MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA

MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA
BAB 61. TUDUHAN JHON _ MIDJ


__ADS_3

"Ada apa Ayah kok tiba-tiba malam-malam begini ayah datang ke sini? tanya Abian penuh selidik sambil memeluk sang ayah.


"Ayah perlu bicara dengan ibu kamu." ucap John Kurniawan yang mampu membuat Erlita mengerutkan keningnya.


"Memangnya mas mau bicara apa kepadaku?" bicara saja, Tidak perlu sungkan." ucap Erlita kepada John Kurniawan


"Aku tidak ingin berbicara di hadapan anak-anak. Aku ingin berbicara berdua dengan kamu." ucap John dengan sorot mata tajam membuat Erlita sedikit penasaran.


"Oh ya sudah, kalau begitu kita bicara di teras belakang saja, ayo." ucap Erlita sambil mendorong kursi roda John Kurniawan sampai tiba di teras belakang rumah yang selama ini ditempati Erlita dan ketiga anaknya.


Erlita pun duduk di samping John Kurniawan, kebetulan di sana ada kursi plastik disediakan Erlita jika dirinya ingin ngadem di sana.


"Ada apa katakan kepadaku?" ucap Erlita


"Kamu Jawab dengan jujur. Sebelumnya kamu sudah mengatakan Kamu tidak akan mau menikah lagi dengan siapapun', bahkan untuk rujuk sama aku pun kamu tidak bersedia. Kamu sudah mengatakan kepadaku untuk tetap merawat ketiga anak kita dan menyekolahkan mereka. Bahkan Aku pun ingin membantu biaya sekolah mereka. Tapi mengapa tiba-tiba kamu berubah pikiran dan ingin menikah dengan lelaki lain? apa karena.... dia Oh orang yang kaya raya?" tanya John Kurniawan yang mampu membuat Erlita terhenyak.


"Memangnya siapa yang mau menikah?


tidak perlu berbohong kepadaku Erlita. Aku mengetahui semuanya.

__ADS_1


"Apa yang kamu ketahui Mas? Erlita saja tidak tahu apa-apa dan Apa maksud Mas juga Erlita tidak tahu."


"Aku tahu, lelaki itu sudah sangat lama kamu kenal dan dia sudah sangat lama mencintaimu. Dia membantu mengurus perceraian kita agar dia lebih leluasa mendekatimu. Aku tahu sejak duduk di bangku SMA dia sudah mencintaimu. Tapi sekarang mengambil kesempatan itu lagi, saat kita sudah bercerai dan dia ingin segera menikahimu, dan kamu juga meresponnya. ucap John Kurniawan yang mampu membuat Erlita semakin bingung tidak tahu arah pembicaraan John Kurniawan.


"Maksud kamu apa sih mas? aku sama sekali tidak paham.


"Jangan pura-pura bodoh Erlita, Aku kira kamu menepati janjimu tidak akan menikah lagi dengan siapapun dan ingin membesarkan anak kita. Jika kamu benar ingin menikah, aku tidak akan membiarkan ketiga anakku hidup bersama kamu dengan lelaki itu, yang sudah membuat kita bercerai." ucap John Kurniawan.


"Tidak ada seorangpun yang membuat kita bercerai hingga aku menggugat cerai kamu Mas. Seharusnya Mas berpikir Mengapa aku sampai menggugat cerai mas saat itu. Coba Mas ingat dulu apa yang sudah mas lakukan kepadaku. Apa pantas aku tetap bertahan hidup bersamamu? jika keadaan dibalikkan posisinya Mas berada di posisiku, dan posisi Mas berada di aku. Bagaimana respon Mas? Apakah mas akan tetap bertahan?" ucap Erlita membuat John Kurniawan langsung terdiam


"Tapi sebelumnya kamu sudah berjanji kepada Mas untuk tidak menikah lagi, Tetapi Mengapa kamu mengingkari janji itu.


