
"Maaf Pak, Tapi siapa yang menjenguk kakak saya. Saya baru datang dari Dumai. Bagaimana mungkin ada orang yang menjenguk kakak saya? paling Jika ada yang menjenguk kakak saya, hanya saya dan tante saya ini. ucap Leo merasa tidak percaya apa yang diucapkan oleh petugas itu kepada mereka.
"Maaf, tapi sepertinya orang yang menjenguk Rizki masih ada di dalam. Jika kalian tidak percaya, kalian Langsung bisa bertemu dengan mereka." ucap petugas itu sambil menuntun mereka menemui Gibran. Erlita, Helena, dan faisal yang masih berdiri di ruangan tunggu.
Ia melihat di ruang tunggu tidak ada sosok kakaknya.
" Maaf Pak, Tapi Kakak saya tidak ada di sini." ucap Leo mengalihkan atensi Faisal mendengar suara seseorang yang tiba-tiba berada di ruangan yang sama dengan mereka.
"Tapi mereka yang menjenguk Rizki saat ini." ucap petugas itu yang mampu membuat Leo, Alina, dan Mbak Nining terhenyak
"Maaf kalian siapa ya? Ada apa menjenguk kakakku Rizki." ucap Leo membuat Faisal dan Erlita terhenyak. Erlita yang mengenal sosok Leo pun langsung membalikkan tubuhnya.
"Erlita menghampiri Leo, Leo kamu di sini? "Bukankah selama ini kamu di Dumai? tanya Erlita penuh selidik
"Iya Tante, selama ini aku di Dumai bersama Tante Nining. Ada apa ya tante, tante menjenguk kakak saya?" ucap Leo kepada Erlita yang tampak terkejut melihat kehadiran Erlita di sana menjenguk kakaknya.
lagi lagi tangis Faisal pecah melihat kehadiran Putra keduanya. Leo yang sama sekali juga tidak mengenali dirinya.
"Leo sini, nak." ucap Erlita sambil meraih tubuh Leo kepelukannya. Ia tau kalau anak Yulianti selama ini tidak salah, yang salah selama ini terhadap Erlita itu, Yulianti sendiri. Sehingga ia menaruh empati kepada Leo dan Rizki.
"Ini ayah kandung kamu nak." ucap Erlita yang mampu membuat Leo terkejut.
__ADS_1
"Tante ada-ada saja. Leo tidak memiliki seorang Ayah. Dan kata ibu ayah Leo sudah meninggal dan berada di surga." ucap Leo yang mampu membuat Faisal semakin menangis histeris.
"Tidak Nak, kamu duduk dulu. Nanti akan Ibu ceritakan hal yang sebenarnya." ucap Erlita mempersilakan Leo untuk duduk di sana agar lebih santai berbicara. Sebelum Leo bertemu dengan sang kakak Rizki. Ketika Erlita berbicara dengan Leo, Faisal dan Helena Begitu juga dengan Nining dan Alina. Gibran berlalu dari ruangan itu, berniat untuk berbicara dengan petugas-petugas yang ada di sana. Ia ingin mengetahui seberapa besar kemungkinan pihak terkait mengabulkan permohonan Faisal.
Faisal memeluk Leo. leo hanya diam saja tidak merespon apa-apa. Seolah Dirinya belum percaya kalau lelaki yang ada di hadapannya itu merupakan ayah kandungnya sendiri.
Perlahan demi perlahan Erlita pun menceritakan yang sebenarnya kepada Leo. Membuat Leo, Nining dan Alina benar-benar terkejut. Ternyata selama ini ibu kandungnya telah membohongi mereka, kalau ibu kandung mereka sudah mengatakan ayah mereka sudah meninggal. Ternyata saat ini masih sehat walafiat, dan berdiri kokoh di hadapannya.
Saat mendengar cerita kenyataan yang sebenarnya, Leo Pun menangis sesungguhkan. Ia merasa bersyukur dapat bertemu kembali dengan ayah kandungnya, yang selama ini ia rindukan.
"Ayah....." tangis Leo yang mampu membuat orang orang yang ada di sana tidak dapat membendung air mata mereka, melihat pertemuan anak dan ayah yang sudah sangat lama terpisah.
