
Satu setengah tahun kemudian..
Hari ini Lana dan seluruh anggota tentara lainnya akan pulang ke kampung halaman. Dua windu tidak bertemu dengan sang pujaan hati dan juga keluarga sangat membuat Lana begitu merindukan mereka.
''Papi... tita puwang? Puwang nana?'' tanya Malda dengan suara cadelnya.
Pak Samsul terkekeh. ''Iya, Nak. Hari ini Malda, Bapak sama Papi akan pulang ke rumah. Rumah yang ada Mami adek. Kangen tidak sama Mami?''
Malda tersenyum dan bertepuk tangan. ''Holeee... adek temu Mami! Papi! Mami nana??'' tanya Malda lagi.
Lana yang sedang bersiap terkekeh geli mendengar pertanyaan Malda yang begitu lucu menurut nya.
''Iya sayang.. kita pulang mau ketemu Mami. Masih ingat tidak, yang mana Mami Malda?'' tanya Lana dengan segera ia menggendong putri kecilnya itu.
Malda mengerjab lucu. ''Ya, ituuuu...'' tunjuknya pada figura besar berukuran lima belas inci di dinding rumah mereka.
Foto Maura sedang tersenyum saat melihat seorang bayi di depannya. Foto itu sengaja Abi Madan abadikan saat ia berkunjung ke Bandung satu tahun yang lalu.
Lana tertawa melihat wajah Malda yang begitu lucu. ''Masih kenal rupanya, hem?''
Malda tertawa. ''Ya, Mami Maula!''
Deg!
Lana terkejut dengan ucapan Malda. ''Siapa tadi adek bilang? Mami?''
__ADS_1
''Maula! Mami adek! Ayo.. tita puwang... holeee.. temput Mami Maula na!!!''
Lana melotot kan matanya nya. Pak Samsul tertawa terbahak bahak mendengar ucapan Malda
''Apa?! Maula na?? Itu nama Papi, adek!'' seru Lana dengan sedikit cemberut melihat putri kecilnya.
''Ya, Mami Maula na!!!''
''Hahaha .. kena kamu Bang!'' ucap Pak Samsul sambil tertawa.
Malda pun ikut tertawa. ''Hahaha.. Papi! Mami Maula na!!'' serunya lagi.
Hingga Lana gemas dibuat nya. Ia mengecup seluruh wajah Malda dengan gemas. Gadis kecil itu terpingkal-pingkal tertawa karena kegelian.
Butuh waktu lama untuk sampai di Pontianak. Suasana dalam truk itu menjadi ramai karena celotehan Malda.
Semua anggota tentara di sana tertawa-tawa melihat tingkah lucu Malda. Hingga gadis kecil itu kelelahan.
Gadis itu tertidur di pangkuan Lana dengan nyenyak. Hanya Lana yang bisa membuatnya nyaman.
Tiba di Pontianak, Lana dengan segera berangkat untuk menuju kampung halaman masing-masing.
Semua yang berangkat ke Kalimantan tidak hanya dari Medan. Tapi ada juga dari Bandung, Padang, Bengkulu hingga Sulawesi.
Semua itu demi menjaga perbatasan antara Malaysia dan Indonesia. Lana tiba di Medan sudah tengah malam.
__ADS_1
Papi Gilang dan Mak Alisa sudah menunggu nya. Kali ini, Lana tidak pulang sendiri. Namun membawa anggota tiga orang dari Kalimantan untuk tinggal dirumahnya.
Ada Maldalya, Pak Samsul, serta Ali Jaber. Ia Keukeh ingin ikut Lana ke Medan. Padahal tempat tinggalnya di Bandung.
Ia ingin meminta di pindah tugaskan bersama sahabat, serta saudara baginya. Walaupun Lana terkenal dingin dan irit bicara, namun ia tetap perhatian kepada siapa saja.
Salah satunya Ali Jaber. Pemuda nakal yang berubah menjadi baik karena berteman dengan Lana.
Tiba di bandara Kuala namu, Lana tidak di izinkan pulang terlebih dahulu. Boleh bertemu dengan keluarga tapi hanya sebentar.
Karena setelah itu, mereka harus menuju camp lagi. Tapi tidak untuk Pak Samsul dan Maldalya.
Bayi kecil itu harus ikut pulang bersama Papi Gilang dan Mak Alisa. Pertama kali melihat Maldalya, Mak Alisa langsung menyukainya.
Sama seperti Pertama kali ia bertemu dengan Rayyan. Setelah bercakap-cakap sebentar, kini Lana harus pulang dengan rombongan dan berpisah dari Mak Alisa dan Papi Gilang.
Maldalya sempat merengek tidak mau. Tapi karena kelembutan Alisa yang membujuk Bayi kecil berusia Delapan belas bulan itu akhirnya menurut.
Mereka dengan segera membawa pulang Maldalya kerumah keluarga besar Bhaskara. Tiba disana, mereka disambut hangat oleh keempat anggota Papi Gilang.
Ada Annisa, Rayyan, Algi dan Nara. Semua anggota Mak Alisa dan Papi Gilang begitu senang jika kedatangan bayi lucu kerumah mereka.
Lana pulang dari tugas membawa hadiah yang sangat berharga untuk keluarga besar Bhaskara.
Ya, Lana sudah pulang dari tugas. Dan siap menjemput sang pujaan hati yang sudah menunggunya disana.
__ADS_1