
Suara suara desa**n yang bersahutan dari kedua mulut mahluk yang berbeda itu terdengar sampai dalam ruangan di kediaman mansion Smith, dalam gelap nampak samar dua sosok siluet tubuh polos Smith dan Andrea hanya diterangi sinar cahaya bulan. Mereka sedang bergulat panas di outdoor yang beratapkan langit malam yang cerah dan dingin nya sampai to the Bone.
Pasangan yang sangat dewasa itu memang sedang meneguk kembali segarnya bercinta. Karena sudah terlalu lama bertahun tahun di tinggal oleh pasangan mereka masing masing yang sudah pergi mendahului mereka, dan kini rasa haus dan dahaga hasrat ingin bercinta keduanya tersalurkan. Smith dan Andrea saling membutuhkan dan saling mendamba.
Smith pria 55 tahun sangat matang dan berwibawa itu malah semakin menambah tampan dan gagah saja. Keperkasaan Smith sama sekali belum menurun, tubuhnya yang tinggi besar belum lupa caranya memuaskan wanitanya yang sedang berada dia atas perutnya, Andrea di minta Smith bergaya woman on top.
Smith sedang mengagumi dua benda kenyal Andrea yang ber gondal gandul sangat indah, junior nya yang gemuk panjang sedang melesak di dalam lembah Andrea wanita janda namun bagi Smith masih rasa perawan.
Walaupun cuaca sangat dingin tapi tubuh keduanya mandi keringat hingga desa**n nafas yang keluar dari mulut dan hidung mereka mengeluarkan asap.
" Ahh..ahh..Smith..ahhh, aku mau sampai." Andrea meracau sambil bergoyang.
Smith membiarkan Andrea lebih dulu sampai puncaknya. Sebelumnya Smith sudah dua kali mendapat pelepasan dari pertempuran hebat dengan wanitanya di ranjang kamar dan di dapur. Andrea memejamkan matanya menikmati pelepasan nya.
" Aghhhh..." Andrea mengejan mendongakkan wajah ke langit langit sambil terpejam.
Smith tersenyum wanitanya mendapat kepuasan dari nya, kedua tangan nya langsung memeluk tubuh lunglai Andrea yang kini ambruk di atas dada Smith. Benda kenyal itu tertekan di atas dada Smith, Smith mengusap peluh keringat belakang tubuh Andrea, Andrea terengah engah ia belum mampu mengatur nafasnya hingga beberapa menit nafas nya kembali teratur dan masih memejamkan mata. Smith sendiri junior nya masih menancap di dalam lembah janda itu dan masih tetap mengeras ia sempat memejamkan mata saat juniornya ketika di dalam lembah Andrea mengempot kencang rasa tersedot batang Smith.
Andrea turun dari atas Smith ia membaringkan tubuhnya tangannya melingkar di pinggang Smith. Smith menggenggam tangan Andrea yang di lingkarkan di pinggangnya.
" Kau menginap saja, aku tidak bisa mengantar mu pulang, Karena besok pagi ada jadwal pasien ku untuk di operasi."
__ADS_1
" Iya baiklah Smith."
" Ndrea.."
" Heum?"
" Punya ku belum tuntas."
Andrea tangannya membelai bulu bulu lebat di dada Smith melirik junior Smith lalu membelai belalai itu yang masih keras mengacung. Andrea berinsiatif tubuh nya merosot hingga wajah nya menghadap ke junior Smith, Smith langsung tersenyum senang.
" Sudah sangat lama sekali tidak memainkan ini di mulut ku, Smith pejamkan mata mu!'
Smith mengamati permainan lips servis Andrea ia melihat Andrea mulai membuka mulutnya lidah nya mulai menjulur lalu menjilati batang Smith dari ujung sampai pangkal. Smith mulai keluar suara berat nya perut nya naik turun tangannya memainkan rambut Andrea menguncir rambut Andrea dengan kedua telapak nya.
Andrea memainkan junior Smith di dalam rongga mulutnya di sertai ujung lidahnya me mainkan yang bentuk seperti kepala jamur itu.
" Ahhhhhh..Andrea."
Smith mendapat kenikmatan yang tiada tara dari mulut Andrea.
Phuokk..phuokk.
__ADS_1
Suara bibir Andrea saat lepas dari junior Smith dan di masukkan kembali sampai berulang ulang.
" Ogwwhh..terus sayang." pinta Smith.
Andrea makin mengu**m benda keras Smith menyedot dan menjilat. Andrea sambil memejamkan mata kedua pipinya sampai mengempot dalam.
Smith tidak mau menuangkan di dalam mulut Andrea ia sudah tidak tahan, Smith langsung menarik Andrea Kembali merebahkan tubuh Andrea. Smith mengungkung Andrea, keduanya saling bertatapan. Smith langsung mencumbui bibir Andrea sambil melesakkan batang junior nya sampai terbenam. Pinggulnya lalu mulai bergerak mundur maju.
" Peluk tubuh ku yang erat!" pinta Smith.
Andrea tak hanya memeluk kedua kakinya melingkar di pinggang Smith. Smith terus berpacu lembah Andrea dalam dalam.
Smith meraih bantal untuk mengganjal belakang bokong Andrea, kedua kaki Andrea di letakkan pada kedua bahu Smith, Smith kembali membenamkan bagian keras nya dan mulai di gerakkan pinggulnya.
" Akhhh..Smith." Andrea mengerang.
Smith terus berpacu seperti tak kenal lelah menggempur bagian lembah Andrea. kedua nya mengerang hebat sampai suara wanitanya teriak dan terus memanggil manggil namanya.
Hingga 15 menit Smith mulai mendapat pelepasan dan di tuangkan dalam dalam. Smith dan Andrea sama memejamkan mata. Penyatuan mereka pun di akhiri, keduanya menuju kamar mandi mengguyur tubuh mereka dengan air hangat di bawah shower.
Esok paginya Smith dan Andrea sarapan, Smith sangat terlihat segar dan semangat, dirinya merasa muda kembali, hari ini ia akan mengoperasi pasiennya. Andrea di minta Smith tetap menunggunya sampai kembali dari rumah sakit ia tidak mengijinkan wanitanya pulang. karena ia masih ingin mereguk kembali nikmat nya bercinta.
__ADS_1
" Maaf ya kalau ada penyusunan kalimat nya acak atau ada kata ulang..author lagi lelah.😀👍🙏
Ok jangan lupa like komen dan hadiah ya kasih bintang yang banyak.