Merawat Tuan Arrogan

Merawat Tuan Arrogan
Jam Jam Rawan


__ADS_3

Sesuai janji Nicholas ia sudah menikahi Caroline setelah melahirkan Quinn, Nicholas dan Caroline menikah di dalam tahanan wanita. 2 Minggu setelah nya Nicholas datang menjemput Caroline.


" Ayo Caroline..kita keluar dari sini."


Caroline dan Nicholas berjalan beriringan dengan bayi Quinn di gendongan Caroline, mereka di kawal dengan sipir wanita di belakang mereka.


Sampai di pintu terakhir menuju keluar, sipir itu membukakan pintu untuk mereka.


" Hati hati di jalan Nyonya..dan jangan balik lagi kesini." ucap sipir wanita.


Caroline hanya mengangguk.


" Terimakasih ya..sudah banyak membantu kami." balas Caroline.


" Iya Nyonya" lalu sipir itu meminta sesuatu pada Nicholas. " Tuan Nicholas?" sambil mengangkat dua alis nya.


Nicholas langsung mengeluarkan uang untuk sipir itu, sipir itu tersenyum Nicholas selalu memberi uang yang banyak.


" Ini..uang terimakasih saya."


" Terimakasih Tuan."


Mobil yang di kemudikan Nicholas segera pergi dari tempat yang dihindari oleh manusia, Nicholas membawa Caroline serta Quinn kerumah yang baru di belinya berkat kerjasamanya dengan Enzio.


,


,

__ADS_1


,


,


,


,


Pukul 12.00 WET, Enzio terbangun sudah kebiasaan nya ia ingin bekerja di malam hari mengecek laporan hasil perusahaannya. Tangannya meningkap selimut tebal yang menutupi tubuh nya cuaca saat ini sedang musim dingin sebelum beranjak dari ranjang tempat tidur matanya melihat istrinya sangat nyenyak tidur nya sebelum beranjak dari ranjang tidur Enzio membelai wajah istrinya dahulu, ia membiarkan Viona tetap tertidur. Enzio sudah tidur banyak pantas saja kebiasaannya bangun di tengah malam untuk bekerja di ruangannya begitupun juga Viona semenjak menikah dengan nya ikut kebiasaan Enzio jam 9 sudah istirahat.


Ia masuk keruangan kerjanya dan mulai berkutat dengan laptop nya Enzio mulai fokus bekerja. Viona membuka matanya menyadari suami nya tidak berada di samping nya, Viona sudah tahu Enzio sedang berada di ruangan kerja ia tidak mau mengganggu suaminya bekerja tapi ia akan bangun membuatkan kopi untuk Enzio.


Viona segera membuatkan kopi untuk Enzio, ia melangkah masuk keruang kerja suaminya dengan membawa secangkir kopi di tangannya, Enzio sempat melirik pada Viona saat membawakan kopi untuk nya.


" Suami ku ini kopi nya ya." sambil meletakan cangkir kopi di sisi meja.


Jangan harap Viona mengajak Enzio bicara kalau suaminya sedang fokus bekerja pasti tidak akan di tanggap nya. Viona kembali ke kamar ia ingin tidur karena kedua matanya masih sangat ngantuk.


2 jam berkutat pada layar laptop, Enzio sudah selesai dengan pekerjaan nya. Ia kembali ke kamar namun ia merasa bergairah juniornya sudah mengeras. Ini sudah pukul 2 pagi, jam jam seperti ini yang suka di hindari Viona jam jam nya rawan buat Viona. Istrinya sudah hapal kebiasaan suaminya akan mencengkeramnya mengajak dirinya bercinta setelah suaminya selesai bekerja. Dan Viona pura pura tidur pulas.


Sampai di sisi ranjang tempat tidur, Enzio berdiri menatapi punggung cantik Viona yang posisi tidurnya miring. Tangannya lalu melepas baju tidur nya, Enzio telanjang dada. kemudian Ia menarik selimut tebal yang menutupi sampai dada Viona. Namun Viona reflek tangan nya menarik menahan selimut yang di tarik Enzio. Enzio ingin tertawa.


" Kau pura pura tidur pulas rupanya."


Viona mulai merengek agar Enzio jangan menganggu nya.


" Euhhhhgg..suami ku..aku ngantuk." matanya sambil terpejam.

__ADS_1


Enzio merebahkan tubuhnya dan merapatkan dada bidangnya ke punggung Viona tangan nya melingkar di pinggang Viona.


" Bangun sayang! aku lagi pingin." ucapnya di telinga Viona.


" Suami ku..hampir tiap hari, kau lama lagi.." keluh Viona.


" Lama apa nya sayang?' ucapnya lembut sambil jarinya menggelitik lubang telinga Viona.


" Euhh..suami ku kau tidak lihat mataku ngantuk berat."


" Tidak..akan aku buat kau tidak mengantuk."


Viona merengek kembali, namun bagi Enzio Viona merengek sangat manja.


" Suami ku..besok saja tunda dulu!"


" Tidak bisa!"


Enzio sudah tidak tahan gairahnya sudah memuncak tangan nya menarik tali satu busana tidur istrinya sampai putus. Lalu busana tidur bagian bawahnya Enzio robek.


Kreekk kreekk.


Busana tidur Viona di robek lebar lebar sampai dada Viona. Viona tidak mempedulikan busana tidurnya di robek Enzio, menampakan paha dan pinggul Viona. Enzio mulai beringas di abaikan Viona.


" Ayo bangun sayang!'


Enzio membalikkan tubuh Viona menghadap Enzio dan menindih tubuh Viona. Viona masih pura pura tidur pulas.

__ADS_1


__ADS_2