
Pukul Delapan malam Maura tiba di bandara Kuala Namu. Disana sudah ada Abi Madan yang sedang menunggu nya.
Melihat Maura berjalan dengan tersenyum padanya, Abi Madan mendekati putri kesayangannya itu dan membuka lebar tangannya.
Maura berlari dengan mata mengembun. ''Assalamualaikum Abi ..''
Grep!
''Waalaikum salam sayang... kangen banget sama putri Abi yang satu ini. Apa kabar Nak? Sehat?'' tanya Abi Madan pada Maura yang sudah terisak dari di pelukan Abi Madan.
''Hiks.. Alhamdulillah baik Abi..'' sahut Maura terisak dalam pelukan Abi Madan.
Abi Madan tertawa namun menangis. ''Ayo, kita pulang. Sudah bertemu dengan Maulana? Abi dengar dari Alisa, kalau Maulana menyusul mu ke Bandung?'' tanya Abi Madan sambil menggandeng Maura untuk keluar dari Bandara.
''Ya, Abi. Bang Lana datang. Tapi salah paham padaku. Kan aku sudah bilang sama Abi. Jangan terima lamaran dari pemuda itu. Aku nggak suka! Lihat sekarang? Bang Lana marah padaku! Dia salah paham! Dia hanya datang menemui ku dan mengantarku ke kampus secara diam-diam. Aku harus apa Abi??''
Abi Madan menghela nafasnya. ''Kita tunggu saja Maulana kembali. Setelah dia kembali, kalian berdua harus bicara. Katakan yang sebenarnya pada nya. Jika kamu dan Abi terpaksa menerima lamaran Arfan karena desakan dari Ummi nya. Hah! Abi pun merasa bersalah dengan semua ini. Ayo, kedua adikmu juga sudah menunggu kita dirumah.''
''Mereka sudah pulang? Kapan? Apakah mereka tidak marah saat mengetahui Jika ummi tidak lagi dirumah? Apakah mereka marah padaku Abi? Lalu, bagaimana dengan Kakak??'' Tanya Maura dengan suara lirih.
Abi Madan tertawa mendengar Maura bertanya tanpa putus. ''Hahaha... satu satu sayang! Ini kok di borong! Kayak orang nawar di pajak ikan saja!''
Maura terkekeh, ''Hehehe.. maaf Abi.. saking senangnya sih..''
Mereka berdua tertawa bersama. Maura sudah kembali ke kampung halaman. Begitu juga dengan Lana.
Hari ini calon jendral itu akan pulang dari Bandung setelah memberikan uang kepada keluarga Ali.
__ADS_1
Abi Husen menangis terharu karena kebaikan Lana. Apalagi Ali. Ia tak menyangka Jika sang calon jendral ini begitu memperhatikan nya.
''Terimakasih, Bang! Terimakasih!'' ucapnya begitu senang.
Lana tertawa. ''Udah ah! Ayo kita Kembali. Bukankah kamu ingin ikut Abang karena ingin mencari calon mu disana?'' goda Lana.
Ali tersenyum malu. ''Abang bisa aja. Emang iya sih. Ingin cari yang kayak calonnya Abang!'' celutuknya dengan terkekeh-kekeh.
Abi Husen pun ikut terkekeh. ''Tapi disini juga banyak loh..'' goda Lana lagi.
Ali hanya tersenyum saja. ''Atau kamu sudah jatuh cinta pada pandangan pertama pada Nara??''
Deg!
Ali mematung. Ia menoleh pada Lana. Lana menggodanya dengan menggerakkan kedua alis matanya.
Lana tertawa. Abi Husen menatap Ali dengan dalam. Kemudian tersenyum. ''Abi menyerahkan segala keputusan padamu Nak. Seperti apapun calon istrimu kelak, asalkan dia mau menerima kami kedua orang tuamu, kedua adikmu itu sudah cukup buat Abi. Yang terutama akhlaknya. Jika akhlaknya baik, maka akan baiklah segala sesuatu yang ada pada dirinya. Abi percaya padamu.'' imbuh Abi Husen dengan tersenyum melihat Ali.
Ali pun ikut tersenyum. ''Aa tidak akan mengecewakan Abi. Aa udah punya calon, tapi calonnya masih kecil!''
Abi Husen terkejut. ''Iyakah?? Siapa memangnya? Seberapa kecil? Apakah belum baligh??''
Ali mengangguk dan tersenyum. ''Ini dia calon Aa. Ya Kan sayang?'' tanya Ali pada Malda.
Malda tertawa. ''Ya!'' sahut bocah kecil itu.
Semua yang ada disana tertawa-tawa mendengar ucapan Ali. Setelah selesai berpamitan pada Abi Husen, kini mereka berempat akan kembali lagi ke kota Medan.
__ADS_1
Dimana tempat Lana dan Ali akan bertugas. Maulana dan Ali tiba di Medan sudah sore. Pukul lima sore mereka tiba di kediaman Mak Alisa dan Papi Gilang.
Lana mengernyitkan dahinya saat melihat sebuah mobil yang begitu di kenalnya.
''Abi Madan? Sedang apa dia kesini?'' gumam Lana.
Dengan segera ia masuk keldam rumah mereka. Baru didepan pintu saja, sudah terdengar suara gelak tawa dari seseorang yang baru kemarin ia temui.
''Maura!!''
''Abang!!''
''Mamiiiiiii...''
Deg!
Deg!
💕💕💕💕💕
Hayoooo.. itu bocah ketemu Mami Maula na!!! 🤣🤣🤣🤣
Maaf ya lama updatenya, othor lagi kebut disebelah biar cepat selesai.
Doakan saja othor tetap sehat ye!
Jangan lupa kembangnya buat othor! Biar othor tambah semangat lagi!
__ADS_1
Sama satu lagi! Komen klean! Selalu othor tunggu! 😉😉