MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA

MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA
BAB 86. DIREHABILITASI _ MIDJ


__ADS_3

Mendapatkan penjelasan dari Alina, Faisal benar-benar menyesal telah membiarkan kedua putranya hidup bersama Yulianti, yang sama sekali tidak peduli terhadap kedua putranya. Yulianti lebih memilih memuaskan hidupnya sendiri dibandingkan memperhatikan kedua putranya.


"Apapun alasannya untuk saat ini, aku tidak ingin berpisah lagi setelah bertemu dengan kedua anak ku. Aku akan membawa rezeki dan Leo hidup bersamaku di kota Jakarta." Faisal memberi pengertian kepada Alina dan Mbak Nining.


Mbak Nining pun tidak dapat membantah kalau Leo kembali ke keluarganya yang sesungguhnya. Ia pun tidak menghambat keinginan Faisal, walaupun selama ini Mbak Nining sudah merasa nyaman Leo tinggal di rumahnya, agar ada yang menemani putranya.


Sementara di tempat lain Gibran masih bernegoisasi dengan atasan dan juga pihak terkait yang menjerat Rizki. Dan keputusannya Rizki hanya dapat dibebaskan dengan alasan dia harus direhabilitasi.


Setelah mendapat keputusan dari atasan dan juga dinas terkait di dalamnya, Gibran menghampiri Faisal. "Bagaimana Gibran apa permohonan kita disetujui oleh atasanmu?" tanya Faisal dan Helena yang tampak tidak sabar menunggu jawaban dari Brigadir Gibran.


Keputusan yang dapat diberikan oleh atasan saya dan juga dinas terkait, Rizki harus terlebih dahulu direhabilitasi. Itupun jika Om Faisal setuju." ucap Gibran memberitahu keputusan yang diberikan oleh atasannya.


Tampak Faisal bernafas lega. Setidaknya ada keputusan yang memihak kepada putranya. Itu karena putranya itu merupakan seorang korban. Ia sudah ketergantungan obat-obat terlarang karena kekurangan kasih sayang dari kedua orang tua, yang menjadikan dirinya terjerumus ke pergaulan bebas. Lagian umur Rizki masih tujuh belas tahun.


Tampak Helena dan juga Faisal benar-benar berterima kasih kepada Gibran dan juga Erlita. Berkat Erlita dan Gibran mereka dapat bertemu dengan kedua anaknya.


Alina dan Mbak Nining berpamitan untuk pulang sementara Faisal, Helena, Erlita, Gibran dan Leo memilih untuk istirahat terlebih dahulu di salah satu cafe yang lokasinya tidak jauh dari lapas. Sementara Rizki masih berada di balik jeruji besi sebelum surat-suratnya selesai diurus Mungkin esok harinya Rizki akan mulai direhabilitasi.

__ADS_1


****


Kini Rizky sudah berada di panti rehabilitasi, Faisal dan Leo Begitu juga dengan Helena berharap Rizki akan cepat pulih kembali. Besar harapan Faisal mereka dapat berkumpul hidup bersama. Iya ingin memberikan kasih sayang penuh kepada kedua putranya, yang selama ini tidak mereka rasakan.


"Terima kasih sayang atas dukunganmu selama ini kepada mas, kamu memang wanita yang sangat luar biasa. Aku sangat mencintaimu."ucap Faisal kepada Helena saat mereka berada di dalam perjalanan kembali ke kota Jakarta. Saat ini mereka kembali ke kota Jakarta tidak hanya berdua, melainkan bertiga. Rizky mungkin lain waktu. Ia akan dijemput oleh Faisal setelah Rizki dinyatakan pulih.


DI PENANG MALAYSIA


Nyonya Siti Halimah berniat untuk menemui suaminya yang sedang berada di kantor.


"Yuli! titip rumah ya, saya akan keluar sebentar." ucap Nyonya Siti Halimah kepada Yulianti.


Setalah Nyonya Siti Halimah berlalu dari rumah, Yulianti merasa dirinya memiliki kesempatan untuk menghubungi nomor ponsel milik Tuan Zulkifli. Karena Yulianti tidak mengetahui kalau Nyonya Siti Halimah, ingin pergi ke kantor suami.


Yulianti meraih ponsel miliknya yang tergeletak di atas tempat tidur miliknya, merasa dirinya memiliki kebebasan jika Nyonya Siti Halimah tidak ada di rumah.


Ia berniat menghubungi nomor ponsel Tuan Zulkifli

__ADS_1


Kring ....


Kring ...


Kring ....


Suara deringan ponsel milik Tuan Zulkifli yang berada di atas meja Kerjanya. Nyonya Siti Halimah yang baru tiba di ruang kerja suaminya, melirik ponsel milik suaminya yang berdering.


"Abi, kenapa tidak diangkat?


"Orang iseng aja itu umi, malas meladeni. Paling juga orang yang menawarkan asuransi." ucap Tuan Zulkifli berkilah. Agar istrinya tidak curiga kalau yang menghubungi nya Yulianti.


Sementara Yulianti tampak kesal karna sambungan telepon selulernya tidak tersambung kepada tuan Zulkifli. "Kenapa nggak di angkat sih." gumam Yulianti dalam hati yang tampak kesal.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN


__ADS_2