MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA

MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA
BAB 75.CERITA PILU LEO_ MIDJ


__ADS_3

Sementara di tempat lain, tepatnya di kota Dumai. Leo yang sedang menikmati makan malamnya sambil menonton layar televisi, terhenyak melihat raut wajah sang kakak terpampang jelas di layar kaca. Kalau kakaknya Rizky tertangkap oleh pihak kepolisian karena terjerat jejaringan narkoba.


Leo begitu terkejut, air matanya mengalir begitu deras, saat mengetahui kakaknya sebenarnya terjerumus ke pergaulan bebas. "Kak Rizki." gumamnya dalam hati membuat Mbak Nining ikut terkejut.


"Kamu mengenalnya?" tanya Mbak Nining penuh selidik.


"Dia Kak Rizki kakakku, yang selama ini aku ceritakan kepada tante. Jujur Leo terkejut melihat kenyataan ini, kalau kakak Rizki terjerat jaringan narkoba. Entahlah Apa yang membuat Kakak Rizki menjadi seperti itu. dulu saat kelas 3 SMP, Kak Rizki jarang sekali pulang ke rumah. Bahkan jika aku menghubunginya, dia selalu mengatakan bisa menjaga diri dan tak perlu aku khawatirkan.


Seharusnya Kak Rizki masih duduk di bangku kelas 3 SMA saat ini. Tapi Kak Rizki memilih untuk tidak bersekolah lagi semenjak ibu tidak bersama kami lagi. Tepat saat ujian nasional, Kak Rizki tidak mengikutinya lagi sewaktu duduk di bangku kelas 3 SMP. Hingga Ia pun benar-benar putus sekolah.


Jujur Leo sangat kecewa saat itu. Tapi Leo tidak bisa berbuat banyak, karena Kak Rizki selalu mengatakan. Aku tidak boleh terlalu ikut campur urusannya. Dia lebih besar daripada Leo. Dan aku tidak diperbolehkan untuk peduli terhadapnya.


Hingga saatnya tante Alina menghampiriku, di rumah kontrakan, dan meminta aku agar segera mengemas barang-barang kami, dan memindahkan kami ke rumah kontrakan di pinggiran kota Medan. Saat itu aku masih berusaha menghubungi Kak Rizky. Tapi Kak Rizki tidak ingin tinggal bersamaku, dan dia ingin hidup sendiri.


"Jujur, aku tidak mengetahui kalau Ibu menikah dengan Tuan Baskoro seperti yang dikatakan oleh tante Alina. Yang Leo tahu kalau ibu akan pergi bekerja ke luar negeri. untuk bekerja karena sebelumnya ibu berpamitan kepada kami kalau dia bekerja di luar negeri untuk membiayai kehidupan kami. Ternyata Ibu tidak pergi ke luar negeri saat itu. Dan memilih menikah dengan Tuan Baskoro dengan syarat yang diberikan oleh Tuan Baskoro kepada ibu.


Ternyata uang yang dikirimkan oleh ibu kepada kami, hasil dari ibu menikah dengan Tuan Baskoro. Ibu di sana disiksa oleh Tuan Baskoro, hingga ibu memilih untuk melarikan diri dibantu oleh tante Alina. Sampai ibu datang ke Dumai ini ke rumah tante Nining ini. Hingga Tante Nining mengirimkan Ibu ke negeri Jiran Malaysia. Yang sampai sekarang ibu berada di sana.

__ADS_1


Entah Ibu sudah mengetahui apa yang terjadi terhadap Kak Rizki atau tidak." ucap Leo memberitahu kepada Mbak Nining, yang setia mendengarkan keluh kisah leo selama berada di kota Medan semenjak ditinggal pergi oleh ibunya.


"Kamu yang sabar ya Leo, tante hanya bisa berdoa untuk kamu, semoga kamu kelak menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan juga berguna bagi nusa dan bangsa. Walaupun kakakmu seperti itu jangan kamu ikuti ya. Tante ingin kamu berhasil dan tante ingin kamu berhasil dengan meraih uang yang halal. Jangan kau tiru seperti kakakmu." ucap Mbak Nining berharap Leo akan tetap tekun belajar agar ia dapat menggapai cita-citanya.


