
Nyonya Siti Halimah memilih meninggalkan rumah yang selama ini mereka tempati semenjak Nyonya Siti Halimah membina rumah tangga dengan Tuan Zulkifli. Ia menginap di salah satu Hotel ternama yang ada di Penang.
CCTV tersembunyi yang ia sambungkan langsung ke layar ponselnya ia perhatikan dengan seksama, Setelah nyonya Siti Halimah tiba di kamar hotel tempat ia menginap hari ini. Ia ingin mengetahui apa yang dilakukan oleh Tuan Zulkifli dengan asisten rumah tangganya Yulianti.
Sementara Tuan Zulkifli juga mengembangkan senyumnya, setelah mendapatkan pesan Whatsapp dari Yulianti, yang mengatakan kalau dirinya sangat merindukan sentuhan dari Tuan Zulkifli.
Saat itu juga Tuan Zulkifli langsung menghampiri Yulianti ke kamar yang selama ini ditempati Yulianti. Yulianti menyambut Tuan Zulkifli dengan hangat. Hingga keduanya pun benar-benar sudah lupa diri, mereka melakukan layaknya seperti apa yang dilakukan oleh suami istri. Saa seperti yang Meraka lakukan jika Nyonya Siti Halimah tidak berada dirumah.
Dari kejauhan Nyonya Siti Halimah terus memantau mereka melalui dari layar ponselnya. Yang mana kamera CCTV itu tersambung langsung ke kamar milik Yulianti. karena dugaan Nyonya Siti Halimah besar, jika Tuan Zulkifli dan Yulianti melakukannya di kamar Yulianti sendiri.
Saat Nyonya Siti Halimah melihat suaminya Tuan Zulkifli mengetuk pintu kamar milik Yulianti, netra Nyonya Siti Halimah membulat ia benar-benar terkejut ternyata dugaannya memang benar selama ini.
Nyonya Siti Halimah kembali melihat layar ponselnya yang mengarah ke kamar milik Yulianti. Alangkah terkejutnya dan seolah tak percaya Nyonya Siti Halimah melihat suaminya sedang bercumbu mesra dengan asisten rumah tangganya. Betapa sakitnya hati nyonya Siti Halimah atas pengkhianatan yang dilakukan oleh suaminya dengan asisten rumah tangganya sendiri.
__ADS_1
Nyonya Siti Halimah sudah merasa emosi, marah, dan tidak tenang. Ia menyaksikan permainan mereka melalui layar ponsel. Rasa sakit hati, emosi, dan juga dendam bercampur aduk.
Nyonya Siti Halimah menghubungi seseorang dengan menggunakan ponsel milik miliknya. Dia sudah berjanji pada dirinya sendiri, jika ia memiliki bukti yang kuat, maka dia tidak akan mengampuni Yulianti maupun suaminya.
"Jalankan rencana! bukti sudah ditangan." perintah Nyonya Siti Halimah kepada anak buahnya, karena penghianatan yang dilakukan oleh suami dan asisten rumah tangganya itu sudah membuat Nyonya Siti Halimah tidak bisa mengampuni Yulianti dan Tuan Zulkifli.
Tiba-tiba suara deringan ponsel milik Yulianti terdengar jelas di telinganya. Ia melihat di layar ponselnya kalau yang menghubunginya nomor ponsel Nyonya Siti Halimah. Membuat Yulianti benar-benar terhenyak. Ia pun bangkit dari pembaringannya setelah malam panas bersama Tuan Zulkifli telah membuat dirinya sedikit kelelahan.
Nyonya Siti Halimah meminta kepada Yulianti untuk menghantarkan sesuatu barang yang tertinggal ke bandara. Agar anak buah nyonya Siti Halimah memiliki kesempatan untuk menculik Yulianti. Yulianti pun berpamitan kepada tuan Zulkifli. Tuan Zulkifli pun mengizinkan Yulianti untuk pergi, tanpa ada sedikitpun rasa curiga. Bahkan ia pun memberikan kepada Yulianti uang tambahan jika Yulianti menginginkan sesuatu.
Beberapa langkah keluar dari rumah milik Tuan Zulkifli, sebuah mobil mewah sudah memantau Yulianti keluar dari rumah itu. Setelah Yulianti keluar dan berjalan berniat untuk mengantarkan sesuatu yang dipesanan Nyonya Siti Halimah, seseorang dari mobil mewah itu keluar menghampiri Yulianti.
dengan menawarkan bantuan untuk menghantarkannya barang dipesan oleh Nyonya Siti Halimah.
__ADS_1
Tampaknya Yulianti menolak, Tristan tidak suka yang namanya penolakan. Sehingga ia pun langsung menarik paksa Yulianti masuk ke dalam mobil karena, Yulianti terus memberontak dengan berat hati, Tristan memukul bagian kepala dan punggung Yulianti hingga membuat Yulianti pun tak sadarkan diri.
Tristan membawanya ke markas sesuai dengan arahan Nyonya Siti Halimah. "Perintah anda sudah kami laksanakan, target sudah di tangan dan saat ini Kami sedang menuju lokasi." ucap Tristan di dalam sambungan telepon seluler saat sambungan telepon selulernya tersambung kepada Nyonya Siti Halimah
"Bagus, kalau begitu good job. Tunggu aku di sana sekarang, Aku akan memberikan wanita penghianat itu pelajaran yang tak pernah bisa iya lupakan." ucap Nyonya Siti Halimah sambil tersenyum. Ia memiliki rasa dendam yang begitu dalam terhadap Yulianti, karena selama ini nyonya Siti Halimah sudah sangat baik kepadanya. Tapi apa yang ia perbuat? justru Yulianti menghianati sang majikan.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN
__ADS_1