
Jhon mengeraskan rahangnya ketika Yulianti sedang bercengkraman dengan lelaki lain. Sama halnya yang di lakukan oleh sesama rekan Yulianti. Jhon masuk kedalam cafe dan langsung menarik tangan Yulianti meninggalkan tamu yang di layani Yulianti. Yang tampak tangan tamu itu begitu jahil meraba gunung kembar milik Yulianti.
Tapi Terlihat Yulianti adem adem Saja. Tidak merasa keberatan atas perlakuan tamu itu. Dan tampaknya ia menikmati apa yang di lakukan sang tamu. Baginya itu sudah biasa, asalkan sang tamu memberikan uang tip yang lumayan untuknya.
Bahkan Sesekali Yulianti juga membalas dan membelai si pria hidung belang yang membutuhkan pelayanan eksklusif darinya.
"Lepaskan aku!" terikat Yulianti saat Jhon menarik tangan Yulianti agar menjauh dari tamu yang jahil terhadapnya.
"Kamu ini apa apa sih?
"Ngapain kamu disini?"
"Ya kerja lah." tidak mungkin aku tidur disini." ucap Yulianti setengah berteriak. Terlihat Yulianti juga sudah dibawah pengaruh alkohol.
"Ayo pulang!" pinta Jhon.
"Tidak!" Aku tidak mau pulang. Memangnya siapa kamu ngatur ngatur hidupku?hah!" teriak Yulianti sudah semakin geram kepada Jhon.
__ADS_1
"Ayo Pulang!"
Yulianti menghempaskan tangan Jhon dan meminta petugas keamanan disana untuk mengusir Jhon secara paksa. Tapi Jhon kekeh tidak ingin pergi dari sana, sebelum Yulianti ikut pulang bersamanya.
Karna Jhon bersikeras tidak mau pergi dari cafe itu, Tamu yang sebelumnya di layani oleh Yulianti angkat bicara. Ia merasa terganggu dengan kehadiran Jhon yang mengundang keributan dan juga merasa terganggu karna sebelumnya Yulianti sudah janji akan melayaninya dengan pelayanan eksklusif.
"Hai bro, Kamu dengar ngak Yuli sudah tidak menginginkan kamu lagi? dan tolong jangan mengganggu ketenangan kami disini." ucap pria yang dilayani Yulianti sebelumnya.
"Eh, siapa kamu ikut campur urusan orang?" hah! teriak Jhon.
"Beberapa orang pria bertubuh tinggi tegap datang menghampiri Jhon dan menghajar Jhon habis habisan hingga tak berdaya. Sementara Yuli sama sekali tidak perduli sama sekali. Dan memilih untuk melayani tamunya setelah sang tamu kembali ke tempat duduknya.
Yuli berusaha meminta maaf kepada Pria itu, berharap Pria itu tidak kecewa terhadap Yuli, Karna Jhon mengganggu ketenangan mereka. "Sayang my honey, maaf Yach gada gara laki laki sialan itu, membuat kita terganggu." ucap Yulianti kepada sang pria.
"Siapa dia sebenarnya?"
"Tidak siapa siapa kok sayang, Hanya saja dia pernah datang kemari. Dan sepertinya laki laki itu terobsesi kepadaku." ucap Yulianti berkilah. Berharap sang pria masih ingin menggunakan pelayanan eksklusif darinya.
__ADS_1
"Humm... sepertinya tidak hanya aku yang tertarik kepada mu Yach, itu berarti pilihanku tidak buruk." ucap sang pria berusia paruh baya itu sambil langsung memberikan kecupan di bibir manis Yuli. Perlahan kecupan itu semakin mendalam hingga keduanya larut dalam suasana.
Sementara di tempat lain Terlihat Erlita sudah menutup warung sembako miliknya. Dan langsung menghampiri ketiga anaknya yang sedang asyik menonton film kartun kesukaan mereka. Abian yang menyadari kehadiran ibunya, langsung mengembangkan senyumnya.
"Ibu capek?" tanya Abian sambil menghampiri Erlita yang sudah ikut bergabung dengan ketiga anaknya. Erlita bersyukur memiliki anak yang baik dan tidak banyak menuntut. Apalagi dengan Abian yang terlihat memahami situasi Ibunya.
"Bu apa bapak tidak akan pernah datang lagi?" tanya Abian.
"Entahlah nak, ibu juga tidak tahu.Yang ibu inginkan Kalian baik baik, dan rajin belajar. Kelak kalian akan menjadi orang yang berguna bagi Nusa dan bangsa.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
SAMBIL MENUNGGU KARYA INI UP, YUK MAMPIR KE KARYA BARU EMAK " PENGORBANANKU DI HARGAI DENGAN PENGKHIANATAN."
__ADS_1