu bahagia tinggal bersama ibu sambung seperti Helena yang begitu baik dan penuh perhatian. Helena sudah menganggap Rizki dan Leo seperti Putra kan dunia sendiri.
__ADS_1
Walaupun mungkin Allah tidak mempercayakannya untuk melahirkan seorang anak. Tapi kebahagiaannya semakin bertambah semenjak kehadiran Rizki dan Leo di rumah tangga mereka. Terlihat Rizki dan Leo pun begitu menyayangi Helena. Dan mereka menganggap Helena seperti ibu kandung mereka sendiri.
Kasih sayang yang selama ini tidak dirasakan oleh Rizki dan Leo dari ibu kandung mereka, Kini mereka dapatkan dari Helena. Apalagi Faisal yang tampak begitu perhatian kepada mereka membuat hari-hari mereka merasa bahagia.
Tidak pernah mereka merasakan sebagian sekarang, saat dulu tinggal bersama dengan Yulianti. Sujud syukur dilakukan oleh Rizki dan Leo, kini Helena juga membimbing kedua Putra sambungnya menjadi seorang anak yang taat agama. Karena penuh perhatian dari Helen, kini kedua putra sambungnya itu menjadi lebih taat beragama. Dibandingkan saat hidup bersama Yulianti.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN
__ADS_1