Erlita kembali memohon kepada petugas yang ada di sana untuk mempertemukan Rizki dengan Leo. Begitu juga dengan Faisal dan permohonan Erlita dikabulkan oleh petugas. Rizki kembali dibawa petugas bertemu dengan Leo. Tampak ketiganya pun langsung menangis sesungguhkan Mereka pun saling berpelukan melepas rindu.
"Ayah tidak akan membiarkan kalian kekurangan kasih sayang seorang ayah lagi. Ayah akan membawa kalian ke Jakarta, dan kita hidup bersama ayah dan juga mama Helena." ucap Faisal kepada Leo dan juga Rizki yang mampu membuat Leo dan Rizki terhenyak. Ia menatap wanita yang hidup bersama ayahnya selama ini. Dari tatapan mereka, Leo dan Rizky seolah ingin mempertanyakan persetujuan dari Helena.
"Iya nak, kalian akan Ibu dan Ayah bawa ke Jakarta hidup bersama dengan ibu dan ayah." ucap Helena meyakinkan Leo dan Rizki. membuat Meraka semakin menangis histeris. Rizki mengira tidak mungkin rasanya bisa hidup dengan ayah dan ibu barunya. karena dirinya masih mendekam di dalam penjara.
"Bagaimana mungkin Bu, aku bisa hidup bersama kalian di Jakarta bersama adik Leo. sementara Ibu tahu sendiri hukuman rezeki divonis oleh hakim lima belas tahun penjara. Dan itu bukan waktu yang singkat Bu." ucap Rizky kepada Helena.
"Jangan khawatir, ibu akan berjuang membebaskanmu dari sini. Percaya sama ibu." ucap Helena meyakinkan Rizki membuat Rizki terhenyak mendengar pengorbanan yang akan dilakukan oleh ibu sambungnya itu.
__ADS_1
"Ibu serius ingin membebaskan Rizki?
"Ibu serius nak, asalkan kamu benar-benar berubah dan jangan lagi jatuh ke lubang yang sama. Kamu menjadi anak yang baik dan berhasil kelak. Jika kamu bebas dari sini, nanti akan Ibu urus kembali agar kamu dapat melanjutkan sekolah kamu." ucap Helena yang mampu membuat Faisal semakin menangis histeris. Ternyata wanita yang menjadi pendamping hidupnya saat ini benar-benar tulus menyayanginya dan menyayangi kedua anak-anaknya.
Faisal langsung memeluk Helena. " Terima kasih sayang, kamu memang wanita yang sangat luar biasa. Aku tidak menyangka kamu benar-benar sayang kepada kedua anak-anakku." ucap Faisal kepada Helena.
"Jangan seperti itu mas. Anak mas, anak Helena juga." ucapnya yang mampu membuat tangis Faisal semakin pecah. Erlita pun tak mampu membendung air matanya melihat keempat orang yang melepas rindu itu , begitu juga dengan Alina dan Mbak Nining.
"Alina, aku mau tanya sama kamu. Apa kamu mengetahui keberadaan Yulianti saat ini? tanya Erlita sambil menghampiri Alina. tampak Alina melirik ke arah Mbak Nining. lalu Mbak Nining menganggukkan kepalanya, pertanda Ia setuju memberitahu kalau saat ini Yulianti berada di negeri Jiran Malaysia.
"Yulianti untuk saat ini sudah tidak berada di negara ini lagi. Dia bekerja di negeri Jiran Malaysia. Awalnya dia diberangkatkan oleh Mbak Nining, karena dirinya melarikan diri dari Tuan Baskoro suaminya. Yang kerap sekali menyiksa hidupnya karna memiliki kelainan $3ksu@l. Tapi ia dilimpahi dengan harta kekayaan.
Karena merasa tidak tahan lagi, ia meminta bantuan kepadaku. Agar aku menyelamatkannya dari pria jahanam itu. Aku pun langsung membawa Yulianti ke Dumai dan Mbak Nining mengirimnya bekerja di Malaysia." ucap Alina berterus terang kepada Erlita yang dapat didengar oleh Faisal dan juga Helena.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN
__ADS_1