Muara Cinta Maulana

Muara Cinta Maulana
Fakta mengejutkan dari ummi Aini


__ADS_3

''Jawab dengan jujur ummi Syarifah Mariani Kartika, siapa anak selingkuhan mu diantara kami berempat? Almira? Atau aku? Maura? Atau Faiz Faizah??''


Deg.


Deg.


Ummi Aini menatap terkejut pada Maura. Ia terkesiap saat Maura menanyakan sesuatu yang selama dua puluh lima tahun ini ia sembunyikan dari semua orang.


Wajah Alif semakin pucat. Maura melihat kepada nya dan tersenyum sinis. ''Kenapa kamu bang Alif? Kenapa wajahmu jadi pucat pasi begitu?! Apakah kamu tau sesuatu?!''


Deg!


Alif tidak bisa menjawab, ia hanya menatap datar kepada Maura. ''Cih! Ternyata... kau sudah tau sebenarnya ya?? Baik, baik!'


Ia menoleh pada ummi Aini dan menatapnya dengan dingin.


''Jawab!!''


Deg!


''Sayang!''


''Kakak!''


''Maura!'' seru Lana, Faizah dan Abi Madan bersamaan.


''Astaghfirullah ya Allah... maafkan hamba...'' lirih Maura dengan memejamkan kedua matanya.


Ia sadar, jika sudah membentak Umminya. Tapi bisa apa sekarang? Emosinya memenuhi seluruh jiwa nya.

__ADS_1


Ingin sekali rasanya menjambak wanita paruh baya itu. Tapi ia akan durhaka pada orang yang telah melahirkan dan membesarkan nya selama ini.


''Sekali lagi ummi, jawab yang jujur! Siapa anak dari Paman Edi Santoso. Almira? Aku? Atau Faiz dan Faizah??? Jawab Ummi!!'' tekan Maura dengan suara rendahnya.


Ummi Aini menatap Abi Madan yang juga tengah menatapnya. ''Jawab Syarifah Mariani Kartika! Aku sudah bisa menebak saat aku menyentuhmu pertama kali waktu itu. Jawablah yang jujur. Aku tidak akan marah! Karena aku tau... kamu memang tidak pernah menginginkan pernikahan kita sama sepertiku!''


Deg!


Deg!


Faiz da Faizah semakin terkejut mendengar ucapan Abi Madan. Ia menatap nyalang pada ummi Aini.


''Jawab ummi! Siapa diantara kami berempat yang merupakan anak Paman Edi Santoso, cinta pertama Ummi?? Atau.. apa perlu Aku bertanya langsung pada nya? Atau aku akan bilang bahwa-,''


''Almira!!'' sahut ummi Aini suara meninggi.


Serasa di hantam petir di siang hari, seluruh keluarga itu membeku dengan jawaban ummi Aini.


''Apa?!?!'' pekik Almira begitu terkejut.


Wajahnya mendadak pucat pasi. Begitu pun dengan Alif. Sementara Maura melihat mereka berdua pucat pasi tertawa terbahak tapi begitu menyeramkan.


''Hahaha... hahahaha.. hahahaha.. benarkan dugaan ku?! Almira bukanlah anak kandung Abi Madan! Tapi anak kandung Paman Edi Santoso! Dan kau bang Alif!'' tunjuk Maura pada Alif.


Wajah Alif semakin pucat saat ini. Sudah seperti mayat hidup. ''Hahaha.. hahahaha.. kau menikah dengan nya tidaklah sah bang Alif!!! Karena dia bukanlah anak Abi ku! Sedang yang menikahkan mu waktu itu.. adalah Abi ku!! hahahaha....''


Deg.


Deg.

__ADS_1


Deg.


Almira terkulai lemas tak berdaya. Ia duduk dengan tersender di sofa ruang tamu keluarga nya itu.


Maura semakin tertawa saja. ''Ja-jadi... pe-pernikahan antara bang Alif dan kak Almira tidaklah sah???!'' ucap Faizah dengan suara memekik saking terkejutnya.


Faizah menoleh pada ummi Aini. Ummi Aini menatapnya dengan datar. ''Jawab Ummi!'' tekan Faizah dengan suara rendahnya.


''Hahaha.. apa yang harus di jawab ummi, dek? Semua itu benar adanya! Bahwa pernikahan antara Almira dan saudara Alif, tidaklah sah secara agama!! Mereka belum sah, karena wali yang menikahkan Almira waktu itu adalah Abi Madan! Bukan ayah kandungnya!! Dan...apapun yang kalian lakukan pada saat malam itu merupakan dosa besar!!! Kalian berzina di rumah ini!!! Bahkan anak yang kamu lahirkan itu, anak diluar nikah!! Sama seperti ibunya, Almira Edi Santoso!!!''


Dddduuuuaaaaarrrrrrrrr...


Hancur! Luluh lantak tak berbentuk! Tercerai berai rasanya tubuh Almira saat itu juga. Mendengar pernyataan dari Maura, begitu menghantam sisi dirinya yang selama ini menganut ajaran agama.


Tau halal dan haramnya. Tapi apa? Ia tetap berkubang dalam dosa selama dua tahun ini bersama suami sah secara hukumnya.


Dan saat ini pun, ia sedang hamil anak kedua. ''Astaghfirullah... ya Allah.. Aini... tega kamu menjerumuskan putrimu sama seperti dirimu! Aku tak menyangka Aini! Sungguh hina sebagai ibu yang tega menjerumuskan putrinya ke dalam lubang dosa! Astaghfirullah al'adhim... jika itu kamu, tak apa! Karena kamu sudah terbiasa melakukan nya! Bahkan sebelum kita menikah! Tega kamu Aini! Semua kelakuanmu, tertutup manis dengan Khimar panjang mu! Seharusnya kau malu Aini!! Menjerumus kan putri sendiri hingga putrimu itu hamil di luar nikah sama seperti mu??? Astaghfirullah ya Allah.. apa yang ada di otak mu Aini!!!'' seru Abi Madan dengan suara naik satu oktaf.


Ia begitu shock dengan fakta yang baru saja terbuka ini. Jika saja Maura tidak mengatakan nya, pastilah sampai mati pun rahasia ini pasti tersimpan rapat. Dan ia pun tidak tau sama sekali.


Rahasia masa lalu sang mantan istri.


''Sepandai-pandainya tupai melompat, ia pasti akan jatuh juga! Sepintar-pintarnya menutup bangkai! pasti akan tercium juga!'' lanjut Abi Madan lagi.


💕💕💕💕💕


Stay terus ye?


Besok, othor mulai teratur updatenya!

__ADS_1


__ADS_2