MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA

MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA
BAB 93. PERNIKAHAN GIBRAN _MIDJ


__ADS_3

Di kota Dumai terlihat kondisi Yulianti semakin memprihatinkan. Terlihat ia sudah jalan ke sana kemari. Tertawa ha...ha.... hi....hi. Kadang tertawa kadang menangis dan juga ngobrol-ngobrol sendiri, terkadang juga marah-marah sampai dia mengejar mengejar seorang pria yang kebetulan berpas-pasan dengannya ia merasa Kalau pria yang ada di dekatnya itu, merupakan pria yang ingin menggoda dirinya dan minta dilayani olehnya.


Ia juga terkadang memanggil Memanggil nama Baskoro, membuat orang-orang yang kebetulan lewat dihadapannya merasa ketakutan bayang-bayang Baskoro yang menyiksa dirinya saat ia tinggal di rumah mewah milik Tuan Baskoro, selaku istri sirih Tuan Baskoro, masih terngiang di kepalanya. Sehingga nama Baskoro yang selalu di teriak-teriaki oleh Yulianti.


Orang-orang pun merasa ketakutan lewat dan berpapasan dengannya. Sehingga orang-orang menghindar. Ia pun terkadang ngorek sampah untuk mengambil sesuatu, lalu memakannya. Padahal makanan yang ada di tong sampah itu sudah tidak layak dimakan, tapi Yulianti memakannya dengan lahap.


Rizky dan Leo sama sekali belum mengetahui kondisi terbaru tentang ibu kandung mereka. Saat ini hidup Rizki dan Leo sudah tenang dan mereka kembali bersekolah dengan baik. Helena yang begitu perhatian terhadap Rizki dan Leo membuat Rizki dan Leo benar-benar begitu bahagia. Tidak menyangkan mereka dapat berkumpul kembali dengan ayah kandung mereka. Tapi ada yang mereka sayangkan, hingga saat ini mereka belum mengetahui kabar tentang ibu kandung mereka Yuliati.


Beberapa minggu kemudian acara pernikahan Gibran pun dilaksanakan. Di ruangan Ballroom sebuah hotel yang tampak sudah disulap begitu indah oleh wedding organizer yang dipilihkan oleh Mbak Sukarti sendiri dan juga abang Karim.

__ADS_1


Tampak acara ijab kabul dilakukan di ruang Ballroom itu juga, dan resepsi juga diadakan di sana. Itu sengaja dilakukan agar menghemat waktu, apalagi pihak keluarga perempuan berasal dari kota yang lumayan jauh dari kota ke Medan.


Tapi itu tidak masalah bagi Gibran. Acara ijab kabul pun berjalan dengan lancar dan tampak acara pedang pora pun dilaksanakan. Termasuk Abian juga berperan di dalamnya. Abian begitu bahagia melihat pernikahan sang kakak sudah berjalan dengan lancar. Dan sepertinya pasangan mempelai ini sama-sama saling mencintai dan memiliki kedudukan di dunia pemerintahan.


Erlita menatap Abian melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang aparatur negara, dan juga sebagai seorang adik sepupu dari Gibran. Erlita tidak menyangka Putra sulungnya saat ini sudah menunaikan tugasnya dengan baik,


Faisal dan Helena yang sudah berjanji kepada Gibran pasti akan menghadiri pesta pernikahan Gibran, mereka benar-benar menepati janjinya, datang ke acara pernikahan Gibran tapi mereka juga minta maaf karena Leo dan Rizki tidak dapat hadir berhubung karena mereka saat ini sedang bersekolah.


Tak tanggung-tanggung Faisal dan Helena menghadiahkan kado pernikahan untuk Gibran, satu unit rumah seharga 400 juta berada di kota Medan sebagai ucapan syukur mereka atas apa yang dilakukan Gibran kepada mereka yang dapat mempertemukan Faisal dengan kedua anaknya.

__ADS_1


Mereka merasa bangga, Gibran tidak meminta seberapa pun uang dari Helena saat mengurus Rizki sampai Rizki diizinkan di rehabilitasi dan ia pun dibebaskan. Gibran melakukan itu dengan tulus tanpa mengharapkan imbalan dari faisal. Hal itulah yang membuat Faisal merasa kalau Gibran benar-benar seorang aparatur negara yang jujur.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN

__ADS_1


__ADS_2