Leo mengganggu kan kepalanya, sembari meneteskan air matanya. Membayangkan betapa perihnya kehidupan sang kakak mendekam di penjara. Usia 17 tahun, Apakah dia harus dipenjara? masih terlalu muda. Ia harus merasakan dinginnya jeruji besi." ucap Leo kepada Mbak Nining.


Mbak Nining meraih tubuh Leo kepelukannya. lalu mengelus pundak lelaki yang tampak rapuh itu. Rizki dan Leo memang kakak beradik. Tapi sikap dan tingkah laku mereka berbanding terbalik. Leo orang yang taat agama, rajin, dan juga baik. ia juga selalu bisa mengikuti pelajaran di sekolah. Berbeda dengan rizki yang hanya hidupnya huru-hara. Bahkan ia tidak peduli dengan namanya dunia pendidikan.


"Tante apa yang harus leo lakukan saat ini? apakah Leo harus memberitahu kepada Ibu, kalau Kak Rizki di penjara saat ini?" tanya Leo meminta pendapat kepada mbak Nining.


"Kamu tenang saja, biar tante yang akan memberitahu langsung kepada ibumu, kamu jangan khawatir. Tante pasti akan memberitahunya. Nanti tapi, jangan sekarang ya. kita memberitahunya lambat laun nanti." ucap Mbak Nining yang dibalas anggukan dari Leo.


Sementara Erlita yang melihat raut wajah Gibran memboyong Rizki ke kantor polisi melalui layar kaca, yang ia tonton. Ia begitu terhenyak. Rizky merupakan anak dari Yulianti pemicu keretakan rumah tangganya dengan John Kurniawan. kKni mendekam di penjara. dan yang bertugas menangkap Rizki saat itu merupakan Gibran anak dari kakak iparnya sendiri. Membuat Erlita benar-benar terhenyak.


"Lihat Bu, hukum tabur tuai itu pasti ada. karma dibayar tunai." ucap Abian yang tiba-tiba datang menghampiri Erlita duduk di samping Erlita, sambil ikut menonton televisi yang ada di ruang tamu.


"Huss.... nggak boleh seperti itu, itu namanya kamu tertawa di bawah penderitaan orang lain."ucap Erlita kepada Putra sulungnya.

__ADS_1


"Bukan begitu Bu, anaknya yang kasihan ibunya yang berbuat. Tapi anaknya yang mendapat hukuman atas dosa-dosa yang dilakukan oleh ibunya.


Rizky itu kekurangan kasih sayang dari ibunya, sehingga ia terjerumus ke pergaulan bebas. Ibunya tidak pernah mengajarkan hal-hal positif kepada putranya. Jika saja ibunya seperti Ibu, maka putranya tidak akan terjerumus ke namanya pergaulan bebas.


"Ibu ingat bukan? dulu wanita murahan itu menghina Ibu beberapa kali, hingga saat ini wanita itu pun tidak tahu rimbanya ke Mana. Sedangkan yang baik saja kita lakukan, belum tentu kita dapatkan yang baik. Apalagi kita berniat untuk merusak kebahagiaan orang lain? pasti tidak menutup kemungkinan kalau kebahagiaan kita direnggut oleh orang lain juga." ucap Abian kepada Erlita. Erlita menata putranya dalam-dalam.


"Sudah nak, tidak boleh seperti itu. Yang melakukan kesalahan kepada kita itu, ibunya. bukan Rizki. Dulu Rizki belum tahu apa-apa, dia masih kecil sama seperti kamu dulu. Karena umur kamu sama Rizki Itu tidak beda jauh, makanya Ibu kasihan melihatnya.


"Tapi kok bisa ya, kebetulan kakak sepupu kamu yang bertugas menangkap Rizki saat itu? apa ini sebuah kebetulan, atau unsur kesengajaan? tanya Erlita kepada putranya. "Tidak Bu, ini pasti kebetulan. Tidak mungkin Kak Gibran sengaja melakukan penangkapan terhadap Rizki, karena Kak Gibran sama sekali tidak mengenal Rizki.


"Apalagi seperti yang sebelumnya dikatakan oleh kak Gibran, kalau atasannya menugaskan dirinya untuk memberantas penyebaran obat-obat terlarang di lokasi itu." sahut Abian yang dibalas anggukan dari Erlita.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA TEMAN EMAK YANG LAIN


__ADS_2