Merawat Tuan Arrogan

Merawat Tuan Arrogan
Visual Tokoh


__ADS_3


ENZIO GEORGE



Viona



Dr.Smith



Nicholas



Dr.Josh



Dr.Luis



Zuster Mia



Caroline



Andrea


😍😍😍😍


Gimana Readers ganteng ganteng yaa dokternya... Author naksir Visual Dr. Smith selera Author beud daahπŸ˜‹ tokoh visual viona author cuma dapet yang cocok itu doang gak tau klw reader?

__ADS_1


ok lanjutπŸ‘‰


Pernikahan Enzio dan Viona sudah mendekat hari yang sudah di rencanakan oleh Enzio, sejak Viona kecelakaan pernikahan nya dengan Viona jadi di tunda cukup lama. Viona sudah pulih ia ingin kembali bekerja menjadi perawat namun Dr.Smith belum mengijinkan Viona bertugas, tapi Enzio bablas langsung memutuskan agar Viona berhenti menjadi perawat walaupun Viona masih ingin melakukan profesi yang sangat mulia itu sebelum di hari pernikahan nya dengan Enzio George. Dengan berat hati Viona mengikuti keputusan Enzio.


Enzio katakan pada Viona cukup merawat keluarga saja. Enzio tidak sanggup bila Viona merawat pasien apalagi pasien laki laki sudah di bayangkan oleh Enzio bagaimana dulu dirinya di rawat oleh Viona


" Kau berhenti jadi perawat, aku sudah tahu bagaimana kau dulu merawat ku?"


Viona cemberut dengan keputusan Enzio, Enzio sudah paham Viona cemberut saja tapi tetap patuh dengan nya.


" Tapi.."


" Tapi apa?" balas Enzio.


" Aku masih ingin merawat pasien..Zio."


" Aku sudah membayangkan kalau kau merawat apalagi pasiennya laki laki..jangan di bantah!"


" Iya baiklah Zio."


" Kau cukup merawat ku saja di rumah jangan di bantah ucapan ku ini!"


" Dan jangan cemberut!"


" Heheheh.." Viona nyengir pada Enzio.


" Kemarilah!" tangan nya menepuk pahanya.


Viona menghampiri Enzio ia duduk di pangkuan Enzio. Enzio tangan nya melingkar di pinggang Viona, Enzio ingin bicara mengenai keputusan nya agar Viona menjadi istri menurut dengan permintaannya.


" Sayang..aku tahu profesi mu itu sangat mulia, tapi aku mau kau hanya cukup jadi Nyonya Enzio saja, aku mau ketika aku pulang dari kantor kau sudah menyambut ku di rumah aku ingin menikmati masakan mu, aku ingin kau yang memilih pakaian kerja ku.. kalau kau bosan datang lah ke kantor ku membawa makan siang ku..heum?"


Viona langsung mengerti permintaan Enzio, dirinya langsung membayangkan melayani suami sangat menyenangkan.


" Kedengaran nya sangat menyenangkan dengan permintaan mu itu..baiklah aku nurut."


😍😍


Pernikahan Enzio dan Viona sedang berlangsung, Enzio sangat gagah dan tampan dengan balutan jas dalaman kemeja dan celana serba putih di padu dengan dasi putih metalik sedangkan Viona busana pengantin model Ball gown menampakan bagian belakang terbuka sampai pinggang. Pesta pernikahan Enzio dan Viona sangat mewah dan megah banyak para undangan relasi Enzio dan teman teman Viona hadir. Smith bersama Andrea, Josh Luis dan Mia, Devan hadir bersama kedua orang tuanya Elsa dan Alex. Erick berdua Sam, Nicholas belum menampakan batang hidung nya.

__ADS_1


Nicholas sedang mengunjungi Caroline di penjara wanita, ia datang menemui Caroline membawakan makanan susu dan buah untuk Caroline. Semenjak Caroline mengandung anaknya ia sangat perhatian pada Caroline.


" Carol..ini aku bawakan susu khusus hamil biar Anak kita sehat."


" Terimakasih Nick."


Caroline tidak menduga Nicholas datang mengunjungi nya. Namun kedatangan Nicholas dengan busana yang beda terlihat sangat tampan di mata Caroline, Nicholas berbusana jas seperti akan menghadiri sebuah pesta. Caroline pun ingin bertanya.


" Kau seperti ingin menghadiri sebuah pesta."


" Iya Carol..setelah ini aku akan menghadiri undangan makan malam relasi ku." Nicholas berbohong.


" Kau sangat tampan Nick."


Mata caroline masih terus memandang Nicholas yang ingin duduk di samping nya di tepi ranjang tidur. Kemudian tangan Nicholas merangkul Caroline.


" Aku memang tampan."


Caroline tersenyum.


" Kalau tidak..kau tidak tertarik pada ku."


Caroline makin tersenyum lebar, ia memang sudah tertarik pada Nicholas sejak Enzio mengenalkan nya. Caroline sendiri menilai Enzio memang sangat lembut padanya tapi bila dengan orang lain sangat dingin, beda dengan Nicholas dia sangat santai dan selalu tersenyum dia memang lebih nyaman dengan Nicholas bila bicara dengan Nicholas.


" Carol bagaimana dengan kandungan mu? apa dokter sudah memeriksa mu?"


" Sehat bayi kita.. itu saja hasil pemeriksaan nya."


" Carol..setelah anak ini lahir aku akan perjuangkan mu, agar kau bisa keluar dari sini."


" Hah? Kau yakin?"


" Sebelum nya aku akan bicara pada Enzio."


" Tapi kalau dia tetap dengan keputusan nya bagaimana?"


" Aku punya cara sendiri..tenang saja! kita akan berkumpul bersama anak kita."


" Terimakasih Nick."

__ADS_1


__ADS_2