MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA

MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA
BAB 97. KABAR TERBARU YULIANTI _ MIDJ


__ADS_3

Kini Yulianti sudah berada di rumah sakit jiwa. setelah Nining melaporkan ke Dinas sosial dan dinas terkait. Mbak Nining juga menghubungi nomor ponsel Erlita, agar Erlita dapat memberitahu kepada Leo dan juga Rizki kalau ibu kandung mereka saat ini berada di rumah sakit jiwa.


Berharap mereka dapat bertemu kembali dengan Yulianti. Setelah Mbak Nining menghubungi nomor ponsel Erlita, dan memberitahu kepadanya, kalau saat ini Yulianti sudah berada di rumah sakit jiwa, Erlita langsung menghubungi nomor ponsel Helena berharap dia dapat berbicara langsung dengan Rizki dan juga Leo.


Kring .....


Kring .....


Kring ....


suara Deringan ponsel milik Helena terdengar jelas di telinganya. Helena yang sedang bersantai menonton televisi di ruang tamu, ia Pun meraih ponselnya yang ia letak di atas meja.


Helena melihat di layar ponselnya kalau Erlita yang menghubungi dirinya, Helena langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya agar sambungan telepon sebenarnya tersambung kepada Erlita.


"Halo Assalamualaikum Mbak Erlita apa kabar? Sapa Helena dari ujung klepon


"Waalaikumsalam Helena, alhamdulillah kabar Aku baik. Bagaimana dengan kamu? dan juga anak-anak?"


"Alhamdulillah kondisi kami di sini baik-baik saja dan semuanya sehat."sahut Helena di dalam sambungan telepon selulernya.


"Oh iya, Apakah aku boleh berbicara dengan Leo?

__ADS_1


"Kenapa tidak, Mbak. Kebetulan Leo ada di rumah. Sebentar ya Mbak, biar aku panggilkan.


Helena beranjak dari tempat duduknya menghampiri Leo yang sedang belajar di kamarnya.


"Leo ada telepon untukmu dari Tante Erlita, coba kamu bicara dengannya, siapa tahu ada hal penting yang ingin dibicarakannya." ucap Helena kepada Leo dengan ramah dan penuh senyuman.


Helena memberikan ponselnya kepada Leo, dan Leo langsung meraihnya dan menempelkannya di telinga.


Halo Assalamualaikum Tante."sahut Leo di dalam sambungan telepon selulernya.


Erlita pun memberitahu masuk dan tujuannya menghubungi Leo membuat. Leo pun benar-benar terkejut mendengar kabar terbaru tentang Yulianti ibu kandungnya.


"Iya sayang, Tante Nining sendiri yang memberitahu kepada tante, jika ada waktu kamu boleh mengunjungi mama kamu di sana. Tapi Sebelumnya, kamu harus meminta izin kepada Papa dan Mama kamu, Mama Helena."ucap Erlita di dalam sambungan telepon selulernya.


"Nanti, aku akan coba berbicara kepada Bapak dan mama Helena, Siapa tahu mereka juga bersedia ikut untuk melihat kondisi ibu di sana." sahut Leo setelah selesai berbicara Erlita pun memutuskan sambungan telepon selulernya.


Leo menangis sesungguhkan setelah selesai berbicara dengan Erlita membuat Helena pun penasaran. Helena meraih tubuh Leo kepelukannya, lalu ia pun perlahan bertanya apa yang menyebabkan Putra sambungnya itu menangis sesenggukan setelah menerima sambungan telepon seluler dari Erlita.


Lalu Leo memberitahu hal yang sebenarnya, membuat Helena tidak kalah terkejut dari Leo.


Malam harinya ketika keluarga mereka sudah berkumpul termasuk Rizki dan Faisal berada di rumah sedang menikmati menu makanan malam.

__ADS_1


Helena dan Leo membicarakan hal tentang keadaan Yulianti yang sebenarnya di rumah sakit jiwa tepatnya di kota Dumai. Hal itu membuat Faisal juga terkejut. Sementara Rizky hanya biasa saja. Tak ada respon apa-apa darinya. Justru kata-kata yang ia keluarkan membuat Helena dan faisal Begitu juga dengan Leo tercengang.


"Itu karma untuk seorang ibu yang mampu menelantarkan anaknya. Dan memberikan kedua anaknya makan uang haram." kata-kata itu yang keluar dari mulut Rizki membuat Faisal dan Helena saling bertatapan.


"Sssstt, tidak boleh begitu sayang, karena bagaimanapun kamu itu terlahir dari rahim Mama Yulianti. Kamu tidak boleh ngomong begitu sayang." ucap Helena dengan lembut kepada Putra sambungnya.


Akhirnya mereka pun sepakat untuk menjenguk Yulianti yang sedang berada di rumah sakit jiwa di kota Dumai.


Sementara di tempat lain, tempatnya di kota Medan. Terlihat John Kurniawan menjalani hari-harinya seperti biasa berjualan online. Dia sudah sedikit putus asa ingin rujuk Kembali dengan Erlita. Berkali-kali ia ingin rujuk, tapi berkali-kali juga Erlita menolaknya. Harapannya pupus sudah, sehingga ia menghabiskan waktunya untuk berbisnis online yang sudah ia geluti Bersama sang kakak.


Abian yang saat ini sedang disibukkan dengan aktivitasnya menjadi seorang polisi, membuat dirinya sudah jarang bertemu dengan Erlita dan kedua adiknya. Terkadang Arini dan Aska membujuk Erlita untuk menghubungi Abian, karena mereka sangat merindukan sosok kakak yang mereka sayangi.


Walaupun Abian dalam keadaan bertugas, akhirnya Erlita pun memenuhi permintaan kedua anaknya. Tidak salah mereka merindukan sosok kakak kandung mereka. Kedekatan Abian dan kedua adiknya membuat kedua adiknya sulit untuk berjauhan dengan sang kakak. Sehingga setiap hari mereka harus melakukan sambungan video call untuk melepas rindu.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN

__ADS_1


__ADS_2