
''Jaga ucapan mu Maura!'' sentak ummi Aini dengan wajah memerah.
Ia sangat tidak suka jika Maura putri keduanya itu mengatakan hal yang belum tentu terjadi pada putri pertamanya seperti itu.
''Kenapa? Ummi tidak suka aku mengatakan hal ini? Padahal ummi tau seperti apa keluarga sepupu ummi itu! Tega ummi ingin menjerumus kan ku dengan keluarga mereka! Bahkan jika dilihat, Abi tidak pernah menduakan ummi! Tapi ummi lah yang menduakan Abi Madan selama lima tahun ini!!''
Ddduuaaarrr...
Bagai disambar petir kedua orang tua itu. Mereka menatap Maura dengan tatapan terkejut.
Begitu juga dengan Alif dan Almira. Tapi tidak dengan Lana. Ia sudah tau hal ini sejak kepulangan nya dari tugas dua tahun lalu, saat Maura akan menikah dengan Alif.
Saat itu Lana seperti kehilangan akal sehatnya. Beruntungnya Lana, Papi Gilang selalu bersama nya.
Melalui Papi Gilang lah Lana tau. Dan fakta yang begitu mengejutkan nya ialah, ummi Aini ternyata berselingkuh di belakang Abi Madan selama dua tahun.
Ia membohongi semua orang dengan wajah ayu nan lembutnya itu. Ia ingin menikahi pria yang ia cintai sejak dulu.
Bahkan pernikahan itu hampir terlaksana jika Papi Gilang tidak memergokinya. Bahwa ternyata, rekan bisnis Papi Gilang adalah calon suami ummi Aini.
Yang semakin membuat Papi Gilang murka ialah, ummi Aini berniat ingin poliandri dengan cinta pertama nya itu.
__ADS_1
Dan usut punya usut, ternyata lelaki itu adalah Paman Alif dari sebelah Mamanya. Adik kandung dari Mama Alif.
Betapa shocknya Papi Gilang saat mengetahui hal itu. Yang lebih parah lagi, Abi Madan tidak tau sama sekali dengan perbuatan istrinya.
Sempat Papi Gilang menyindir ummi Aini dengan perkataan begitu pedas. ''Cih! Tidak suka, tidak suka! Tapi ketika Kak Madan menggauli mu kau menerimanya?! Apa itu nama nya jika kau bukan seorang ja laaanngg?! heh?! Sudah bercinta dengan suami sah, dan sekarang ingin berbagi apem mu dengan pria lain lagi?! Cih! Sungguh muak aku melihatmu Aini! Jika sampai Kak Madan dan istriku tau, entah apa yang akan terjadi padamu! Dan ya, satu orang lagi pun juga sudah mengetahui fakta ini! Bersiap lah! Tanggung semua yang kau perbuat selama ini Aini! Selamat menikmati hidup baru mu bersama pria yang kau cintai!''
''Dan kau! Kau juga seorang pria! Apakah kau rela jika istrimu harus berbagi apem dengan pria lain?! Tidakkah kau ingin memiliki dirinya seutuhnya?! Hah, kurasa tidak! Hanya demi cinta! Ya, cinta! Cinta salah jalan! Cinta tak tau tempat dan cinta salah kaprah! Seharusnya Anda malu Tuan Edi Santoso! Anda telah merebut istri orang dan juga merusak rumah tangga orang lain karena ulahmu ini! Ingat ini baik-baik, jika suatu saat hal ini terbongkar oleh keluarga mu dan keluarga Aini, maka bersiaplah.. menerima kehancuran mu!''
Deg!
Deg!
Deg!
Ia menatap Lana yang juga sedang menatap nya dengan datar. Kemudian beralih pada Maura.
Gadis cantik itu mengepalkan kedua tangannya. Dengan rahang mengetat dan mata yang memerah.
''Jika aku tidak datang pada hari itu karena panggilan dari Papi Gilang, makaaku tidak akan tau kebusukan ummi selama lima tahun ini! Bukankah ummi senang? Setelah bercerai dari Abi ku? Abi Madan?! Tak kusangka, ibu kandungku, tega berbuat seperti itu di belakang Abi ku yang menerima ummi apa adanya. Padahal kita tau, jika sampai sekarang. Mak Alisa lah wanita yang paling ia cintai!! Tapi apakah ia pernah menduakan mu, ummi Aini??''
Deg!
__ADS_1
Deg!
Tes.
Tes.
Maura mengusap kasar air mata yang berjatuhan di pipinya. ''Keluarga kami tidak ada yang sepertimu, Ummi! Keluarga Abi Madan memang susah. Tapi tidak pernah sekalipun mereka berpaling dari pasangannya! Padahal mereka menikah karena di jodohkan bukan?!'' ucap Maura masih dengan tangan mengusap kasar air mata yang berjatuhan itu.
Abi Madan membatu di tempatnya mendengar ucapan Maura. Ternyata inilah kebenaran yang selama ini di tutupi oleh Maura.
Kebenaran tentang kelakuan ummi Aini yang di simpan rapat selama lima tahun ini oleh Maura. Putri kandungnya. Sempat Abi Madan bertanya pada Maura, tapi Maura mengatakan jika belum saatnya ia tau. Begitu kata Maura.
Makanya ketika Almira dan Alif datang untuk minta maaf kepada nya di Bandung, Maura menolak mentah-mentah ucapan maaf mereka.
Karena Maura tau, jika Almira mendukung hubungan ummi Aini dan tuan Edi Santoso selaku rekan bisnis Papi Gilang.
💕💕💕💕💕
Rahasia kedua!
Masih ada yang. ketiga dan seterusnya! 😱😱😱😱
__ADS_1