Merawat Tuan Arrogan

Merawat Tuan Arrogan
Apa Syaratnya Nick?


__ADS_3

Viona melangkah memasuki gedung kantor Enzio ia memenuhi permintaan suaminya datang ke kantor Enzio siang itu, penampilan Viona memang sudah berubah dari rambut sampai kaki. Sadar dengan siapa yang di dampingi nya ia harus menyesuaikan penampilan sesuai momen nya. Busana yang di pakainya untuk ke kantor Enzio saat ini dress semi kantoran terusan sampai lutut membentuk pinggang warna abu abu gelap sangat feminin dan anggun.


TOK TOK


Viona mengetuk pintu, Enzio langsung membukakan pintu untuk istrinya yang sudah didepan di pintu CEO.


" Halo sayang..masuk lah."


" Iya."


" Duduk lah dulu aku masih menunggu Erick dan Sam."


" Iya suami ku."


Viona dan Enzio sama sama menaruh bokongnya duduk di sofa. Enzio langsung menggenggam tangan Viona sambil mengecup punggung tangan istrinya.


" Aku tidak membawa makan siang mu..kan kita akan makan siang di luar dengan klien mu bukan?"


" Tapi aku sudah lapar sayang." sambil pegang perut.


" Eugh?" matanya melirik.


Benar saja baru Enzio bilang sudah lapar Viona mendengar suara perut Enzio yang sudah keroncongan.


" Suami ku bagaimana ini? kau kan tidak boleh telat makan perut mu sudah bunyi."


" Aku telpon Erick dulu."


Enzio langsung mengeluarkan ponsel ia akan menelpon Erick di suruh nya membawa makanan. 20 menit Erick dan Sam datang sambil menenteng makanan untuk Enzio.


" Tuan Zio..ini makanan yang Tuan pesan."


" Kalian kenapa lama sekali?"


" Tuan telp kami sudah di depan gedung ini kami terpaksa balik lagi membeli makanan dulu."

__ADS_1


" Suami ku, kau makan dulu..!"


" Iya sayang."


Viona tangan nya langsung membuka makanan dengan gerakan cepat.


" Aku suapi."


Enzio tersenyum, Viona mulai menyuapi Enzio sedang kan Erick dan Sam yang hanya menonton.


" Rick ngapain kita jadi nontonin mereka?" ucapnya bisik.


" Kita tunggu di mobil saja..dari pada kita jadi obat nyamuk di sini.. Ayo Sam kita keluar"


" Tuan Zio kita tunggu di luar, permisi!"


😍😍


Pertemuan Enzio dengan pengusaha asal Jepang itu di adakan di sebuah privat room restoran. Pertemuan kedua belah pihak adalah sebagai tanda pengenalan mereka. Pengusaha asal Jepang itu mengajak Enzio menjadi mitranya. Dan apa bila perusahaan Enzio memenuhi syarat, Tuan Hiroyuki siap menggandeng bekerja sama dengan perusahaan Enzio yaitu peluncuran produk baru komputer jinjing dan televisi.


Enzio Erick dan Sam sangat serius dengan pembahasan kerjasama yang sedang di sampaikan oleh Tuan Hiroyuki yang sama sama juga di dampingi oleh sekertaris nya.


Pengusaha asal Jepang itu, meminta Enzio jangan sendirian saja harus ada mitra yang mendampingi Enzio, tentu nya yang Enzio sangat percayakan agar bisa memenuhi syarat.


" Baik Tuan Hiroyuki..saya siap dan akan penuhi syarat itu."


Enzio lalu meminta Erick untuk menghubungi sahabatnya Nicholas.


" Erick..kau hubungi Nicholas sekarang!"


" Baik Tuan Zio."


Nicholas segera meluncur dari kantornya ke tempat Enzio yang sedang menunggunya hari itu juga. Sampai di restoran itu Nicholas langsung di perkenalkan oleh Enzio, Hiroyuki dan Nicholas langsung berjabatan tangan. Nicholas memperkenalkan dirinya dengan menggunakan bahasa Jepang.


Enzio menahan senyum melihat Nicholas sejak kapan sahabat nya itu bisa bahasa jepang, sahabat nya itu sangat percaya diri.

__ADS_1


Selesai pertemuan itu, Hiroyuki Enzio dan Nicholas menjalin kesepakatan, Enzio akan memenuhi syarat itu dan Hiroyuki akan mengunjungi perusahaan Enzio 2 hari lagi.


Setelah Hiroyuki dengan istrinya dan juga sekretaris Hiroyuki kembali pulang. Enzio Erick dan Sam juga Nicholas masih di ruang privat itu mereka kembali berdikusi tentang kesepakatan kerjasama dengan Hiroyuki.


" Nick sejak kapan kau bisa bicara bahasa Jepang?"


" Yaa..aku cuma bicara bahasa Jepang nekat Zio yang penting Hiroyuki tahu maksud nya."


Enzio hanya menggelengkan kepala dengan kelakuan sahabat nya itu


" Jadi bagaimana kau sanggup, Nick?"


" Aku sanggup memenuhi syarat Mr. Hiroyuki


" Oke kalau begitu." balas Enzio.


" Tapi kau juga harus memenuhi permintaan syarat ku..Zio."


" Apa itu Nick?" dengan wajah serius.


Sebelum nya Nicholas meminta Enzio untuk bicara berdua saja di ruangan privat itu.


" Erick Sam kalian berdua kembali ke kantor saja dulu."


" Baik Tuan Zio."


Setelah Erick dan Sam keluar, Nick dan Zio mulai bicara.


" Apa syaratnya Nick?"


" Kalau sampai aku bisa memenuhi syarat itu dan Mr.Hiroyuki menerima kerjasama kita."


Enzio makin penasaran.


" Lalu?"

__ADS_1


" Aku mau kau lepas kan Carol!"


Deg.


__ADS_2