"Memangnya siapa yang mau menikah


"Ingat iya Mas, aku tidak pernah berniat menikah lagi dengan siapapun karena bagiku laki-laki sama jaga semuanya sama-sama egois. Kalau Mas mengatakan Aku ingin menikah, yang pasti aku tidak ingin menikah lagi. Kalau Mas mengatakan kalau Hamdan itu sudah sangat lama mencintaiku, Ya itu memang benar. Hamdan sudah sangat lama mencintaiku. Bahkan mulai duduk di bangku SMA. Tapi aku sama sekali tidak meresponnya, karena aku tidak memiliki perasaan apa-apa terhadapnya.


Jika Mas bertanyakan aku akan bertanggung jawab untuk ketiga anak kita, iya aku pasti akan bertanggung jawab dengan tanpa bantuan mas, aku akan tetap menyekolahkan ketiga anak kita. Jadi gosip dari mana Mas dengar yang mengatakan Aku ingin menikah lagi? jangan mengarang cerita kalau memang itu tidak fakta. Yang pasti aku tidak ingin menikah lagi camkan itu." ucap Erlita sambil langsung meninggalkan John Kurniawan begitu saja di teras belakang tanpa ada niat untuk mendorong kursi roda yang menjadi teman setia John selama ini.


Ditinggal pergi oleh Erlita, John berusaha untuk mengejarnya. Ia pun memacu kursi rodanya untuk mengikuti Erlita hingga Ia pun hampir terjatuh, membuat Erlita pun langsung membantu John Kurniawan.

__ADS_1


"Hati-hati kalau sedang menggunakan kursi roda. Kalau jatuh bagaimana nanti, lebih parah lagi bentak Erlita. karena kesal mendapat tuduhan berniat menikah lagi. entah gosip mana ia dapatkan, kalau Erlita akan menikah kembali dengan Hamdan, yang menjadi teman lama Erlita selama ini, dan juga orang yang membantu menangani kasus percaya yang dengan John Kurniawan.


"Ada apa sih, yang sebenarnya di antara kalian, kok kakak mendengar suara gaduh sedikit tadi?" tanya abang Karim kepada Erlita.


" Tidak tahu Kak, tanya saja langsung kepada Mas John. Masa dia menuduh aku ingin menikah kembali dengan Hamdan. Padahal sedikitpun Tidak ada terbesit di niatku untuk menikah lagi dengan lelaki manapun." ucap Erlita kepada Abang Karim yang mampu membuat Abang Karin terhenyak.


"Maksud kamu apa Jon? kenapa tiba-tiba kamu mengatakan Erlita seperti itu? kakak tidak pernah mendengarkan kabar seperti itu, malah kamu yang mendapatkan duluan." Abang Karim kepada John Kurniawan, lalu John memberikan foto foto kebersamaan Erlita dengan Hamdan saat berada di taman bermain dan juga di sebuah restoran, yang terlihat mereka sangat dekat. John mengira kalau Erlita memiliki hubungan khusus dengan Hamdan. Sehingga John mengambil kesimpulan kalau Erlita akan menikah dengan pria itu.


Abang Karim menggelengkan kepalanya, Aku kira kamu benar-benar mendengarkan segera melangsungkan pernikahan dengan Hamdan. Ternyata hanya foto kebersamaan mereka, foto ini tidak ada yang salah. Bahkan tidak melanggar norma sedikitpun. Karena mereka sama-sama single. Jika Erlita pun ingin menikah dengannya, Sepertinya itu tidak salah karena kalian sudah sah bercerai.


Apalagi Erlita mengaku kalau dirinya tidak memiliki hubungan khusus dengan Hamdan. Mengapa kamu yang marah? dan mengapa kamu merasa keberatan? seharusnya kamu tidak pantas keberatan, karena kamu bukan suaminya lagi. Itu hak Erlita menentukan masa depannya, jadi kamu tidak pantas untuk marah seperti itu, walaupun itu benar kabarnya." ucap Abang Karim yang mampu membuat John Kurniawan langsung terdiam.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN

__ADS_1


__ADS_2