
" Apa kabar Dr. Smith?" Menghampiri Smith.
" Baik Enzio.." balas Smith beranjak dari kursi.
Enzio memberi tangan pada Smith lalu kedua nya saling berpelukan.
" Maaf, aku datang ke sini karena aku sangat bahagia mendengar kabar istri ku positif hamil..sampai sampai aku tidak melihat anda Dr. Smith."
" Tidak apa apa..Aku senang dengan kedatangan mu."
" Baiklah..Viona papa tinggal dulu, kalian berdua makan siang lah di sini Andrea sedang memasak untuk kita."
" Iya Papa Smith."
" Terimakasih Dr.Smith." balas Enzio.
Smith lalu meninggalkan Viona dan Enzio berdua, Smith menuju dapur ingin menemui kekasih nya yang sedang memasak. Smith mencium harum masakan yang di buat Andrea melihat Andrea sibuk mengelola makanan bersama pelayan, nampak Andrea dan pelayan memasak sambil berbincang bincang dan tertawa. Smith hatinya merasakan kehangatan dalam rumah dengan keberadaan Andrea juga kedatangan Viona dan Enzio.
" Heumm..harum sekali, kau memasak apa sayang?"
Pelayan ketika tahu Smith masuk dapur ia bergegas pamit mengerjakan pekerjaan lain.
" Nyonya saya tinggal dulu ya."
" Iya..terimakasih sudah membantu ku."
" Iya Nyonya." ucap nya dengan membungkukkan badan.
Pelayan pun berlalu, Smith langsung memeluk Andrea yang masih menggunakan celemek.
__ADS_1
" Kau sudah lapar Dokter cinta ku hmm?"
Smith tersenyum dengan ucapan Andrea membuat hati nya jadi merekah.
" Iya sayang kau memang pintar memasak, harum masakan mu sampai di luar."
" Terimakasih Dokter ku."
Setelah pelayan itu pergi Smith mencium bibir Andrea, Andrea membalas pagutan Smith decapan suara ciuman kedua terdengar di ruangan dapur itu.
Smith nafasnya mulai berat, rasa ingin bercinta dengan Andrea sudah besar namun mengingat kehadiran Viona dan Enzio ia harus menahan nya dulu. Smith melepas pagutan dari bibir Andrea.
" Ndrea.."
" Hmm."
" Sabarlah dulu.. aku pun belum selesai memasak masih ada Viona dan Enzio, mereka juga pasti mengerti kita."
" Yeahh..dan kau menginap yaa, sore ini aku harus kerumah sakit."
" Baiklah..dan sekarang kau duduk! kau menganggu ku memasak."
" Apa masih lama?"
" Sedikit lagi masakan akan matang."
" Baik aku menunggu di sini saja."
,
__ADS_1
,
,
,
Smith Andrea Viona dan Enzio kini sedang menyantap makan siang mereka makanan yang di sajikan Andrea sangat cocok di lidah Enzio dan Viona. Masakan yang sangat enak Viona kagum dengan Andrea membuat masakan khas Perancis yang lezat.
" Masakan Tante nikmat boleh aku di ajarkan membuat makanan seperti ini?"
" Tentu saja Viona, kau berkunjunglah ke rumah ku atau kalau aku sedang di sini kita bisa memasak bersama."
" Boleh Tante..aku ingin memasak makanan ini untuk suami ku." matanya sambil melirik sesaat pada Enzio.
Enzio pun tersenyum pada Viona Dengan menangkup punggung tangan Viona tanda mengijinkan.
" Tentu saja sayang." balas Enzio dengan anggukan.
Enzio dan Viona sudah kembali pulang Smith dan Andrea masih membereskan dapur mencuci peralatan dan piring kotor, kedua nya memang sudah sering melakukan berdua tanpa meminta pelayan. Sengaja karena Smith dan Andrea suka bersih bersih dengan begitu menambah ke intiman hubungan mereka, Smith dan Andrea saling bertukar pikiran kegiatan mereka di dapur menciptakan kemesraan.
Malam harinya setelah Smith menunaikan tugas sebagai seorang Dokter Smith tiba pukul 9 malam, Andrea setia menunggu Smith dan langsung menyiapkan makan malam untuk Smith.
" Kau lapar? aku sudah membuat kan makanan untuk mu."
" Iya Ndrea.."
" Mandilah aku menunggu mu disini."
" Baik sayang."
__ADS_1