MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA

MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA
BAB 49. MENIKAH SIRI_MIDJ


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, Yulianti menikah sirih dengan Tuan Baskoro seorang pengusaha kaya raya. Tetapi pria paruh baya ini memiliki kelainan $3ksual. Beberapa kali menikah dengan seorang wanita tapi, tak ada yang mampu bertahan, hingga Mereka pun memilih untuk bercerai dengan Tuan Baskoro walaupun mereka hidup mewah dilimpahi harta kekayaan.


Alina juga pernah mengalami hal yang sama. bedanya Alina tidak sempat menikah dengan Baskoro. Hanya saja Alina pernah menjalin hubungan dengan Tuan Baskoro. Mendapat siksaan sebelum melakukan hubungan suami istri, Alina memutuskan untuk meninggalkan Tuan Baskoro.


Karna sebelumnya Yulianti pernah mengeluh kepada Alina, kalau dirinya membutuhkan uang untuk membayar rumah kontrakan yang selama ini ia tempati. Hingga Alina pun memberikan nomor ponsel Yulianti kepada Tuan Baskoro.


Karna Alina mengetahui, Tuan Baskoro akan memberikan bayaran yang sangat besar dan uang itu akan dapat digunakan Yulianti untuk membayar rumah kontrakan mereka. Semenjak saat itulah Tuan Baskoro dengan Yulianti menjalin hubungan. Apalagi Baskoro merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh Yulianti.


Hingga Baskoro memutuskan untuk menikahi Yulianti. Tapi Yulianti tidak mengetahui Mengapa tiba-tiba Baskoro berniat menikahinya. "Lumayan ada mainan baru, dengan aku menikahi dia, dia tidak akan berani macam macam dan harus selalu siap melayaniku." gumam Baskoro dalam hati


Terlihat senyum sumringah terpancar di wajah Yulianti saat pernikahan mereka telah usai dilaksanakan di rumah mewah yang dihadiahkan oleh Baskoro kepadanya. Yulianti sudah dapat membayangkan kehidupan mewah, tinggal di rumah mewah, dan juga jika bepergian ke mana-mana tidak perlu harus memesan taksi online ataupun ojek online. Dia sudah dihadiahi mobil mewah Tuan Baskoro sesuai dengan perjanjian mereka sebelumnya.


Memang Tuan Baskoro menepati janjinya kepada Yulianti. Memberikan rumah mewah, mobil mewah, dan juga uang bulanan sesuai dengan perjanjian yang sudah ditandatangani oleh Yulianti. "Apakah Yulianti mampu bertahan dengan kebiasaan buruk Baskoro?" hanya waktu yang bisa menjawab semuanya.

__ADS_1


Sementara ditempat lain, Jhon tampak antusias menjalani pengobatan dan terapinya. Berharap kalau dirinya dapat pulih kembali. Menjalani hari-harinya dengan kelumpuhan sulit bagi John Kurniawan.


Tetapi dengan dukungan yang diberikan oleh Abang Karim, Mbak Sukarti, Begitu juga dengan ketiga anaknya. Membuat John Kurniawan kembali bersemangat. Semenjak John Kurniawan menjalin hubungan kerjasama, akhirnya dia mampu mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Setidaknya uang yang ia pegang saat ini uang halal dan tidak hasil dari uang riba seperti yang sebelumnya ia dapatkan.


Kini hati John sudah sedikit tenang menjalani hari-harinya. Apalagi komunikasinya dengan ketiga anaknya baik-baik saja karena Erlita pun tidak pernah membatasi Jhon Kurniawan bertemu dengan Abian, Aska, dan juga Arini.


Berulang kali John Kurniawan memohon kepada Erlita untuk rujuk Kembali, tapi sepertinya Erlita tak bergeming. Erlita memilih untuk tetap hidup sendiri membesarkan ketiga anaknya. Bukan tidak banyak lelaki yang datang dan menaruh hati kepadanya, tapi Erlita tidak pernah berpikir untuk menjalin hubungan dengan lelaki lain. Ia hanya memikirkan anak-anaknya.


Ada kebahagiaan tersendiri di hati Erlita saat menikmati hari-harinya dengan ketiga anaknya. Tanpa dibayang-bayangi penghianatan yang dilakukan oleh suaminya selama ini. Pikirannya sudah tenang dan terfokus untuk mencari nafkah.


Tiba tiba suara deringan ponsel milik Jhon terdengar jelas di telinga. Is melihat di layar ponselnya nomor ponsel Erlita yang tertera di layar ponselnya. John tersenyum menatapnya lalu langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada Erlita.


"Halo Assalamualaikum Mas." sapa Erlita di ujung telepon

__ADS_1


"Waalaikumsalam." sahutnya. Erlita pun memberitahu kepada Jhon Kurniawan masuk dan tujuannya menghubungi jhon, kalau Erlita mengundang ke acara ulang tahun putrinya. Mendengar putrinya akan ulang tahun, terbesit di pikiran John untuk memberikan hadiah kepada putrinya, berharap Arini bahagia mendapatkan hadiah ulang tahun darinya.


"Halo Mas, Apakah Mas masih di sana?


"Oh iya, maaf aku melamun. Aku pasti akan datang. Tidak mungkin aku melewatkan hari bahagia putriku." ucap Jhon.


Erlita memutuskan sambungan telepon selulernya setelah selesai berbicara dengan John Kurniawan.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN


__ADS_2