
''Sudah berkumpul semua? Maura!!'' panggil Abi Madan pada Maura yang sedang menuruni tangga, sesaat setelah menidurkan putri kecilnya.
''Ya, Abi! Kakak disinii!'' sahut Maura
''Turun! Masalah kalian bertiga harus segera di selesaikan disini jangan sampai berlarut! Dan kau Almira, jika kau masih ingin bersama keluarga ini dan kami maafkan, lupakan Lana! Berdamai lah dengan hatimu, jika Lana bukanlah jodohmu! Tapi jodoh adikmu. Maura putri Kartika!''
Deg!
Deg!
Almira menoleh pada Abi Madan. Begitu juga dengan Alif dan ummi Hani. Abi Madan tersenyum sinis.
''Tidak perlu memandangku seperti itu. Apa yang aku katakan itu benar adanya! Aku bisa melihat jika Almira istri dari saudara Alif, masih menginginkan Lana ! Sama seperti kejadian sepuluh tahun silam! Hanya karena rasa cemburunya terhadap Maura, ia sampai tega mendorong dan membiarkan Maura terluka begitu saja! Dan lebih parahnya lagi, dia pura-pura tidak tau tentang hal itu!'' ketus Abi Madan begitu menohok hati Almira dan ummi Aini.
Maura mendekat dan duduk di sebelah Abi Madan. Berdekatan dengan Lana. Sementara ketiga orang itu, duduk di sofa seberang mereka.
Wajahnya mereka bertiga datar sekali. Terutama Alif. Pandangan nya begitu menusuk di tujukan untuk Lana.
Lana terkekeh kecil. ''Bahkan saya di tuduh ingin merebut istri orang disini, Abi! Padahal dirinyalah yang merebut calon istriku dulunya!''
Deg!
__ADS_1
Alif terkejut dengan ucapan Lana lagi. Ucapan yang sama di ulang hingga dua kali. Membuat Alif semakin kesal.
''Kau bukan siapa-siapa disini saudara Lana! Jadi jangan menilai ku seperti itu! Aku marah kepadamu karena kau, hubungan kakak adik ini terpecah! Bukan gara-gara aku! Aku tidak salah jika aku menikahi Almira. Karena memang Almira lah yang aku inginkan! Tapi semua ini salah paham. Papa dan Mamaku melamar Maura untukku bukan Almira! Sudah paham?!'' sentak Alif dengan wajah menahan amarah.
Maura terkekeh kecil, ''Kau memang ingin menikahi Almira? Tapi kenapa menerima permintaan kedua orang tuamu? Apakah kau tidak bisa mengatakan apa yang menjadi keinginan hati mu?! Atau... kau memang senang ingin menikahi kami berdua?! Iya?! Untuk memenuhi ambisi mu! Agar bisa miliki istri dua begitu?!''
Deg.
Deg.
Deg.
Almira dan Alif tersentak mendengar ucapan Maura. ''Kenapa? Benarkan yang aku katakan? Kau ingin menikahi kami berdua dengan cara mempoligami kami berdua. Pertama kau nikahi aku sebagai istri sah keinginan orang tua mu! Dan setelah itu kau menikahi Almira untuk menjadi istri kedua mu karena kau mencintai nya?! Huh?! Cih! Sebelum itu terjadi, aku sudah tau keinginan mu apa saudara Alif! aku mengetahui keluarga mu seperti apa! Kau!'' tunjuk Maura pada Alif dengan tatapan tajamnya.
Ddduuaaarrr....
Alif terkesiap mendengar ucapan Maura. Sedangkan Almira jatuh bersandar ke sofa. Wajah Alif begitu pias saat ini. Begitu juga dengan ummi Aini.
Lana terkekeh lagi. Sungguh, calon istrinya jika sudah kesal apapun yang ia sembunyikan terbuka begitu saja dihadapan semua orang.
Jangan salahkan Maura jika ia membuka rahasia yang selama ini ia tutupi dari semua keluarga nya.
__ADS_1
Tapi hari ini? No more! Tidak lagi! Cukup sudah ia menyimpan kebohongan keluarga Alif yang tidak di ketahui oleh Abi dan calon suaminya Lana.
Sementara Abi Madan begitu terkejut dengan fakta yang baru ia dengar. ''Dan kau, Almira! Rela kah jika suami berbagi burung denganku?! Heh! Aku rasa tidak! Aku sangat kenal siapa dirimu! Kau yang egois! Kau yang ingin berkuasa dan ingin menguasai sendiri apa yang menjadi keinginan mu! Aku yakin, suatu saat kau pasti akan merasakan apa yang aku katakan sekarang! Karena aku tau seperti apa keluarga suami mu itu!''
Deg.
Deg.
''Jaga ucapan mu Maura!'' sentak ummi Aini dengan wajah memerah.
''Kenapa? Ummi tidak suka aku mengatakan hal ini? Padahal ummi tau seperti apa keluarga sepupu ummi itu! Tega ummi ingin menjerumus kan ku dengan keluarga mereka! Bahkan jika dilihat, Abi tidak pernah menduakan ummi! Tapi ummi lah yang menduakan Abi Madan selama lima tahun ini!!''
Ddduuaaarrr...
💕💕💕💕
Noh.. satu rahasia terbongkar dengan sendirinya.
Jangan salahkan Maura. Jika ia mengatakan itu. Semua itu ia lakukan agar kakak dan iparnya itu sadar. Ck!
Greget othor!
__ADS_1
Jangan lupa tinggalin jejak ya? Jika suka, favorit kan! Kembang dan vote juga! Harus!
Dukung lah othor baru pembaca lama ini. Hehehe..