
Dua mobil sedan hitam sudah memasuki pelataran gedung megah milik Enzio, Enzio Sang induk perusahaan yang bergerak di bidang teknologi digital, N'zioTech Company itu telah kembali. Walau Enzio menggunakan kursi roda tetap tak menghilangkan Aura kepemimpinan nya. Selama di rawat ia sempat mengalami keterpurukan. Label cacat berjalan ia tetap percaya diri. Enzio hadir untuk melindungi perusahaan nya di bawah kepakkan sayapnya.
Hari ini Enzio akan menjumpai dengan para pemegang saham yang telah bergabung dengan perusahaan Enzio, perdana. Ia akan merevisi perusahaan bahwa dirinya tetap bertanggung jawab.
Viona perawat pribadi Enzio mendorong kursi roda Enzio itu kedalam kantor, nampak para karyawan di dalam melihat pemimpin mereka dengan seorang perawat menatap kagum ada juga yang iba pada boss mereka. Mereka menyambut kedatangan Enzio dengan ramah. Viona tetap tenang dengan tatapan para karyawan ia hanya fokus pada pasiennya.
Viona mendorong kursi roda Enzio sampai keruangan kantor pasiennya, juga di susul oleh Sam dan Erick.
" Erick Sam, kalian lebih dulu masuk keruangan rapat."
" Baik, kami duluan Tuan Enzio."
Setelah Erick dan Sam meninggalkan Enzio dan Viona, Enzio ingin bicara pada Viona.
" Viona."
__ADS_1
" Iya Tuan."
" Kau tetap di belakang ku!"
" Eum..baik Tuan."
Enzio merasa dirinya akan lebih percaya diri bila Viona di belakang kursi rodanya.
" Ayo Viona!"
Enzio telah masuk, orang orang di dalam ruangan langsung menatap Enzio duduk dengan kursi roda bersama seorang perawat. Mereka berdiri memberi hormat pada Enzio yang sudah berada di tengah. Enzio mengangguk pada mereka tanda ucapan terima kasih lalu mereka duduk kembali.
Enzio mulai memimpin rapat, Enzio bicara memberi pengertian pada mereka bahwa dirinya masih bertanggung jawab dan juga meminta tetap menjalin kerjasama dengan baik. Mereka masih mempercayai Enzio mereka kagum dengan Enzio telah pulih kesehatan nya walau Enzio duduk di kursi roda. Tak hanya itu beberapa pasang mata menatap kagum dengan wajah perawat Enzio yang sangat cantik. Viona menjadi pusat perhatian mereka.
Rapat itu berlangsung 2 jam di tutup dengan sangat baik, mereka pun kembali memberi selamat pada Enzio. Selesai rapat Viona akan membawa Enzio untuk fisioteraphy.
__ADS_1
,
,
,
,
,
😀😀😀👉
Hari berganti satu Minggu sudah Viona di kediaman Enzio, Viona merasa lega ia merasa satu Minggu ini Enzio tidak lagi membentak Viona atau caci maki pada Viona. Viona mulai mengenali sosok Enzio dari ke akarabannya dengan pelayan. Pelayan menuturkan bahwa Enzio adalah majikan yang sangat baik. Enzio berubah semenjak Tuannya mengetahui istri yang di cintainya itu telah bermain api dengan sahabat Tuannya. Istrinya meninggalkan Tuannya lebih memilih sahabat nya sendiri, Viona kini tahu sikap Enzio yang arogan karena masalah dengan istrinya. Viona jadi banyak tahu sosok Enzio, Enzio sebenarnya sangat mencintai istrinya.
Hingga kabar itu datang istri Enzio akan menikah dengan sahabatnya. Enzio sendiri belum memutuskan untuk bercerai. Enzio sengaja menggantungkan Istrinya sampai saat ini ia belum menyetujui perceraiannya. Entah tujuan nya apa untuk Enzio.
__ADS_1
Viona setiap hari nya mengikuti Enzio ke kantor merawat Enzio di rumah dan juga dikantor membuat Viona sudah sangat jenuh. Bukan karena jenuh masalah pengabdiannya sebagai perawat tapi ia jenuh Enzio tidak memberikan waktu luang untuk Viona libur dari semenjak Enzio meminta dirinya menjadi perawat pribadinya. Hingga akhirnya Viona mencoba meminta pada Enzio untuk waktu luangnya.